Khutbah Jumat Tiga hal penting di bulan Rajab, ada Isra Mi'raj
Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang disebutkan sebagai bulan-bulan haram dalam Al-Qur'an. Oleh karena itu, amalan dalam bulan ini sangat dianjurkan. Menurut Ibnu Rajab, bulan Rajab memiliki keistimewaan tersendiri yang dapat membantu umat Islam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Pertama, bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk bercocok tanam amal saleh. Seperti yang diajarkan oleh para ulama bahwa bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban untuk menyiram, dan bulan Ramadhan untuk memanen hasilnya. Amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Rajab antara lain adalah memperbanyak puasa sunnah, memperbanyak zikir, serta memperbaiki ibadah kita agar lebih khusyuk.
Kedua, pentingnya menjaga salat lima waktu setelah peristiwa Isra dan Miraj. Perintah salat ini langsung diberikan oleh Allah SWT setelah Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Allah di Sidratul Muntaha. Salat menjadi tiang agama dan alat komunikasi antara hamba dan Tuhannya.
Ketiga, bulan Rajab adalah waktu untuk bertobat kepada Allah SWT. Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Rajab dalam kitabnya Lathaiful Ma'arif: "Putihkanlah lembaran hitammu di bulan Rajab dengan amal baik yang menyelamatkanmu dari api yang melalap."
Jamaah yang dirahmati Allah SWT, Di akhir khutbah ini, marilah kita mengingat kembali tiga hal yang penting di bulan Rajab. Pertama, Rajab sebagai bulan untuk bercocok tanam amal saleh. Kedua, pentingnya menjaga salat lima waktu setelah peristiwa Isra dan Miraj. Ketiga, kesempatan besar untuk bertobat.
Semoga kita dapat memanfaatkan bulan ini untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan yang disebutkan sebagai bulan-bulan haram dalam Al-Qur'an. Oleh karena itu, amalan dalam bulan ini sangat dianjurkan. Menurut Ibnu Rajab, bulan Rajab memiliki keistimewaan tersendiri yang dapat membantu umat Islam memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
Pertama, bulan Rajab adalah waktu yang tepat untuk bercocok tanam amal saleh. Seperti yang diajarkan oleh para ulama bahwa bulan Rajab adalah bulan untuk menanam, bulan Sya'ban untuk menyiram, dan bulan Ramadhan untuk memanen hasilnya. Amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Rajab antara lain adalah memperbanyak puasa sunnah, memperbanyak zikir, serta memperbaiki ibadah kita agar lebih khusyuk.
Kedua, pentingnya menjaga salat lima waktu setelah peristiwa Isra dan Miraj. Perintah salat ini langsung diberikan oleh Allah SWT setelah Nabi Muhammad SAW berjumpa dengan Allah di Sidratul Muntaha. Salat menjadi tiang agama dan alat komunikasi antara hamba dan Tuhannya.
Ketiga, bulan Rajab adalah waktu untuk bertobat kepada Allah SWT. Seperti yang dikatakan oleh Ibnu Rajab dalam kitabnya Lathaiful Ma'arif: "Putihkanlah lembaran hitammu di bulan Rajab dengan amal baik yang menyelamatkanmu dari api yang melalap."
Jamaah yang dirahmati Allah SWT, Di akhir khutbah ini, marilah kita mengingat kembali tiga hal yang penting di bulan Rajab. Pertama, Rajab sebagai bulan untuk bercocok tanam amal saleh. Kedua, pentingnya menjaga salat lima waktu setelah peristiwa Isra dan Miraj. Ketiga, kesempatan besar untuk bertobat.
Semoga kita dapat memanfaatkan bulan ini untuk meningkatkan amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.