PSSI Pilih John Herdman, Apa Itu Artinya untuk Timnas Indonesia?
Kesiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi era baru di bawah kepemimpinan John Herdman telah menjadi tumpuan pembicaraan publik. Pelatih asal Inggris ini dikenal sebagai sukses membawa tim nasional putra dan putri dari negara yang sama lolos ke Piala Dunia FIFA.
Saat ini, John Herdman dianggap sebagai tokoh yang berpengaruh dalam dunia sepak bola modern. Ia dikenal untuk menggunakan pendekatan permainan modern yang menekankan disiplin struktur, agresivitas transisi, serta fleksibilitas posisi. Salah satu sistem yang paling identik dengannya adalah formasi 3-4-2-1.
Dalam era baru ini, PSSI percaya bahwa Herdman dapat membawa perubahan struktural dan mentalitas pada Timnas Indonesia. Pelatih ini diharapkan dapat mengembangkan pemain-pemain muda agar memiliki kemampuan bermain yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi dalam setiap pertandingan.
Dalam sistem 3-4-2-1, lini pertahanan menjadi fondasi utama. Herdman membutuhkan bek tengah yang bukan hanya kuat bertahan, tetapi juga nyaman menguasai bola dan membangun serangan dari bawah. Pemain seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes diharapkan dapat membantu meningkatkan stabilitas permainan dan menjadi basis untuk gawang yang dikawal oleh Emil Audero Mulyadi.
Dengan demikian, era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman mulai bergerak. PSSI percaya bahwa pelatih asal Inggris ini dapat membawa perubahan positif pada sepak bola nasional dan meningkatkan kesempatan tim untuk berkompetisi di tingkat internasional.
Kesiapan Timnas Indonesia dalam menghadapi era baru di bawah kepemimpinan John Herdman telah menjadi tumpuan pembicaraan publik. Pelatih asal Inggris ini dikenal sebagai sukses membawa tim nasional putra dan putri dari negara yang sama lolos ke Piala Dunia FIFA.
Saat ini, John Herdman dianggap sebagai tokoh yang berpengaruh dalam dunia sepak bola modern. Ia dikenal untuk menggunakan pendekatan permainan modern yang menekankan disiplin struktur, agresivitas transisi, serta fleksibilitas posisi. Salah satu sistem yang paling identik dengannya adalah formasi 3-4-2-1.
Dalam era baru ini, PSSI percaya bahwa Herdman dapat membawa perubahan struktural dan mentalitas pada Timnas Indonesia. Pelatih ini diharapkan dapat mengembangkan pemain-pemain muda agar memiliki kemampuan bermain yang lebih baik dan meningkatkan efisiensi dalam setiap pertandingan.
Dalam sistem 3-4-2-1, lini pertahanan menjadi fondasi utama. Herdman membutuhkan bek tengah yang bukan hanya kuat bertahan, tetapi juga nyaman menguasai bola dan membangun serangan dari bawah. Pemain seperti Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Jay Idzes diharapkan dapat membantu meningkatkan stabilitas permainan dan menjadi basis untuk gawang yang dikawal oleh Emil Audero Mulyadi.
Dengan demikian, era baru Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan John Herdman mulai bergerak. PSSI percaya bahwa pelatih asal Inggris ini dapat membawa perubahan positif pada sepak bola nasional dan meningkatkan kesempatan tim untuk berkompetisi di tingkat internasional.