Indonesia siap berbangga saat memimpin Dewan HAM PBB, kini tercatat dalam sejarah sebagai Presidensi yang imparsial. Hal ini terungkapkan oleh Direktur HAM dan Migrasi Kemlu RI, Indah Nuria Savitri saat konferensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat.
Indonesia akan mengusung tema 'Presidency for All', yaitu upaya menjalankan komunikasi yang inklusif dalam berinteraksi dengan negara-negara lain. Dengan demikian, Indonesia selalu memastikan untuk menjadi imparsial, objektif, transparan, dan berkomunikasi serta berdiskusi dengan semua pemangku kepentingan di Dewan HAM.
Hal ini merupakan bukti bahwa perbaikan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia telah diakui oleh dunia internasional. Dengan dipilihnya Indonesia sebagai Presidensi, kemlu RI telah berjuang untuk mendapatkan kepercayaan ini.
Dalam posisi Kepresidenan Dewan HAM PBB, Indonesia akan dijabat oleh Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro dan akan memimpin seluruh sidang serta proses yang ada di Dewan HAM bersama dengan anggota biro lainnya.
Indonesia akan mengusung tema 'Presidency for All', yaitu upaya menjalankan komunikasi yang inklusif dalam berinteraksi dengan negara-negara lain. Dengan demikian, Indonesia selalu memastikan untuk menjadi imparsial, objektif, transparan, dan berkomunikasi serta berdiskusi dengan semua pemangku kepentingan di Dewan HAM.
Hal ini merupakan bukti bahwa perbaikan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia telah diakui oleh dunia internasional. Dengan dipilihnya Indonesia sebagai Presidensi, kemlu RI telah berjuang untuk mendapatkan kepercayaan ini.
Dalam posisi Kepresidenan Dewan HAM PBB, Indonesia akan dijabat oleh Duta Besar Sidharto Reza Suryodipuro dan akan memimpin seluruh sidang serta proses yang ada di Dewan HAM bersama dengan anggota biro lainnya.