Kesiapan Haji di Daerah Bencana: Minta Mitigasi Khusus dan Perbaikan Teknis
Politisi muda PDI Perjuangan, Azis, menyoroti kesiapan haji di daerah bencana dengan mengajukan beberapa permintaan. Ia meminta mitigasi khusus untuk wilayah yang telah terdampak oleh bencana alam.
Selain itu, Azis juga meminta perbaikan menyeluruh pada aspek teknis penyelenggaraan haji. Dia menekankan pentingnya menerapkan sistem konsumsi yang baik, transportasi yang efisien, serta kesehatan yang memadai untuk menghindari masalah-masalah keselamatan.
Azis juga tidak ragu untuk menyampaikan kesalahannya kepada pemerintah. Dia menekankan bahwa berbagai persoalan yang terjadi selama penyelenggaraan haji di masa lalu tidak boleh kembali terulang. Dia meminta adanya mitigasi lainnya dalam hal penyelenggaraan seperti makanan, transportasi, dan kesehatan.
Dalam beberapa kesempatan, Azis juga menyebutkan masalah-masalah yang dihadapi selama penyelenggaraan haji tahun lalu. Dia menyoroti ketidaksinkronan data Nusuk antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi, kasus terpisahnya jamaah suami-istri atau pendamping, serta kendala pelayanan kesehatan akibat lemahnya koordinasi lintas negara.
"Masalah-masalah ini seharusnya tidak terjadi jika komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi dilakukan secara intensif sejak awal," kata Azis.
Politisi muda PDI Perjuangan, Azis, menyoroti kesiapan haji di daerah bencana dengan mengajukan beberapa permintaan. Ia meminta mitigasi khusus untuk wilayah yang telah terdampak oleh bencana alam.
Selain itu, Azis juga meminta perbaikan menyeluruh pada aspek teknis penyelenggaraan haji. Dia menekankan pentingnya menerapkan sistem konsumsi yang baik, transportasi yang efisien, serta kesehatan yang memadai untuk menghindari masalah-masalah keselamatan.
Azis juga tidak ragu untuk menyampaikan kesalahannya kepada pemerintah. Dia menekankan bahwa berbagai persoalan yang terjadi selama penyelenggaraan haji di masa lalu tidak boleh kembali terulang. Dia meminta adanya mitigasi lainnya dalam hal penyelenggaraan seperti makanan, transportasi, dan kesehatan.
Dalam beberapa kesempatan, Azis juga menyebutkan masalah-masalah yang dihadapi selama penyelenggaraan haji tahun lalu. Dia menyoroti ketidaksinkronan data Nusuk antara pemerintah Indonesia dan Arab Saudi, kasus terpisahnya jamaah suami-istri atau pendamping, serta kendala pelayanan kesehatan akibat lemahnya koordinasi lintas negara.
"Masalah-masalah ini seharusnya tidak terjadi jika komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah Arab Saudi dilakukan secara intensif sejak awal," kata Azis.