Kemlu Respons Pigai: Urusan Venezuela di Luar Agenda Dewan HAM

aku pikir ini gampang banget kue sini. kalau negara lain bisa menebak apa yang akan terjadi dulu, kenapa kita Indonesia masih kebanyakan ngewasa sendiri? πŸ€”

saya bayangkan jika kita bisa menebak apa yang akan terjadi di Venezuela, tapi kita masih belum bisa menebak apa yang akan terjadi di rumah kita sendiri. itu gini seperti mencari kunci di tempat yang salah. πŸ˜‚

tapi, aku rasa ini semua karena kita belum memiliki sistem informasi yang sehat. kita masih banyak ngewawancarai di media sosial dan tidak ada yang tahu apa-apa tentang analisis data. πŸ“Š

jika kita bisa mengumpulkan data dari berbagai sumber, mungkin kita bisa lebih siap untuk menangani permasalahan seperti ini. tapi, aku pikir masih banyak hal yang harus diperbaiki sebelum kita bisa sampai di sana. πŸ’ͺ
 
Wah, ternyata kemlu gak mau ngelawan pernyataan pigai tuh πŸ™„. Kalau bukan karena udah terlalu panas, mungkin juga gak ada alasan lain lagi. Mereka bilang urusan Venezuela di luar agenda dewan HAM, tapi aku pikir ini cuma cara untuk menghindari tanggung jawab. Aku yakin kalau ada yang terkena dampak dari pernyataan pigai itu, kemlu gak akan mau ngeluhin πŸ™ƒ.

Tapi, apa salahnya kalau kita bercanda sejenak? Mungkin di balik kesalahannya, ada alasan lain yang lebih baik. Mungkin mereka sedang mencari cara untuk menghindari konflik dengan negara lain, atau mungkin mereka gak ingin terlalu banyak berbicara tentang isu ini. Aku rasa aku nggak bisa memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi satu hal pasti, aku already done with this news πŸ™…β€β™‚οΈ.

Aku rasa kita perlu lebih bijak dalam menilai situasi seperti ini. Jangan sekirang kita langsung marah atau nggak percaya. Aku yakin ada yang di balik cerita ini, tapi aku gak bisa mengatakan apa-apa lagi πŸ€”.
 
Pernyataan kemlu tentang Venezuela bikin aku penasaran, apa kejadiannya? Sepertinya mereka ingin menghindari urusannya dengan Venezuela dari agenda pertemuan dunia. Aku pikir ini bisa jadi karena ada alasan politik yang lebih penting di luar sana.

Saya setuju kalau urusan Venezuela sebenarnya bukan fokus utama, tapi aku ingin tahu apa yang bikin kemlu begitu cepat menghindarinya. Apakah ada tekanan dari luar? Atau mungkin mereka ingin tidak campur aduk dengan masalah lainnya?

Aku pikir penting buat dilihat dari sudut pandang keamanan nasional, apalagi sekarang masih banyak kasus pencurian narkoba yang terjadi di Indonesia. Maka from yang bisa mengatur urusan ini, yaitu pemkab dan menteri hukum? Aku rasa mereka harus ada prioritas dan strategi yang tepat untuk menangani masalah ini.

Saya harap kemlu bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang alasan mereka menghindari agenda Venezuela.
 
πŸ™„ apa lagi kabar yang bikin aku penasaran, gak percaya kalau kemlu bilang kalau urusan venezuela tidak ada hubungannya sama sekali dengan diskusi di dewan ham tentang kebebasan ekspresi. gimana cara caranya kalau pigai itu cuma buat cari alibi? πŸ€¦β€β™‚οΈ

aku pikir kemlu gak punya rahasia lagi, setelah semuanya penyelesaian dengan Venezuela, nanti lagi ada kabar baru yang bikin kita kecewa. aku nggak percaya kalau mereka bisa benar-benar mengatasi masalahnya, tapi aku yakin kalau ada yang lagi bermain polisi. πŸš”

kita harus lebih bijak dalam memilih informasi, gak perlu selalu menerima apa yang dikatakan oleh pemerintah tanpa memikirkan kembali. kita harus jujur dengan diri sendiri dan tidak tergiur dengan hal-hal yang bikin kita merasa nyaman, tapi sebenarnya bukan benar-benar apa-apaan. πŸ™…β€β™‚οΈ
 
Forum ini lagi-lagi bikin aku bingung. Aku coba cari informasi tentang Venezuela, tapi nanti aku sadar aku sudah masuk ke discussion yang lain. Kapan forum ini jadi bisa begitu ramai?

Aku pikir pihak Kemlu sudah jelas-jelas mengatakan urusan Venezuela di luar agenda Dewan HAM, apa lagi? Jangan ada yang salahnya. Aku penasaran kenapa ada yang masih ragu-ragu tentang ini. Forum ini lebih fokus pada diskusi-diskusi sederhana, tidak perlu begitu komplis.

Aku rasa forum ini sudah terlalu panjang dan tidak efisien lagi. Tapi aku juga tidak ingin memberikan opini yang salah, karena aku tahu aku tidak ahli di bidang ini. Aku hanya ingin ngobrol dengan teman-teman aku, tapi nanti aku sadar aku masuk ke discussion yang salah.
 
ini saking serius aja, luang kejutan dari kemlu nih. kalau lama ini konsultasi dengan venezuela udah jadi isu utama, tapi sekarang udah ada kabar bahwa urusan itu diabaikan? aku rasa ini karena berbagai faktor, seperti hubungan antara venezuela dan china, atau mungkin karena kepentingan luarnya yang lebih besar. tapi aku rasa kemlu harus jujur dulu, apa yang sebenarnya terjadi di sana. kalau bukan ada masalah, kenapa kemlu berbicara tentang hal ini? dan apakah ada rencana baru dari kemlu untuk mengatasi masalah tersebut? aku harap ada jawaban yang jelas, tapi menurutku ini masih rahasia.
 
Pertemuan antara Kemlu dan Venezuela kayaknya nggak berarti apa-apa. Apalagi kalau pigai itu nggak ada bukti sih. Mereka sengaja saja ngatakan seperti itu, biar kelihapan negara kita terus ngelanjut. Kenapa mereka harus bilang begitu? Ngga punya alasan yang jelas. Mungkin karena mau tepercaya dgn Venezuela kalau tidak, mereka nyesakin adegan konsultasi itu. Sosialisasi internasional kayaknya penting banget, tapi siapa yang percaya dgn Venezuela? Mereka kayaknya punya rencana sendiri.
 
Pengakuan dari Kemlu itu gak terlalu jelas kan? Jadi dia bilang urusan Venezuela di luar agenda DHAH (Dewan HAM) tapi kemudian dia juga bilang bahwa Indonesia masih mendukung posisi negara-negara lain mengenai urusan ini. Maksudnya apa sih? Apakah Indonesia hanya membiarkan Kemlu berbicara sendirian saja?

Aku pikir ada sesuatu yang tidak jelas di balik pernyataan ini. Mungkin ada konflik kepentingan yang tidak kita ketahui tentang urusan Venezuela. Jangan asumsi aja, aku mau tahu apa yang sebenarnya terjadi disana... πŸ€”πŸ’‘
 
Wah, makin serius aja nih πŸ˜…. Aku pikir kalau kemlu harus jawab lebih jelas tentang pernyataan itu, tapi ternyata urusannya di luar agenda dewan ham 🀯. Aku nggak paham apa artinya kayaknya. Kalau benar dia tidak bisa menjawab, maka kita harus meminta klarifikasi dari pihak yang berwenang ya ⚠️.

Aku rasa kalau negara kita harus lebih transparan dalam mengelola urusan internasional ini. Kita nggak tahu siapa yang di balik pernyataan itu dan apa tujuannya πŸ€”. Aku harap kemlu bisa memberikan penjelasan yang jelas dan tidak terlalu ramai ya πŸ˜….

Tapi aku senang kalau pemerintah kita mulai memperhatikan pentingnya urusan internasional dalam menjaga keamanan dan stabilitas dunia 🌎. Kita harus lebih saksama dalam menghadapi tantangan yang di hadapkan ya ⚑️.
 
Pernyataan dari Kemlu tentang Venezuela niak kencing aku kayaknya. Apa tujuannya, kalau bukan main ngeliat aja? Kamu tahu apa itu kebenaran dan kenyataan? Kalau tidak, maka paham dulu. Venezuela adalah negara yang memiliki masalah besar, tapi kemlu malah mengabaikannya untuk fokus di urusan lain. Aku rasa ini sama dengan mengambil pulpen dan memakainya untuk memukul wajah. Walaupun aku tidak setuju, aku masih ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di Venezuela dan bagaimana kita bisa membantu. Tapi, kalau kemlu malah ngeluarin pernyataan yang tidak jelas dan tidak bermanfaat, maka aku rasa ini sama seperti menutup mata dan berlari ke belakang. Aku ingin melihat kebenaran, bukan hanya sekedar memikirkan tentang urusan di luar. 😐πŸ’ͺ
 
Saya pikir kalau UE harus lebih fokus terhadap isu-isu yang benar-benar penting untuk dunia, bukan hanya tentang masalah kecil-kecilan yang bisa diatasi dengan mudah. Seperti ini, kemlu yang mau mengatakan ada urusan Venezuela tapi sebenarnya bukan dalam agenda Dewan HAM... itu seperti mencari rautan pasir di pesisir, tidak pernah bisa jadi. πŸ€·β€β™‚οΈ

Kalau Indonesia ingin menjadi pemain besar di dunia, kita harus siap menghadapi tantangan-tantangan yang lebih besar. Tapi sekarang masih banyak isu-isu yang belum teratasi dengan baik, seperti kemiskinan, kualitas hidup masyarakat, dan lain-lain... πŸ€¦β€β™‚οΈ

Saya pikir kalau kita harus fokus pada hal-hal yang benar-benar penting, bukan hanya mencari perhatian di tempat-tempat yang tidak penting. Kita harus lebih bijak dalam menggunakan waktu dan sumber daya kita... πŸ™
 
aku rasa ini sedikit menyesal nih... pernyataan itu benar-benar membuatku kecewa, tapi aku juga paham apa yang terjadi. kalau kemlu begitu mengatasi hal itu, itu berarti ada kesepakatan antara Indonesia dan Venezuela, mungkin ada bantuan atau apa pun yang bisa membantu Venezuela dari situasi yang sulit itu.

tapi aku rasa kita harus jujur juga, pernyataan Pigai itu benar-benar membuatku merasa tidak nyaman, karena itu terlihat seperti menutup mata dan tidak ingin masalah Venezuela diatasi. tapi kalau sekarang kemlu bisa mengatasinya, itu berarti ada kemajuan, mungkin ada harapan juga.

aku rasa kita harus menyimpan harapan dan tidak menyerah pada situasi yang sulit ini. tapi kita juga harus jujur dan tidak takut untuk menyampaikan pendapat kita, agar bisa membantu memecahkan masalah tersebut. πŸ’¬πŸ‘Ž
 
Makasih bro, ternyata kantor kemlu jadi makin banyak urusan luar negeri. Sudah lama di bawah perhatian kita, tapi jangan lupa, kemlu ini adalah bagian dari negara kita ya. Nah, Venezuela ini kayaknya masuk ke dalam daftar prioritas mereka, tapi siapa tahu nanti ada yang salah lagi πŸ˜….

Aku pikir kalau kita harus fokus di sini adalah urusan ekonomi, gak? Karena Venezuela ini kayaknya sangat bergantung pada impot dari negara lain. Jadi, apabila kemlu mau mengatasi hal ini, maka pasti ada strategi yang tepat untuk tidak merusak ekonomi kita sendiri. Yang penting adalah kita harus waspada dan siap untuk segala kemungkinan.

Aku rasa urusan Venezuela ini juga bisa jadi masalah bagi Indonesia itu sendiri, gak? Jika Venezuela mengalami krisis yang parah, maka pasti ada dampaknya pada impot dan harga barang-barang di sini. Jadi, kita harus selalu waspada dan siap untuk mengatasi hal ini. πŸ’‘
 
Pikiran aku kiras, apa arti kalau kemlu bilang urusan Venezuela di luar agenda dham? Apa sih yang dimaksud dengannya? Kalau cuma buat kesenangan, toh bikin korupsi lagi... πŸ€”πŸ˜’ Mungkin kita perlu tahu lebih banyak tentang hal ini. Kita harus waspada, tapi juga tidak terlalu cepat membuat keputusan. Kita butuh informasi yang jelas dulu. Apakah Venezuela benar-benar di luar prioritas, atau itu hanya cara untuk mencoba sesuatu? πŸ€·β€β™‚οΈ
 
😊 Lupa banget kalau ada perdebatan seperti ini. Ngomongin Venezuela, sih perut arang aja. Apalagi karena kita Indonesia nggak punya masalah sama negara tersebut. πŸ€·β€β™‚οΈ

Saya pikir pemerintah kalau harus fokus pada isu-isu yang dekat dengar masyarakat, seperti pendidikan dan kesehatan. Jangan buang-buang waktu dengan perdebatan yang tidak penting. πŸ€¦β€β™‚οΈ

Namun, kalau kita liat dari sudut pandang diplomatik, saya rasa ini bisa menjadi kesempatan bagus bagi kita Indonesia untuk meningkatkan hubungan dengan Venezuela. Kita bisa berbagi pengetahuan dan teknologi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 🌎

Tapi, kalau kita liat dari sudut pandang internasional, saya pikir ini bisa jadi membuat kita Indonesia terlihat lemah. Jangan lupa kita harus menjaga posisi kita di dunia internasional. πŸ™
 
πŸ€” apa yang terjadi lagi di Venezuela? kalau bukan masalah itu saja, kan? πŸ™„ sebenarnya apa yang dibicarakan di luar agenda Dewan HAM? seriusnya Indonesia harus fokus di sini juga, nggak bisa cuma nunggu aja informasi yang berasal dari Venezuela ya? πŸ€·β€β™‚οΈ

saya pikir kalau ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan masalah kemiskinan di Indonesia, ya? kita harus fokus untuk mengatasi masalah ekonomi kita sendiri, bukan hanya numpang tangan masalah Venezuela atau Libya. πŸ’Έ apa yang bisa kita lakukan sendiri dulu, jadi nggak perlu sibuk lagi dengan masalah orang lain. πŸ€”
 
Pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) tentang tidak ada agenda untuk membicarakan urusan Venezuela dalam sidang Dewan Hubungan Eropa (DHE) membuat banyak orang penasaran, ya? Saya pikir ini karena Kemenlu ingin menunjukkan bahwa mereka fokus pada masalah yang lebih penting di luar negeri. Tapi, sepertinya ada sesuatu yang tidak beres, kan? Menurutku, urusan Venezuela bukanlah isu kecil, ya! Masih banyak orang yang dipengaruhi oleh krisis ini, baik itu warga Indonesia atau warga negara lain yang memiliki hubungan dengan Venezuela. Saya berharap Kemenlu bisa memberikan klarifikasi lebih lanjut tentang apa yang mereka maksudkan dengan pernyataan tersebut πŸ€”

Saya juga penasaran apa yang sebenarnya di balik pernyataan ini, ya? Apakah ada tekanan dari pihak lain yang membuat Kemenlu seperti ini? Saya ingat kalau beberapa tahun lalu, Indonesia terlibat dalam perdebatan tentang urusan Venezuela di Dewan Keamanan PBB, dan itu pun ternyata menjadi masalah yang rumit 😬
 
Pertanyaan tentang urusan Venezuela lagi-lagi memang bikin kita ngobain. Nah, kalau asalnya dia nulis 'Pigai', aku pikir itu bukan urusan kita lagi, tapi ternyata itu bisa bikin kerumunan. Tapi yang penting adalah kemlu Indonesia terus berusaha mencari jalan keluarnya.

Aku rasa urusan Venezuela itu sebenarnya sengaja dibawa ke depan untuk mengekspos ketidakstabilan di Amerika Selatan. Dan itulah yang harus kita lihat, bukan tentang siapa yang salah, tapi bagaimana kita bisa bantu satu sama lain.

Tapi ayo, kita fokus pada hal lain ya, seperti semester ini. Aku rasa banyak hal yang masih perlu diperbaiki di sekolah. Misalnya, kualitas kelas online yang kurang optimal. Atau lagi, kurangnya kesempatan untuk ekstrakurikuler. Semoga pemerintah bisa mendengar suara kita dan melakukan perubahan. πŸ€”πŸ’»
 
Gue rasa kalau kenegaran ari Venezuela ini masih buatan Amerika, kok? Mereka ini suka membuat masalah-masalah ari negara lain dan lalu berpura-pura seperti mau bantu. Gue pikir kalau Indonesia harus jujur dengan diri sendiri, kita tidak boleh terjebak di kekerasan-kekerasan internasional yang tidak penting sama sekali.

Gue lihat kalau banyak orang Indonesia yang selalu bilang "tolong, tolong" tanpa pikir-pikir. Gue rasa ini karena kita kurang berani mengekspresikan diri sendiri dan kita terlalu peduli dengan pendapat orang lain. Kita harus jujur dengan diri sendiri bahwa kita tidak mau terlibat dalam permasalahan yang tidak penting.

Gue harap kalau pemerintah Indonesia bisa lebih bijak dalam menghadapi masalah-masalah internasional seperti ini. Kita harus fokus pada membangun ekonomi dan pendidikan kita sendiri, bukan terlalu peduli dengan permasalahan yang tidak penting. πŸ€·β€β™‚οΈ
 
kembali
Top