Korlantas Polri Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru 20 dan 24 Desember

Mengutip kata dari Kepala Korlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho, diperkirakan ada puncak arus mudik pada libur natal dan tahun baru (Nataru) yang jatuh pada 20 dan 24 Desember 2025. Prediksi ini akan berbeda jika pemerintah memberlakukan sistem kerja dari rumah atau WFA.

Agus menjelaskan bahwa ada dua kali puncak mudik, yaitu pada tanggal 20 Desember dan 24 Desember. Ia juga memprediksi bahwa arus lalu lintas akan terjadi dua kali, yaitu pada tanggal 28 Desember dan 4 Januari 2026.

Menurut Agus, diperkirakan ada kurang lebih 3 juta kendaraan yang keluar pada periode Nataru 2025. Jumlah tersebut akan tersebar di beberapa ruas jalan, seperti Cikupa-Merak, Trans Jawa, dan Bandung.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pihaknya sudah menyiapkan skema "contra flow" atau "one way". Keputusan akan diambil dengan menilai kondisi terlebih dahulu. Agus juga memprediksi bahwa akan diterapkan "one way" di beberapa titik yang rawan macet, seperti Gadog (Puncak), Batu-Malang (Jawa Timur), dan Canggu (Bali).

Selain itu, Agus juga mengusulkan pembatasan kendaraan berjenis sumbu tiga melintas di jalanan saat periode Nataru. Ia menyatakan bahwa usul tersebut menimbang soal keselamatan pengendara lainnya dan telah dilakukan pada Operasi Ketupat tahun lalu, yang menghasilkan penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 33 persen dan fatalitas korban kecelakaan turun 53 persen.
 
Makasih ya, informasinya keren banget! Saya pikir puncak mudik Nataru 2025 itu bakal jadi waktu yang sulit untuk berangkat ke rumah. Kita harus siap, bro! πŸ˜… Skema "contra flow" ini juga agak menarik, tapi saya rasa ada beberapa ruas jalan yang masih rawan macet, seperti Trans Jawa, nih... πŸš—πŸ‘Ž Akan ada usulan pembatasan kendaraan sumbu tiga melintas, dan itu juga bakal membantu keselamatan pengendara lainnya. Saya setuju dengan rekomnasinya, bro! πŸ’―
 
Hmm, aku pikir puncak mudik nanti gampang terjadi karena banyak orang yang liburan di Nataru... mungkin harus banget sih sih pemerintah berhati-hati dan menyiapkan skema "contra flow" ya πŸš—πŸŒƒ
 
Gue pikir apa lagi yang harus dibicarakan? Polri sih udah memprediksi arus mudik nanti, kenapa gak kita percayainya? πŸ€” Kalau sistem kerja dari rumah atau WFA, tentu jalan tol tidak akan macet. Mereka sih udah membicarakan dua kali puncak mudik, 20 Desember dan 24 Desember. Gue rasa itu udah cukup banyak informasi, kenapa gak kita fokuskan pada hal positif? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Kalau nggak ada sistem kerja dari rumah atau WFA, aku yakin jalan akan macet banget nanti! Siapa tau lagi 3 juta kendaraan keluar nih... tapi jangan harap aku mau duduk di rumah sambil menunggu kepadatan di luar. Saya suka banget traveling nih!
 
Udah pernah ngalami Nataru 2005, nggak? Arus mudik yang parah, banget! Itu waktu, aku pergi kerja cuma bisa parkir di jalan depan kantor, aja. Sekarang kayaknya sudah ada skema contra flow, heboh!

Aku pikir penting juga memperhatikan keselamatan pengendara, khususnya mereka yang naik sumbu tiga. Mereka yang pernah terjebak di jalanan saat Nataru, kan? Rasa takut lagi aja. Kita harus hati-hati nggak, kalau ingin jalan-jalan nanti semestinya nyaman banget!
 
Eh kaya puncak nataru lagi macetnya! 🀯 Nah bikin apa aja? Aku pikir giliran mereka yang harus cari jalan keluar masalah ini, bukan cuma soal kerja dari rumah ya... 3 juta kendaraan itu makin makin banyak, sih. Bagaimana caranya aku bakal bawa mobilku ke mana? πŸš—πŸ˜©
 
Gue pikir puncak mudik nanti pasti macet banget 🀯! Gue suka ide skema "contra flow" tapi gue ragu apakah ini cuma untuk menghindari kerumunan atau juga cari cara untuk mengurangi kemacetan? πŸ€” Bisa jadi, puncak mudik nanti masih macet banget dan itu nggak bisa diatasi dengan skema aja, loh! πŸš—πŸ’¨ Gue juga penasaran, apakah pengguna mobil cuma mau berlari-lari dari rumah ke kantor atau apa lagi? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
kak, aku pikir puncak mudik di Nataru ini pasti bakal seru banget! tapi nggak bisa sembarangan, gini aja... aku rasa perlu ada skema "contra flow" di beberapa ruas jalan yang rawan macet, supaya tidak terjadi kemacetan. tapi aku juga pikir, kalau pemerintah bikin kerja dari rumah atau WFA, tentu saja akan berdampak besar pada puncak mudik nanti πŸ€”πŸš—
 
Gue rasa puncak arus mudik di libur natal ini sih pasti akan macet banget πŸš—πŸ˜©, kapan lagi sih gak macet? yang nggak sih gak ada rute macet deh, tapi pihak Korlantas Polri pasti sudah siap, dengan skema "contra flow" dan "one way", tapi apa sih jadi kalau semua kerja dari rumah aja? πŸ€”πŸ’» then gonna macet kaya gini πŸš—πŸ˜΄.
 
Kalau pemerintah ngaturin sistem kerja dari rumah atau WFA, sih ari prediksi kepadatan kendaraan keluar nge-mudik di Nataru 2025 apa aja. Saya pikir kalau itu terjadi, arus lalu lintas jadi lebih lancar dan tidak macet seperti tahun-tahun sebelumnya πŸ™. Maksudnya, bila kerja dari rumah, sih orang-orang jadi lebih berhati-hati dulu sebelum keluar nge-mudik, nggak?
 
Hmm, nih gak tawain apa yang bakal jadi macet banget di akhir tahun nanti? πŸ€” Aku pikir puncak arus mudik pada libur natal dan tahun baru itu bakal bisa dibanting balik jika pemerintah ngaturin kerja dari rumah atau WFA. Aku rasa itu lebih baik daripada macet di jalan, kan? πŸš—πŸ‘
 
kembali
Top