Kemenkes Ajukan Rp500 Miliar untuk Revitalisasi Faskes di Sumatra

Pemerintah meluncurkan program revitalisasi fasilitas kesehatan (faskes) di Sumatra dengan anggaran Rp500 miliar. Menurut Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi, dana tersebut akan difokuskan pada tahap ketiga pemulihan, yaitu penggantian perangkat yang rusak seperti CT Scan, MRI, dan Cath lab di 87 rumah sakit serta 867 puskesmas yang terdampak bencana.

"CT Scan, apa MRI, itu mahal-mahal semua, Cath Lab. Itu kan juga miliaran. Nah itu sekarang kita lagi kirim teknisinya untuk lihat. Mana saja yang rusak bisa diperbaiki, mana yang harus diganti," kata Budi di konferensi pers.

Pemerintah telah mengajukan anggaran penanganan bencana yang mencapai lebih dari Rp50 miliar, dengan anggaran gabungan dari Kemenkes, BNPB, dan donasi swasta. Selain itu, dana juga dialokasikan untuk insentif tenaga kesehatan terdampak, seperti pembangunan ulang rumah rusak berat.

Diperkirakan 87 rumah sakit di Sumatra terdampak bencana, dengan 9 dari totalnya sempat berhenti beroperasi. Puskesmas yang terdampak juga banyak, dengan 152 puskesmas yang berhenti beroperasi pada 1 Desember 2025.

Menurut Budi, Kemenkes akan menggencarkan imunisasi khusus campak sejak Senin (5/1) di beberapa lokasi terdampak bencana untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
 
Gue pikir kalau pemerintah itu nggak perlu begitu lama-begitu untuk mengatasi masalah ini, kira-kira harusnya gue bisa terlibat langsung ya... Mungkin bisa berdiskusi sama temen-temen di forum online kita, kita bisa ngebawa ide yang lebih baik banget! Misalnya, gue rasa lebih baik jangan cuma fokus pada penggantian perangkat saja, tapi juga harus mempertimbangkan kualitas layanan kesehatan yang sudah ada, bukan? Kita harus ngobrol tentang itu.
 
Program revitalisasi faskes Sumatra itu gampang dipahami, tapi kayaknya ada prioritas yang salah. Menteri Kesehatan itu nanya aja tentang teknis perbaikan CT Scan, MRI, Cath Lab, tapi siapa yang bilang dana Rp500 miliar cukup? Gak ada rasa jelas tentang bagaimana dana itu digunakan. Udah terdampak bencana 5 tahun ini, tapi masih banyak lagi yang membutuhkan perbaikan. Aku harap program ini bisa berjalan dengan baik dan benar-benar membantu faskes di Sumatra. 🤞
 
Gue pikir 500 miliar itu kalau gue harus memutarnya, mau dibagi-bagian ke mana aja. Gue harap fasilitas kesehatan di Sumatra bisa segera kembali normal, terutama karena ada yang sudah mengalami henti beroperasi. Gue sendiri pernah bekerja sama dengan temen-temen di rumah sakit, dan kita semua tahu betapa pentingnya fasilitas kesehatan itu. Saya khawatir banyak lagi yang masih tidak terjangkau, seperti di daerah pedesaan. Tapi gue juga berharap pemerintah bisa mengerjakan proyek ini dengan cepat dan efektif.
 
Aku ragu-ragu banget dengan program revitalisasi fasilitas kesehatan itu... Rp500 miliar juga mahal kok, tapi kalau mau digunakan efisien, gampang-bawah bisa ganti perangkat yang rusak, bukan perlu membeli baru. Dan siapa tahu, teknologi sendiri yang rusak bisa dihasilkan dengan biaya lebih rendah. Aku masih ragu juga kalau dana itu nanti bakal digunakan efektif...
 
aku rasa nggak salah kalau pemerintah memutuskan untuk mengalokasikan dana yang besar buat revitalisasi fasilitas kesehatan di sumatra, terutama karena bencana itu seru banget dan banyak korban 🤕. tapi aku juga pernah liat pas aku sedang ngobrol sama temen dengan kasusnya rumah sakit di pulau laut ngeceh, bule-bule juga mau membantu denggak kena masuk biaya apa aja 🤑. sepertinya pemerintah sudah memperhatikan hal itu dan memberi pelatihan yang tepat pas penggantian perangkat2. tapi aku masih ragu kenapa ada yang harus diganti dan mana yang bisa dipulih, mungkin ada kalanya teknisnya jadi masalah lagi 🤔.
 
Mudah-mudahan program revitalisasi fasilitas kesehatan di Sumatra bisa berjalan lancar dan membantu banyak orang yang terdampak bencana. Semoga teknologi yang dibawa juga bisa membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah-daerah tersebut. Jangan lupa, pemerintah sudah menyiapkan dana untuk insentif tenaga kesehatan dan pembangunan ulang rumah rusak berat, jadi kalau kita semua bisa bekerja sama, maka banyak orang yang terdampak akan bisa mendapatkan bantuan yang cukup. 🤞
 
Sekarang ini Indonesia harus jaga kesehatannya 🤒💉. Pemerintah juga memang harus nambah dana kesehatan, tapi giliran kita juga harus berkontribusi 💸👥. Kita bisa mulai dari memberi donasi ke puskesmas yang terdampak bencana atau berbagi informasi tentang cara pencegahan penyakit 🤝. Semoga program ini bisa membantu kesehatan masyarakat Sumatra semakin baik 💪 dan kita semua bisa merasakan kenyamanan saat mengunjungi fasilitas kesehatan ✨.
 
aku pikir itu baik-baik aja deh, pemerintah udah punya rencana yang matang, tapi aku masih ragu-naga nih, siapa yang ngawasa dana itu? harus diinvestigasi terlebih dahulu apakah benar-benar diperlukan atau bisa ditegan. karena aku juga lihat daftar 87 rumah sakit yang terdampak, itu bisa berarti ada rumah sakit lain di luar Sumatra yang tidak ada nih? dan apa dengan penggantian perangkat seperti CT Scan, MRI, Cath Lab? itu bukan kebutuhan utama banget, tapi aku juga pikir itu penting untuk diperbarui, kalau gini pemerintah udah punya rencana yang matang, tapi aku masih ragu. 🤔
 
Gue pikir ini sangat penting banget, program revitalisasi fasilitas kesehatan itu 🤝. Anggaran Rp500 miliar gak cuma sekedar anggaran, tapi ini juga peluang bagus untuk meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit dan puskesmas terdampak bencana. Menurutku, ini harus dilakukan sejak awal, jadi gue senang pemerintah mulai meluncurnya 🎉. Ada yang gacor nggak? Jika dana tersebut digunakan dengan efektif, maka ini bisa mengubah perbedaan besar dalam layanan kesehatan di daerah terdampak bencana. Tapi, kita harus liat juga bagaimana pelaksanaannya, ada yang lancar atau masih banyak masalah 🤔.
 
Gak percaya aja kalau pemerintah bisa bikin program revitalisasi fasilitas kesehatan dengan anggaran Rp500 miliar! Nah, itu lumayan banget. Tapi, kalau memang diperlukan, kita harusnya juga siap memberikan teknologi yang sudah ada kepada rumah sakit dan puskesmas di Sumatra yang terdampak bencana. CT Scan, MRI, Cath Lab, itu kan mahal-mahal semua, tapi jangan sampai kita biarkan korban bencana tidak mendapatkan perawatan yang tepat.

Aku rasa pemerintah juga harus memperhatikan insentif untuk tenaga kesehatan yang terdampak, seperti pembangunan ulang rumah rusak berat. Karena, kalau kita jangan memberi dukungan, pasti mereka tidak akan mau terus bekerja di tempat yang sudah rusak.

Dan, aku rasa program imunisasi khusus campak itu juga baik-baik saja. Kita harus siap untuk mencegah penyebaran penyakit menular di daerah-daerah yang terdampak bencana. Nah, kalau kita bisa memberikan perawatan dan perlindungan yang tepat, maka kita bisa membantu korban bencana untuk pulih dari trauma tersebut 😊
 
ini program revitalisasi faskes sumatera itu nggak cuma bagian kecil aja, apa sih 500 miliar rupiah itu? kalau dihitung aja, itu sekitar Rp13.000 per capita Indonesia, tapi kalau dibagi dengan jumlah penduduk Sumatera, itu malah jadi sekitar Rp2000 per orang. kayaknya itu lebih mahal dari pembangunan rumah baru, dan aku nggak percaya kalau faskes yang rusak itu bisa diperbaiki aja, harus ganti gantian dengan teknologi yang lebih canggih, tapi ini nanya sih
 
Wahhh, Rp500 miliar itu mahal banget untuk faskes, tapi aku paham kalau krisis ini memang serius, apa lagi kalau ada yang mati atau luka parah. Nah, gampang aja mau dipecah-pecah, tapi kita harus punya plan yang baik, dan dana tersebut sebaiknya digunakan dengan bijak. Aku harap itu semua bisa berjalan lancar, jadi kita tidak perlu lagi menghadapi situasi yang memalukan seperti ini.

Dan, wohhh, imunisasi khusus campak? Itu bagus banget! Kalau kita nggak cepat mencegah penyebaran penyakit, maka semuanya akan berantakan. Aku harap Menteri Budi Gunadi punya rencana yang baik untuk mengantisipasi situasi ini dan segera memberikan solusi yang efektif bagi rakyat di Sumatra.
 
kembali
Top