Komisaris BCA Ikut Beli Saham BBCA, Gelontorkan Dana Hampir Rp500 Juta

Komisaris BCA Beli Saham BBCA, Jumlah Dana Hampir Rp500 Juta

Dalam transaksi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jahja Setia Atmadja, komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), membeli saham puluhan ribu saham perusahaan aset nasional ini. Dengan demikian nilai transaksi mencapai Rp499.1 juta.

Jahja memborong 67 ribu saham biasa BBCA pada tanggal 2 Februari 2026 dengan harga sebesar Rp7.450 per saham. Sesuai keterbukaan informasi, ini adalah pembelian langsung dan tidak terkait dengan skema repurchase agreement.

Terkait hal ini, status kepemilikan saham di BBCA tetap bersifat non-pengendali. Meski jumlah saham yang dimiliki Jahja meningkat menjadi 35 juta lembar saham setelah transaksi tersebut dilakukan, porsi hak suaranya tetap di level 0,03 persen.

Sementara itu, Lianawaty Suwono, direktur BCA, melakukan pembelian sebanyak 300.000 saham biasa dengan harga Rp7.025 per saham. Total nilai transaksi tersebut sekitar Rp2,1 miliar.
 
Maksudnya gini, komisaris BCA itu kaya kayak mana... Jahja Setia Atmadja memang punya banyak uang, kan? Membeli saham BBCA dengan jutaan rupiah, sih. Saya pikir ini seperti investasi atau apa? Jadi dia suka berinvestasi di BCA sendiri, bisa dibilang itu strategi yang bagus sekali. Tapi siapa tahu nanti apa hasilnya... Nah, saya curiga komisaris ini tidak salah, karena dia tidak membeli saham BBCA dengan harga murah-muruh... Walaupun nilai transaksi itu lumayan besar, tapi Jahja masih bisa menangani kekayaannya. Saya pikir ini bagus sekali bagi investor, karena mereka bisa melihat jasa investor yang baiknya sih!
 
[Image of a cat with a thought bubble, thinking "Apa lagi berita tentang bank yang suka beli saham?" 😸]

[Video of a person holding a sign that says "BBCA: Bank dengan banyak saham" with a funny sound effect 😂]

[Burst of colorful GIFs showing money being transferred between people's accounts]
 
Wah keren banget! Komisaris BBCA itu membeli sahamnya sendiri nggak? Maksudnya, dia punya uang sekali untuk investasi ya... Saya sih juga ingin mencoba menebak strategi investasinya apa nih. Semoga bisa mendapatkan kembalian yang besar dari transaksi ini! 🤔💸
 
Maksudnya siapa yang bilang keuangan banks kurang jelas? Sekarang ini Jahja Setia Atmadja, komisaris BBCA, mau membeli banyak saham sendiri, tapi apa artinya? Aku masih bingung kenapa dia harus membeli di Februari 2026, kalau tidak itu jadi transaksi yang tidak terCatat.
 
Hmm, pengambilan keputusan Jahja itu agak tidak biasa kan? Membeli saham puluhan ribu saham di BBCA kian membuatku ingat saat-saat dia masih menjadi Komisaris Bank BNI Tbk, serasa memiliki akal yang tajam banget. Saya pikir ini harus ada alasan tertentu, mungkin ingin memantapkan posisi atau apa aja? Dalam 5 tahun terakhir, saham BBCA kian bergerak dengan tidak stabil kok 🤔. Kalo mau jalan itu, saya juga setuju tapi rasanya perlu diawasi banget agar tidak terjebak dalam proses kehilangan nilai 😐.
 
Gue pikir ini masalahnya siapa aja yang punya uang banyak? Jahja Setia Atmadja bikin pembelian saham BBCA dengan jutaan rupiah! Gue rasa gak masalah, tapi gue penasaran mengenai strategi investasinya. Apakah dia cari keuntungan dari saham ini atau dia cuma cari menabung? 🤑

Gue juga pikir Lianawaty Suwono, direktur BCA, bikin pilihan yang tepat dengan membeli saham BBCA. Mungkin dia ingin mendukung industri finance di Indonesia dan mencari keuntungan dari investasinya. Gue rasa ini masalahnya siapa aja yang punya rencana investasi yang baik! 📈
 
gak capek banget dengerin giliran komisaris BBCA membeli saham sendiri, lho! tapi apa artinya sih? apa salahnya kalau CEO mau jadi pemilik saham yang kecil-kecilan? kok banyak yang rasa tidak nyaman dengan hal ini... padahal itu hukum dan tidak ada yang salah. mungkin lebih baik jika semua orang memiliki pandangan yang sama, tapi siapa tahu mungkin itu bisa membuat keputusan berubah... tapi apa yang penting adalah nilai saham BBCA sendiri, itu masih tetap stabil kan?
 
Aku pikir gini bisa terjadi di BEI, kalau komisaris suatu bank mau beli saham dari bank sendiri. Tapi, jadinya siapa yang dikutipi dengan uang public? Kepemilikan Jahja setelah transaksi ini apa lagi? 0,03 persen? Makanya aku ariin, apakah ada sesuatu yang salah di dalam sistem ini?
 
Maksudnya kalo komisaris BBCA beli saham sendiri, apa maksudnya? Bisa jadi mau meningkatkan keuangan perusahaan, tapi juga bisa jadi ada alasan lain yang tidak terbuka. Hmm, 500 juta rupiah kayaknya cukup banyak untuk dibeli aja, sih...
 
Wah kabar gembira banget! Jahja beli saham BBCA, kayaknya dia punya rencana untuk investasi jangka panjang ya? Kenapa komisaris bank juga mau jadi investor, apa ada kerja sama khusus antara BCA dan BBCA yang aku tidak tahu sih?

Gue penasaran dengan skema repurchase agreement, apa itu aja? Kalau ini adalah pembelian langsung, kenapa tidak ada masalah dengan kekuasaan saham di tangan komisaris? Wajar banget kalau status kepemilikan masih non-pengendali, tapi gue ingin ngobrol lebih lanjut tentang ini...
 
kembali
Top