"Kemenhaj dan Bulog Siapkan Pasokan Beras Nasional untuk Jemaah Haji"
Dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dalam penyelenggaraan ibadah haji, Kementerian Haj (Kemenhaj) RI telah mengatur langkah konkret. Saat ini, harga beras menjadi faktor utama yang membatasi penggunaan beras lokal sebagai alternatif untuk konsumsi jemaah haji.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj, Jaenal Effendi, menyatakan bahwa pemanfaatan beras produksi dalam negeri sekarang menjadi prioritas utama untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji nasional. "Pemenuhan konsumsi jemaah haji tidak dapat dilakukan secara parsial," kata Jaenal.
Bulog dan Kementerian Pertanian telah berjanji akan menyiapkan pasokan beras sesuai standar kualitas yang ditetapkan, termasuk beras premium dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen. Sementara itu, Kementerian Pertanian akan memberikan dukungan dari sisi regulasi guna memperlancar proses ekspor beras.
Kondisi swasembada beras saat ini merupakan momentum emas untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Dengan perencanaan yang dimulai sejak dini, Ditjen PE2HU optimis bahwa pada musim haji mendatang, jemaah haji Indonesia dapat menikmati nasi dari beras produksi petani Indonesia sendiri.
Dalam upaya mewujudkan kemandirian pangan dalam penyelenggaraan ibadah haji, Kementerian Haj (Kemenhaj) RI telah mengatur langkah konkret. Saat ini, harga beras menjadi faktor utama yang membatasi penggunaan beras lokal sebagai alternatif untuk konsumsi jemaah haji.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kemenhaj, Jaenal Effendi, menyatakan bahwa pemanfaatan beras produksi dalam negeri sekarang menjadi prioritas utama untuk memperkuat ekosistem ekonomi haji nasional. "Pemenuhan konsumsi jemaah haji tidak dapat dilakukan secara parsial," kata Jaenal.
Bulog dan Kementerian Pertanian telah berjanji akan menyiapkan pasokan beras sesuai standar kualitas yang ditetapkan, termasuk beras premium dengan tingkat pecahan maksimal 5 persen. Sementara itu, Kementerian Pertanian akan memberikan dukungan dari sisi regulasi guna memperlancar proses ekspor beras.
Kondisi swasembada beras saat ini merupakan momentum emas untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional. Dengan perencanaan yang dimulai sejak dini, Ditjen PE2HU optimis bahwa pada musim haji mendatang, jemaah haji Indonesia dapat menikmati nasi dari beras produksi petani Indonesia sendiri.