KPK berhasil menangkap 17 orang, termasuk pejabat dan petugas Bea Cukai Kemenkeu, terkait dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Kementerian Keuangan. Operasi Tangkap Tangan (OTT) ini dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan berhasil mengamankan sejumlah tujuh belas orang, termasuk dua belas pegawai pada Ditjen Bea Cukai dan lima orang dari PT Blueray Cargo.
Sumber KPK menyebutkan, penangkapan dilakukan Rabu lalu di Jakarta dan Lampung. Tujuannya adalah untuk menanganani dugaan korupsi dalam pengurusan importasi barang di Bea Cukai. Seluruh tujuh belas orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Mengenai status hukum yang akan diberikan kepada para tersangka, sumber menyebutkan bahwa KPK telah menetapkan status hukum berdasarkan ketentuan 1x24 setelah penangkapan. Kontruksi perkara dan detail kronologi penangkapan akan disampaikan dalam konferensi pers.
Dalam OTT ini, tim juga menyita barang bukti seberat miliaran rupiah, termasuk logam mulia berat 3 Kg. Selain itu, beberapa pihak yang ditangkap dan telah diketahui identitasnya, seperti mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Kemenkeu, Rizal, yang menjabat sebagai Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Barat.
Sumber KPK menyebutkan, penangkapan dilakukan Rabu lalu di Jakarta dan Lampung. Tujuannya adalah untuk menanganani dugaan korupsi dalam pengurusan importasi barang di Bea Cukai. Seluruh tujuh belas orang tersebut masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.
Mengenai status hukum yang akan diberikan kepada para tersangka, sumber menyebutkan bahwa KPK telah menetapkan status hukum berdasarkan ketentuan 1x24 setelah penangkapan. Kontruksi perkara dan detail kronologi penangkapan akan disampaikan dalam konferensi pers.
Dalam OTT ini, tim juga menyita barang bukti seberat miliaran rupiah, termasuk logam mulia berat 3 Kg. Selain itu, beberapa pihak yang ditangkap dan telah diketahui identitasnya, seperti mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC Kemenkeu, Rizal, yang menjabat sebagai Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Barat.