KPK Geledah 2 Direktorat DJP Kemenkeu, Sita Dokumen dan Uang

KPK Geledah Direktorat DJP Kemenkeu, Duga Suap dan Dokumen Yang Tersembunyi

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) pertama di tahun 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengeledahan dua direktorat di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu), menangkap delapan orang dan menyita sejumlah dokumen serta uang yang diduga terkait dengan dugaan suap.

Operasi OTT tersebut dilaksanakan pada 9-10 Januari 2026, berkaitan dengan dugaan pengaturan pajak di sektor pertambangan. Namun, setelah penyelidikan lebih lanjut, KPK menemukan bahwa operasi OTT ini juga melibatkan dua direktorat yang berbeda, yaitu Direktorat Peraturan Perpajakan dan Direktorat Ekstensifikasi dan Penilaian.

Selain itu, KPK juga menyita sejumlah uang yang diduga bersumber dari tersangka kasus dugaan suap terkait pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara pada DJP Kemenkeu periode 2021-2026. Jumlah uang tersebut berjumlah Rp4 miliar yang diduga diterima oleh konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD) untuk menurunkan biaya pembayaran kekurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) periode pajak tahun 2023.

KPK juga menyita sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan konstruksi perkara ini. Tim KPK mengamankan dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik, di mana dokumen dan barang bukti elektronik tersebut diduga terkait dengan dugaan suap.

Kepala Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan bahwa operasi OTT ini dilaksanakan untuk mencegah dan menghindari terjadinya korupsi di lingkungan DJP Kemenkeu.
 
[![GIF: penangkapan tangan](https://example.com/gif1.png)](https://example.com)

Dude, gak percaya aja kalau ada orang yang mau suap-siapin ke uang pajak, kalo gini aja bukan korupsi sih

[![GIF: kepala merah](https://example.com/gif2.png)](https://example.com)

Maksudnya apa? Uang Rp4 miliar itu capek apa lagi? Gimana kalau ABD ini mau menarik nasehat dari KPK?

[![GIF: birokrasi](https://example.com/gif3.png)](https://example.com)
 
Lihat-nye, siapa yang bilang kampus DJP Kemenkeu ini benar-benar tidak ada korupsi? Pokoknya, 8 orang bulein, Rp4 miliar uang jadi milik siapa, dan apa aja dokumen yang bikin konstruksi ini? 🤔
 
Hahaha, siapa tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana... Mungkin itu semua hanya sembunyi mata dari pengaturan pajak yang benar-benar tidak masuk akal. Kamu pikir apa, uang Rp4 miliar untuk menurunkan biaya PBB? Wah, tentu saja tidak mungkin... tapi aku rasa kalau ada sesuatu yang tidak beres di sana. Mungkin itu semua hanya gerakan bawah tanah untuk menghindari pengawasan, ya...
 
wahh, kalau lihat aja nih, ada lagi korupsi yang terbuka pakai 🤦‍♂️. ini bukan pertama kalinya, kan? tapi sepertinya mereka sudah tahu bagaimana cara kerjanya korupsi ini, kayaknya punya jaringan dan strategi yang cukup baik. tapi apa gunanya KPK nggak bisa menghentikan semuanya? 🤔 siapa yang bilang mereka bisa?
 
ini kayaknya KPK kembali bergerak untuk mengatasi kasus korupsi yang ada di dunia keuangan Indonesia, tapi gampang saja mereka masih menemukan kasus-kasus yang jadi masalah ya. suap dan dokumen yang tersembunyi, ini kayaknya bukan hal yang jarang terjadi lagi di Indonesia 🤔
 
aku pikir ini lagi-lagi dugaan suap yang sering-sering datang di Indonesia, tapi apa benarnya? siapa-siapa yang terlibat ini? sebenarnya ada bukti nyata yang menunjukkan bahwa ada suap yang terjadi? saya butuh beberapa waktu untuk memproses informasi ini 😐. dan siapa sih konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin (ABD) itu, bagaimana dia bisa mendapatkan uang Rp4 miliar dari DJP Kemenkeu? harus ada bukti yang jelas sebelum kami percaya bahwa korupsi ini benar-benar terjadi 🤔.
 
Ops! Kepada tim KPK selamat atas pencetakan kasus suap yang besar! 🤯 Saya pikir ini bukan lagi main-main, tapi benar-benar operasi tangkap tangan yang tegas. Mereka harus terus berusaha agar tidak ada lagi korupsi di lingkungan DJP Kemenkeu. Dan siapa yang pikir bisa menipu tim KPK? 💸 Sebenarnya kayak gue, ini adalah contoh bahwa pemerintah Indonesia seharusnya lebih fokus pada mengatasi korupsi! 🤝
 
aku lagi nonton film 'Kembang Kepompong' di malam nanti aku lihat kalau ada adegan yang bikin aku gelak tawa, padahal kisah ini jadi inspirasi bagi banyak orang untuk mengutamakan integritas kerja. tapi aku pikir, siapa bilang bahwa korupsi tidak bisa ada lagi? aku ingat waktunya aku pergi liburan ke Belitung, suatu hari aku temen aku membeli tiket pesawat dengan harga murah, aku bertanya kemana tiket itu duduk, ternyata ada kontribusi dari 'untung untung' sih. tapi apa yang penting adalah kita harus terus berusaha untuk mencegah hal seperti ini.
 
Kasus suap di Kemenkeu lagi-lagi menyesatkan, kan? Belum lagi apa yang terjadi di dalamnya, siapa yang benar-benar punya uang Rp4 miliar itu? Kalau benar-benar tidak ada korupsi, maka mengapa ada dokumen dan uang yang tersembunyi? Apa yang sedang dimainkan sini adalah permainan politik, karena ini sudah terlalu jauh dari operasi tangan pertama. Siapakah yang akan dijadikan target selanjutnya? Semua sudah terlihat sangat kasar dan tidak transparan, seperti proses pilihan ketua KPK sebelumnya juga masih ada rahasia di balik layar.
 
ini yang penting sih, kpk nggak ngejangan lagi korupsi ya? kayaknya kpk masih masuk akal banget sih, tapi siapa tahu ada yang dipikirkan juga dari sudut pandang koruptor yang harus terjebak. tapi kayaknya operasi ini salah satunya untuk memberi contoh bahwa kpk masih bersiap untuk mengatasi korupsi di lingkungan djp kemenkeu 🤔
 
Gak sabar banget kan? Operasi OTT ini kayaknya jadi cara utama birokrat untuk selamat dari tangannya sendiri, loh! Kalau nggak ada pengeledahan, siapa tahu kapan ada yang akan ditebusi... tapi apa yang terjadi sebenarnya adalah operasi OTT ini lebih seperti operasi pembersih tumpukan dokumen yang membuat orang senang... tapi siapa yang akan benar-benar diuji?
 
Gue bayangin, kalau operasi ini nggak bisa dilakukan, tentu saja korupsi di lantai itu gak akan pernah diatasi 🤔. Operasional OTT ini lumayan serius, nggak? KPK tahu apa yang terjadi dan mulai aksi untuk mencegah sembaran korupsi. Gue senang melihat operasi ini, karena kalau gak ada orang yang berani tanggung jawab, maka korupsi itu akan selalu ada 🙌.
 
[![png kecewa](https://www.pngkey.com/mk4/200-Png-Kecewa.png)](https://www.pngkey.com/mk4/200-Png-Kecewa.png)

[![](https://i.imgur.com/MZcYd8P.gif)](https://i.imgur.com/MZcYd8P.gif)

[![png penasaran](https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f3/Pengacara.svg/1200px-Pengacara.svg.png)](https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/f/f3/Pengacara.svg/1200px-Pengacara.svg.png)

[![](https://i.imgur.com/NzrjB9P.gif)](https://i.imgur.com/NzrjB9P.gif)
 
🤔 Operasi OTT itu agak aneh, kalau sebenarnya kasusnya di dua direktorat yang berbeda? 😕 Pasti ada yang salah dari awal, siapa pun yang terlibat harus jujur dan tidak saling menyangkal. 🚫
 
Wah, nih kabar gembira sih, KPK akhirnya meluncur bareng Operasi Tangkap Tangan yang tulusnya luar biasa 🤩! Saya senang sekali bahwa mereka akhirnya menemukan bukti-bukti yang solid untuk mengungkapkan dugaan suap di Direktorat DJP Kemenkeu. Semua ini pasti akan membuat banyak orang Indonesia merasa lega dan percaya bahwa korupsi di Indonesia tidak bisa sembarangan 😊.

Saya setuju dengan Kepala Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, operasi OTT ini benar-benar dilakukan untuk mencegah dan menghindari terjadinya korupsi. Saya harap ini akan menjadi awal dari banyak kejadian yang akan memperkuat komitmen KPK dalam melawan korupsi di Indonesia 💪.
 
Operasi OTT yang dilakukan oleh KPK ini benar-benar penting, tapi juga ada yang menimbulkan kesan bahwa keterlibatan pejabat yang lebih tinggi dalam kasus suap itu sudah jauh-jauh. Jangan salah paham sih, tapi ini pasti harus dipantau dan dilaporkan lebih lanjut.
 
kembali
Top