Jika kita menonton film atau melihat foto dan video berlatar 20 atau 30 tahun yang lalu, kita bisa melihat gambaran masa lalu yang sama sekali berbeda dengan kondisi di masa ini. Kita dapat melihat remaja pada zaman dulu memiliki tampang yang lebih tua dibandingkan dengan remaja mereka yang hidup pada era digital.
Apa alasan yang membuat ABG pada masa lalu nampak lebih tua dibanding remaja mereka di masa kini? Pertama, karena alasan bias seleksi. Jika kita membandingkannya dengan masa sekarang, umumnya anak SMP zaman dulu tampil tanpa kumis dan jenggot, serta rambut tidak boleh gondrong. Tampilan itu sering dibalut dengan wajah glowing berkat skincare, rambut yang keren, serta mode berpakaian modern.
Perbedaan ini membuat kita menganggap foto zaman dahulu berisi orang tua. Namun, perbedaan ini sebenarnya bisa dijawab dengan argumen sederhana, yaitu tidak harus melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini. Masa lalu memiliki kebiasan dan gaya hidup yang berbeda dengan masa sekarang.
Misalnya, pada tahun 1970-an, remaja SMP mempunyai rambut yang agak gondrong dan meninggi di poni serta kumis tebal itu adalah hal wajar di masanya. Mereka mengikuti gaya hidup mereka yang dipengaruhi oleh hal-hal yang viral di waktu mereka hidup, seperti gaya rambut Elvis Presley atau berpakaian ala Rhoma Irama.
Saat ini, banyak orang mengikuti trend yang disebarkan oleh influencer di media sosial. Jika kita bergerak maju 1-5 tahun dari waktu trend itu muncul, kita pasti berpikir tingkah laku seperti itu sudah ketinggalan zaman, kuno, dan aneh.
Alasan kedua yang menyebabkan pandangan ini terjadi adalah faktor biologis. Riset yang dilakukan pada 2018 oleh tim peneliti gabungan dari Yale School of Medicine dan University of Southcaroline menunjukkan bahwa orang-orang yang hidup selama 20 tahun terakhir, tercatat memang terlihat lebih muda dibanding pendahulunya.
Penyebabnya karena gaya hidup. Orang-orang pada masa sekarang memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya kesehatan, sehingga mereka lebih berlomba-lomba untuk menggunakan layanan kesehatan dan skincare untuk menjaga tampilan fisik yang lebih muda.
Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa perbedaan antara remaja pada zaman dulu dan masa sekarang bukanlah hanya karena umur, tetapi juga karena gaya hidup dan kebiasaan mereka yang berbeda-beda.
Apa alasan yang membuat ABG pada masa lalu nampak lebih tua dibanding remaja mereka di masa kini? Pertama, karena alasan bias seleksi. Jika kita membandingkannya dengan masa sekarang, umumnya anak SMP zaman dulu tampil tanpa kumis dan jenggot, serta rambut tidak boleh gondrong. Tampilan itu sering dibalut dengan wajah glowing berkat skincare, rambut yang keren, serta mode berpakaian modern.
Perbedaan ini membuat kita menganggap foto zaman dahulu berisi orang tua. Namun, perbedaan ini sebenarnya bisa dijawab dengan argumen sederhana, yaitu tidak harus melihat masa lalu dari sudut pandang masa kini. Masa lalu memiliki kebiasan dan gaya hidup yang berbeda dengan masa sekarang.
Misalnya, pada tahun 1970-an, remaja SMP mempunyai rambut yang agak gondrong dan meninggi di poni serta kumis tebal itu adalah hal wajar di masanya. Mereka mengikuti gaya hidup mereka yang dipengaruhi oleh hal-hal yang viral di waktu mereka hidup, seperti gaya rambut Elvis Presley atau berpakaian ala Rhoma Irama.
Saat ini, banyak orang mengikuti trend yang disebarkan oleh influencer di media sosial. Jika kita bergerak maju 1-5 tahun dari waktu trend itu muncul, kita pasti berpikir tingkah laku seperti itu sudah ketinggalan zaman, kuno, dan aneh.
Alasan kedua yang menyebabkan pandangan ini terjadi adalah faktor biologis. Riset yang dilakukan pada 2018 oleh tim peneliti gabungan dari Yale School of Medicine dan University of Southcaroline menunjukkan bahwa orang-orang yang hidup selama 20 tahun terakhir, tercatat memang terlihat lebih muda dibanding pendahulunya.
Penyebabnya karena gaya hidup. Orang-orang pada masa sekarang memiliki kesadaran yang lebih tinggi tentang pentingnya kesehatan, sehingga mereka lebih berlomba-lomba untuk menggunakan layanan kesehatan dan skincare untuk menjaga tampilan fisik yang lebih muda.
Dengan demikian, kita dapat melihat bahwa perbedaan antara remaja pada zaman dulu dan masa sekarang bukanlah hanya karena umur, tetapi juga karena gaya hidup dan kebiasaan mereka yang berbeda-beda.