KPK menangkap 17 orang, termasuk mantan Direktur P2 DJBC, terkait korupsi importasi barang di lingkungan DJBC Kemenkeu. Operasi Tangkap Tangan (OTT) dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta dan Lampung. Dua belas orang yang ditangkap adalah pegawai pada Ditjen Bea Cukai, sementara lima orang lainnya dari PT Blueray Cargo.
"Kami telah menangkap 17 orang, termasuk tujuh belas pihak yang terkait dengan dugaan korupsi importasi barang di lingkungan DJBC Kemenkeu," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis. "Tiga puluh delapan orang masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan."
Budi juga menyebutkan bahwa KPK telah menetapkan status hukum kepada para pihak yang diamankan dalam satu kali dua puluh empat jam. Kontruksi perkara dan detail kronologi penangkapan akan disampaikan dalam konferensi pers.
Dalam OTT ini, tim juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan valas seperti Dolar Singapura, Dolar Amerika, dan Yen Jepang yang totalnya mencapai miliaran rupiah. Tim juga menyita logam mulia seberat 3 Kg.
Sebagai informasi, salah satu pihak yang turut ditangkap dan telah diketahui identitasnya adalah mantan Direktur P2 DJBC Kemenkeu, Rizal, yang kini menjabat sebagai Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Barat. Dia ditangkap di Lampung.
"Kami telah menangkap 17 orang, termasuk tujuh belas pihak yang terkait dengan dugaan korupsi importasi barang di lingkungan DJBC Kemenkeu," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangan tertulis. "Tiga puluh delapan orang masih menjalani pemeriksaan secara intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan."
Budi juga menyebutkan bahwa KPK telah menetapkan status hukum kepada para pihak yang diamankan dalam satu kali dua puluh empat jam. Kontruksi perkara dan detail kronologi penangkapan akan disampaikan dalam konferensi pers.
Dalam OTT ini, tim juga menyita barang bukti berupa uang tunai dalam mata uang rupiah dan valas seperti Dolar Singapura, Dolar Amerika, dan Yen Jepang yang totalnya mencapai miliaran rupiah. Tim juga menyita logam mulia seberat 3 Kg.
Sebagai informasi, salah satu pihak yang turut ditangkap dan telah diketahui identitasnya adalah mantan Direktur P2 DJBC Kemenkeu, Rizal, yang kini menjabat sebagai Kakanwil DJBC Sumatra Bagian Barat. Dia ditangkap di Lampung.