Kemendagri Tangani 737 Aduan Masyarakat Kepala Daerah
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengungkapkan bahwa kementerianya telah menerima sebanyak 737 aduan dari masyarakat terkait masalah kepala daerah selama tahun 2025. Menurut Bima, mayoritas aduan tersebut merupakan kasus yang viral dan menimbulkan protes besar-besaran di kalangan masyarakat.
Bima menyebutkan beberapa contoh aduan yang disebutkan tersebut, termasuk Bupati Indramayu yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin. Menurutnya, ini adalah salah satu kasus yang viral dan menimbulkan protes dari masyarakat.
Selain itu, ada juga aduan terkait dengan Bupati Pati yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Rencana tersebut berujung menciptakan aksi protes besar-besaran di Pati, yang menuntut pemakzulan Bupati Sudewo.
Kemudian, ada juga aduan terkait dengan Wali Kota Prabumulih yang memecat kepala sekolah tanpa melalui prosedur yang benar. Menurut Bima, ini adalah salah satu contoh kasus yang viral dan menimbulkan protes dari masyarakat.
Bima menekankan bahwa 737 aduan tersebut merupakan bagian dari kasus-kasus yang viral di kalangan masyarakat dan memerlukan perhatian dari pemerintah.
JAKARTA - Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, mengungkapkan bahwa kementerianya telah menerima sebanyak 737 aduan dari masyarakat terkait masalah kepala daerah selama tahun 2025. Menurut Bima, mayoritas aduan tersebut merupakan kasus yang viral dan menimbulkan protes besar-besaran di kalangan masyarakat.
Bima menyebutkan beberapa contoh aduan yang disebutkan tersebut, termasuk Bupati Indramayu yang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin. Menurutnya, ini adalah salah satu kasus yang viral dan menimbulkan protes dari masyarakat.
Selain itu, ada juga aduan terkait dengan Bupati Pati yang menaikkan tarif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen. Rencana tersebut berujung menciptakan aksi protes besar-besaran di Pati, yang menuntut pemakzulan Bupati Sudewo.
Kemudian, ada juga aduan terkait dengan Wali Kota Prabumulih yang memecat kepala sekolah tanpa melalui prosedur yang benar. Menurut Bima, ini adalah salah satu contoh kasus yang viral dan menimbulkan protes dari masyarakat.
Bima menekankan bahwa 737 aduan tersebut merupakan bagian dari kasus-kasus yang viral di kalangan masyarakat dan memerlukan perhatian dari pemerintah.