Kemendikdasmen Beri Santunan ke Korban Insiden Mobil MBG Tabrak Siswa di Jakut

Pemerintah menyetujui pengurangan biaya perawatan korban, korban tidak akan membayar 1/3 dari biayanya. Perkenakan masing-masing Rp5 juta untuk korban yang mengalami luka serius dan Rp2,5 juta untuk korban yang mengalami luka ringan. "Kami menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kecelakaan ini," kata Gogot.
 
Makasih kaya pemerintah udah menyetujui pengurangan biaya perawatan korban ya, tapi siapa tahu biayanya masih cukup mahal kan? Mereka harus sudah punya kemampuan untuk membayar 1/3 dari biayanya aja. Rp5 juta untuk korban luka serius itu cukup mahal banget, siapa yang bisa bayangkan? Misalnya aku terjatuh dan harus dioperasi, aku akan kehilangan uang untuk dibeli makan siang seminggu aja! 😱 Mending gawa perawatan korban yang sudah ada aja. Dan Rp2,5 juta untuk korban luka ringan itu masih banyak juga kan? Apakah korban bisa membayar biaya lainnya seperti biaya pindah tempat tinggal atau biaya kuliah jika mau belajar profesi medis?
 
Makasihkan kan pemerintah sudah menyetujui hal ini 🙏, sekarang korban bisa fokus untuk sembuh ya... biaya yang harus dibayar cuma Rp5 juta dan Rp2,5 juta saja, itu relatif murah loh. Tapi gue rasa penting juga untuk ada biaya tambahan lagi, seperti biaya medis yang cukup mahal, atau biaya transportasi yang memang banyak. Gak usaha sama-sama kan? tapi ini adalah langkah yang baik, kita harus berharap semua korban bisa sehat dan tidak ada kerugian lagi 🤗💕
 
Gak bisa dulu nih... biaya perawatan korban semakin mahal, tapi pemerintah masih mau menurunkan biaya. 1/3 gak mau dibayar lagi? Korban sudah banyak kehilangan nyawa, sekarang harus diharapkan mau membayar lebih? Apa kalau korban tidak bisa membayar? Apakah harus jadi begitu? Sama-sama kan kalau korban yang luka serius perlu uang tambahan Rp5 juta dan yang luka ringan Rp2,5 juta. Tapi sekarang korban masih banyak yang takut tidak ada uang untuk perawatan yang memadai. Mungkin kalau pemerintah mau lebih berhemat, nanti korban juga akan berhemat ya?
 
Ini aja masuk akal deh kan? Mereka bikin pengurangan biaya perawatan korban, tapi tetep bikin korban bayar 1/3 biayanya saja... gimana rasanya kalau kita pakai uang sendiri dan tidak ada yang bisa membantu?
Meningkatkan dana bantuan krusial korban (Rp5 juta) kayak gini masuk akal, tapi untuk korban ringan aja Rp2,5 juta... aku pikir kurang juga, kalau tidak semua orang yang terkena kecelakaan bisa mendapatkan pengurangan biaya perawatan yang sama.
 
Makasih diberi kesempatan nulis tentang hal ini... aku rasa pemerintah already berusaha keras banget, tapi mungkin ada yang masih bisa disesuaikan lagi. Aku pikir Rp5 juta untuk korban luka serius dan Rp2,5 juta untuk korban luka ringan sudah relatif wajar, tapi aku rasa biaya perawatan korban seharusnya lebih ditekankan agar tidak ada yang terus menerus mengalami masalah keuangan. Aku tahu pemerintah already berusaha menyelesaikan masalah ini, tapi aku rasa ada yang bisa dilakukan lagi untuk memastikan korban mendapatkan bantuan yang sebenarnya mereka butuhkan... 🤔💸
 
Gue penasaran siapa sih Gogot apa? 🤔 Tapi akiya apa ya kabarannya, pemerintah mau menyetujui pengurangan biaya perawatan korban itu, tapi 1/3 lagi harus dibayar korban sendiri. Wah kan gak adem, nanti kalau ada kesalahan kesalahan nanti siapa yang harus membayar? 🤦‍♂️ Mungkin karena ada masalah logistik atau apa sih? Gue rasa biaya perawatan korban tidak boleh terlalu mahal kan? Rp5 juta untuk luka serius itu masih terlalu mahal, gue pikir lebih baik biarkan biaya tersebut tetap seperti sekarang. Dan Rp2,5 juta untuk luka ringan itu juga sudah agak rendah. Gue rasa pemerintah harus konsultasi dulu dengan aparat kecelakaan dan ahli-ahli lainnya supaya bisa membuat aturan yang lebih baik ini.
 
Aku pikir biaya perawatan korban harus lebih mahal lagi, tapi kemudian aku rasa kalau mau terlalu mahal kan bikin pejabat jadi kurang suka membantu. Sekarang aja Rp5 juta untuk luka serius itu juga belum enough ya, kalau korban harus pulih total bihunah, apa lagi? Tapi kalau mau perhatikan giliran korban yang luka ringan kan di Rp2,5 juta itu juga kurang. Aku rasa kalau ada biaya perawatan yang konsisten sih aja akan lebih baik dari ini.
 
Mau apa sih? Mereka menyetujui pengurangan biaya perawatan korban, tapi bagaimana asal uang itu? Mereka tahu korban tidak mampu membayar 1/3 dari biayanya, jadi kenapa harus berat-biaya lagi 2/3?

Maksudnya apa, mau korban yang mengalami luka serius Rp5 juta dan yang ringan Rp2,5 juta? Sepertinya masih ada yang tidak jelas. Mereka nanti punya alasan mana sih? Apakah karena korban yang mengalami luka serius itu lebih berat lagi?

Mengenai pernyataan Gogot, dia hanya bercanda aja, kan? Dia tidak bilang apa-apa yang asli. Mungkin ada yang lain yang benar-benar peduli dengan insiden ini, tapi Gogot sih...
 
Maaf sih, tapi pengurangan biaya perawatan korban ngerasa tidak adil banget. Kenapa korban yang mengalami luka serius harus membayar Rp5 juta, tapi korban ringan hanya Rp2,5 juta? Itu beda basa dengan apa? Korban yang mengalami luka serius pasti lebih parah dan memerlukan perawatan yang lebih banyak. Maksudnya, biaya perawatannya ngerasa lebih mahal karena harus diobati lebih lama. Nah, jika pemerintah tetap menetapkan biaya yang sama untuk korban ringan dan serius, itu ngerasa tidak adil juga. Tapi, jadi apa? Biaya pengurangan masih Rp1/3 dari biaya sebenarnya, bukan? Maksudnya, korban masih harus membayar 2/3 dari biaya sebenarnya... 🤔
 
kembali
Top