Ternyata pulau Siau, yang terkena dampak bencana banjir bandang di Sulawesi Utara, akhirnya mendapatkan air bersih dari tangan Kodam XIII/Merdeka dan Kemen PU. Pasokan ini disalurkan langsung ke warga terdampak dan juga mengisi beberapa stasiun air bersih yang telah disiapkan oleh Kementerian PU.
Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro yang saat ini sedang menghadapi bencana banjir bandang sangat menghargai kehadiran prajurit dan petugas Kemen PU. Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi, Kapendam XIII/Merdeka, menegaskan bahwa sinergi antara prajurit dengan petugas Kemen PU adalah wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Prajurit Kodam XIII/Merdeka dan petugas Kemen PU bekerja sama untuk memastikan pendistribusian air bersih berjalan lancar. Selain itu, mereka juga membantu mengatur antrean dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan air secara tertib dan merata.
Kegiatan ini adalah bagian dari upaya penanggulangan bencana yang dilakukan secara terpadu untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Masyarakat sangat menghargai kepedulian dan kehadiran prajurit yang senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat.
Banjir bandang yang terjadi pada Senin lalu telah menyebabkan 17 warga meninggal, dua orang hilang, serta kerusakan rumah dari ringan hingga berat.
Bupati Kabupaten Kepulauan Sitaro yang saat ini sedang menghadapi bencana banjir bandang sangat menghargai kehadiran prajurit dan petugas Kemen PU. Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi, Kapendam XIII/Merdeka, menegaskan bahwa sinergi antara prajurit dengan petugas Kemen PU adalah wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.
Prajurit Kodam XIII/Merdeka dan petugas Kemen PU bekerja sama untuk memastikan pendistribusian air bersih berjalan lancar. Selain itu, mereka juga membantu mengatur antrean dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar memanfaatkan air secara tertib dan merata.
Kegiatan ini adalah bagian dari upaya penanggulangan bencana yang dilakukan secara terpadu untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat di wilayah tersebut. Masyarakat sangat menghargai kepedulian dan kehadiran prajurit yang senantiasa hadir membantu kesulitan rakyat.
Banjir bandang yang terjadi pada Senin lalu telah menyebabkan 17 warga meninggal, dua orang hilang, serta kerusakan rumah dari ringan hingga berat.