Pada Kamis (4/2) pagi ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan operasi tangkap tangan (OTT) di Kalsel. Operasi ini dilaksanakan di Kantor Pajak Pratama Banjarmasin. Menurut sumber dekat ke KPK, operasi OTT tersebut terkait dengan kasus perpajakan.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menegaskan bahwa benar-benar terjadi OTT di Kalsel. Namun, tidak diketahui siapa saja yang menjadi target penangkapan. Beliau hanya menyebutkan bahwa kasus perpajakan ini terkait dengan kasus "tipikor" (dugaan tindak pidana korupsi).
Operasi OTT di Kalsel juga menargetkan pejabat pajak yang terlibat dalam kasus tipikor. Berdasarkan laporan dari sumber dekat, ada delapan orang yang diamankan oleh penangkap. Di antaranya adalah pejabat-pejabat yang memiliki posisi penting di Kantor Pajak Pratama Banjarmasin.
Jadi, operasi OTT di Kalsel ini menunjukkan bahwa KPK terus berupaya untuk mengurangi korupsi dan tipikor di Indonesia.
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto menegaskan bahwa benar-benar terjadi OTT di Kalsel. Namun, tidak diketahui siapa saja yang menjadi target penangkapan. Beliau hanya menyebutkan bahwa kasus perpajakan ini terkait dengan kasus "tipikor" (dugaan tindak pidana korupsi).
Operasi OTT di Kalsel juga menargetkan pejabat pajak yang terlibat dalam kasus tipikor. Berdasarkan laporan dari sumber dekat, ada delapan orang yang diamankan oleh penangkap. Di antaranya adalah pejabat-pejabat yang memiliki posisi penting di Kantor Pajak Pratama Banjarmasin.
Jadi, operasi OTT di Kalsel ini menunjukkan bahwa KPK terus berupaya untuk mengurangi korupsi dan tipikor di Indonesia.