Kondisi Pemerintahan Venezuela Setelah Maduro Ditangkap Trump-AS
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam operasi militer yang dilancarkan oleh pemerintah Donald Trump. Operasi itu bernama Operation Absolute Resolve dan dilakukan di kediaman Maduro di Caracas.
Namun, beberapa hal penting yang harus diketahui adalah bahwa Maduro dan istrinya mengaku tak bersalah sambil bersikeras bahwa ia masih berstatus Presiden Venezuela dalam dakwaan pengadilan federal Manhattan New York. Mereka juga menyatakan bahwa mereka adalah tawanan perang.
Sebelum penangkapan Maduro, ketegangan antara Washington dan Caracas semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Pemerintah Trump menuduh Maduro menjalankan kartel narkoba dan memanipulasi hasil pemilu. Sementara itu, Maduro membantah tuduhan tersebut dan menuding bahwa AS berupaya menguasai cadangan minyak Venezuela.
Di tengah ketegangan yang terjadi, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Rodriguez sebagai presiden sementara pada hari Sabtu (3/1). Delcy Rodríguez sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden dan dilantik sebagai Presiden sementara Venezuela pada Senin (5/1).
Anggota parlemen Venezuela berkumpul di ibu kota Caracas untuk melanjutkan upacara pengambilan sumpah Majelis Nasional. Apabila tidak ada perubahan, Rodríguez akan menjabat sebagai presiden sementara Venezuela hingga 2031.
Penangkapan Maduro juga menjadi puncak ketegangan AS dengan Venezuela. Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Senin (5/1) untuk membahas operasi AS dan penculikan Maduro. Mike Waltz, Duta Besar AS untuk PBB, mengungkapkan bahwa AS tidak sedang berperang dengan Venezuela.
Sementara itu, Venezuela berada dalam Status Darurat Nasional. Militer Venezuela tengah siaga guna menjaga kedaulatan, sementara polisi melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang dianggap mendukung invasi AS. Ekspor minyak Venezuela dilaporkan lumpuh akibat blokade militer dan ketidakpastian politik.
Cadangan minyak Venezuela merupakan salah satu sumber daya alam yang besar di dunia, tetapi produksi minyak mentah tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Ekonomi Venezuela juga menyusut 71 persen antara tahun 2012 dan 2020. Inflasi mencapai lebih dari 130.000 persen.
Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya Cilia Flores ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam operasi militer yang dilancarkan oleh pemerintah Donald Trump. Operasi itu bernama Operation Absolute Resolve dan dilakukan di kediaman Maduro di Caracas.
Namun, beberapa hal penting yang harus diketahui adalah bahwa Maduro dan istrinya mengaku tak bersalah sambil bersikeras bahwa ia masih berstatus Presiden Venezuela dalam dakwaan pengadilan federal Manhattan New York. Mereka juga menyatakan bahwa mereka adalah tawanan perang.
Sebelum penangkapan Maduro, ketegangan antara Washington dan Caracas semakin meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Pemerintah Trump menuduh Maduro menjalankan kartel narkoba dan memanipulasi hasil pemilu. Sementara itu, Maduro membantah tuduhan tersebut dan menuding bahwa AS berupaya menguasai cadangan minyak Venezuela.
Di tengah ketegangan yang terjadi, Mahkamah Agung Venezuela menunjuk Rodriguez sebagai presiden sementara pada hari Sabtu (3/1). Delcy Rodríguez sebelumnya menjabat sebagai Wakil Presiden dan dilantik sebagai Presiden sementara Venezuela pada Senin (5/1).
Anggota parlemen Venezuela berkumpul di ibu kota Caracas untuk melanjutkan upacara pengambilan sumpah Majelis Nasional. Apabila tidak ada perubahan, Rodríguez akan menjabat sebagai presiden sementara Venezuela hingga 2031.
Penangkapan Maduro juga menjadi puncak ketegangan AS dengan Venezuela. Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan darurat pada Senin (5/1) untuk membahas operasi AS dan penculikan Maduro. Mike Waltz, Duta Besar AS untuk PBB, mengungkapkan bahwa AS tidak sedang berperang dengan Venezuela.
Sementara itu, Venezuela berada dalam Status Darurat Nasional. Militer Venezuela tengah siaga guna menjaga kedaulatan, sementara polisi melakukan pengejaran terhadap pihak-pihak yang dianggap mendukung invasi AS. Ekspor minyak Venezuela dilaporkan lumpuh akibat blokade militer dan ketidakpastian politik.
Cadangan minyak Venezuela merupakan salah satu sumber daya alam yang besar di dunia, tetapi produksi minyak mentah tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Ekonomi Venezuela juga menyusut 71 persen antara tahun 2012 dan 2020. Inflasi mencapai lebih dari 130.000 persen.