Korban Pembunuhan di Sukaraja, Bogor: Tetangga Ceritakan Momen Mengerikan Saat Ditemukan Mayat
Sukaraja, Bogor - Wanita berinisial EN (51) diperkirakan tewas dibunuh suaminya sendiri, NA (46), di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Menurut tetangga korban, Nurlela (31), saat korban ditemukan, ia mendengar suara gaduh dan teriakan minta tolong dari rumah tetangganya.
Menurut Nurlela, pada awalnya, ia mendengar kebisingan dan teriakan minta tolong. "Awalnya sih cuma gedung-gedung, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi," kata Nurlela.
Namun, ketika ia melihat leher korban EN yang memegang leher, ia tidak melihat ibu korban. "Bukan ibu korban, tapi neneknya itu," kata Nurlela. Ia juga menyatakan bahwa korban EN sempat keluar rumah sambil memegangi luka di lehernya.
Korban dan pelaku pembunuhan tidak tinggal di rumah tersebut. Korban disusul suaminya karena sudah dua hari tinggal di rumah anaknya. "Jadi, korban ini ibu dari penghuni rumah, jadi korban sama pelaku ini bukan warga sini," kata Tata Sunarta, Ketua RT.
Pihak kepolisian juga terlibat dalam kasus ini. Diperkirakan korban EN tewas pada Minggu (18/1) malam di kediaman anak korban. "Betul itu, kejadiannya betul," kata Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman ketika dimintai konfirmasi. Ia menyatakan bahwa korban perempuan, diduga pelaku suaminya. Pelaku sudah dibawa ke Polres dan diamankan.
Kasus ini masih diperkirakan sedang diteliti oleh kepolisian.
Sukaraja, Bogor - Wanita berinisial EN (51) diperkirakan tewas dibunuh suaminya sendiri, NA (46), di Sukaraja, Bogor, Jawa Barat (Jabar). Menurut tetangga korban, Nurlela (31), saat korban ditemukan, ia mendengar suara gaduh dan teriakan minta tolong dari rumah tetangganya.
Menurut Nurlela, pada awalnya, ia mendengar kebisingan dan teriakan minta tolong. "Awalnya sih cuma gedung-gedung, terus saya keluar nanya ada apa? Minta tolong, dia bilang awalnya ibunya digorok, terus langsung balik lagi," kata Nurlela.
Namun, ketika ia melihat leher korban EN yang memegang leher, ia tidak melihat ibu korban. "Bukan ibu korban, tapi neneknya itu," kata Nurlela. Ia juga menyatakan bahwa korban EN sempat keluar rumah sambil memegangi luka di lehernya.
Korban dan pelaku pembunuhan tidak tinggal di rumah tersebut. Korban disusul suaminya karena sudah dua hari tinggal di rumah anaknya. "Jadi, korban ini ibu dari penghuni rumah, jadi korban sama pelaku ini bukan warga sini," kata Tata Sunarta, Ketua RT.
Pihak kepolisian juga terlibat dalam kasus ini. Diperkirakan korban EN tewas pada Minggu (18/1) malam di kediaman anak korban. "Betul itu, kejadiannya betul," kata Kapolsek Sukaraja Kompol Wagiman ketika dimintai konfirmasi. Ia menyatakan bahwa korban perempuan, diduga pelaku suaminya. Pelaku sudah dibawa ke Polres dan diamankan.
Kasus ini masih diperkirakan sedang diteliti oleh kepolisian.