Kemendagri Minta Pemda Antisipasi Lonjakan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan

Bulai, Pemda Harus Siap Membatasi Harga Bahan Pokok Saat Ramadhan

Mantan Sekjen Kementerian Dalam Negeri (Kemenag) Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah untuk sangat memantau dan mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok sebelum bulan suci Ramadhan tiba. Ia mendorong agar daerah mengatur kembali stok bahan-bahan tersebut supaya tidak terjadi lonjakan harga saat bulan suci tersebut.

Ia meminta pemerintah daerah untuk melakukan koordinasi dengan para petani dan pengeksportir untuk meningkatkan efisiensi dan menghindari perubahan harga yang tidak stabil. Ia juga menekankan agar daerah harus terus memantau kebijakan harga bahan makanan pokok saat Ramadhan.

Sementara itu, di antaranya beberapa komoditas yang diprediksi akan mengalami lonjakan harga saat bulan suci tersebut. Mereka adalah minyak goreng dan bawang putih.
 
aku pikir ini wajib dilakukan oleh pemerintah daerah, jangan biarkan harga bahan makanan naik sembari kita bulan suci. kalau tidak ada kontrol, pasti siapa yang bisa untung? tohir itu benar, kita harus koordinasi dengan para petani dan pengeksportir supaya gini tidak terjadi lagi. kayaknya pemerintah daerah harus segera melakukan tindakan ini.
 
Kalo nggak diatur dengan baik, pasti aja mahal ya! Pemerintah daerah harus siap-siap dulu aja, kayaknya mau tidak mau harga bahan pokok punya efek besar pada masyarakat ramadhan. Saya harap pihak yang berwenang bisa koordinasi dengan baik sama petani dan pengeksportir, biar jangan terjadi kenaikan harga yang capek-capek. Mau tidak mau, Ramadhan ini pasti akan semakin mahal lagi, kayaknya biar siap dulu aja ๐Ÿ˜Š
 
Hmm, gue pikir ini punya akibat jang panjang sih... kalau harga bahan-bahan pokok naik terus aja di masa lalu, makanan juga pasti naik mahal. Padahal ramadhan ini kaya penting banget utk banyak orang Indonesia. Gue khawatir kalau harga makanan lagi naik, banyak yang tidak bisa makan sih...

Gue setuju dgn Tomsi Tohir, koordinasi antara petani, perusahaan, dan pemerintah daerah harus lebih serius. Kalau kembali ada skandal harga seperti di masa lalu, itu akan terus membawa dampak negatif.
 
Saya pikir ini penting banget karna banyak orang Indonesia yang tergantung pada harga bahan pokok apa lagi kalau saat Ramadhan. Saya setuju kalau pemerintah daerah harus ngatur stok bahan-bahan pokok dan koordinasi dengan petani dan pengeksportir untuk menghindari perubahan harga yang tidak stabil. Tapi, saya rasa ini juga perlu di monitorin dan dipantau karna bisa jadi ada faktor lain yang menyebabkan lonjakan harga.

Misalnya, kalau pertanian Indonesia tidak bisa meningkatkan produksi bawang putih dan minyak goreng, maka siapa yang akan menyerap beban harga naik? Saya harap pemerintah daerah bisa melakukan analisis ini dan buat rencana yang tepat untuk menghindari masalah.
 
Pemerintah daerah gini sih harusnya segera buat strategi untuk mengontrol harga bahan makanan pokok deh, terutama saat Ramadhan. Minyak goreng dan bawang putih itu kalau naik lagi bisa bikin bekal mahal banget, apalagi kalau ada yang tidak bisa terhindar dari perubahan harga. Saya harap pemerintah daerah bisa ngatur stoknya lebih baik, jadi naik atau turun harga bahan makanan pokok itu stabil saja deh.
 
Aku pikir ini kayaknya harus dilakukan oleh pemerintah, tapi aku kurang yakin kalau mereka benar-benar siap, apa lagi dengan cuaca musim kemarau yang sudah terjadi nih ๐ŸŒก๏ธ. Minyak goreng dan bawang putih itu udah mahal banget sekarang, kalau ada lonjakan harga, aku rasa banyak orang akan merasa kecewa banget ๐Ÿ‘Ž. Aku senang banget jika pemerintah daerah bisa mengatur stok bahan-bahan tersebut supaya tidak terjadi kenasaran dan harga yang naik terlalu cepat ๐Ÿ’ธ.
 
aku pikir pemerintah daerah harus benar-benar siap-siap nih! kalau tidak, aja gampang banget lonjakan harga bahan pokok saat Ramadhan. aku ingat tahun lalu, harga bawang putih nggak bisa dijangkau sama sekali di beberapa tempat. jadi, harusnya pemerintah daerah siap-siap dan koordinasi dengan para petani dan pengeksportir ya!
 
Aku pikir ini wajib dilakukan oleh pemerintah daerah, soalnya saat Ramadhan banyak yang membutuhkan bahan makanan pokok tapi harga meningkat terus-menerus karenan logistik dan permintaan yang meningkat. Kalau tidak diantisipasi dari dulu, tentu aksi-aksi sembarangan punya penjual akan terjadi, bikin harga naik lebih tinggi lagi. Aku harap pemerintah daerah bisa bekerja sama dengan para petani dan pengeksportir agar tidak ada masalah nanti, dan kalau mungkin juga bisa menawarkan bantuan kepada mereka yang menderita kena harga naik terus-menerus ini
 
๐Ÿค” Harga bahan pokok kayaknya perlu diatur agar tidak naik banget pas bulan suci ๐ŸŒ•. Pemda harus siap-siap sebelum Ramadhan, ya ๐Ÿ˜…. Kalau harga minyak goreng dan bawang putih naik terlalu banyak, itu akan mempengaruhi kehidupan kita di rumah ๐Ÿ . Saya harap pemerintah daerah bisa mengatur stok bahan-bahan tersebut dengan baik ๐Ÿคž. Jangan sampai semua orang kesulitan mendapatkan bahan makanan pokok yang cukup ๐Ÿ˜ฌ. Pemda harus proaktif, bukan pasiv ๐Ÿšจ.
 
Pokoknya kalau biaya bahan makanan yang banyak konsumen nantinya, kan? Ramadhan udah pasti ramai banget, jadi biar siapa pun bisa makan aja dengan harga yang wajar, pemerintah daerah harus siap-siap dulu. Tapi apa masalahnya kalau ada lonjakan harga? Semua orang nanti aja cari komoditas lain, kan?
 
Kalau mau ngatur stok banget sih? Gampangnya bisa, tapi apa potensi buat siapa nyo? Kalau petani mau buang stok bahan-bahan pokok siapa nyo yang akan ambil? Mau buat harga naik sih? Nanti kalau harga naik, siapa yang akan lepas? Kalau pemerintah daerah mau ngatur stok, toh harus ada konsekuensi buat siapa nyo?
 
Pagi dlu ari ini kayaknya sudah mulai terdengar kebisingan tentang Ramadhan deh ๐Ÿ˜’. Siapa sih yang tidak tahu bahwa saat bulan suci ini harga bahan makanan pokok pasti naik banget! Seperti apa lagi kalau di Indonesia ๐Ÿ˜‚. Mereka bilang ada petani dan pengeksportir yang harus koordinasi, tapi siapa sih yang mau bekerja keras sebelum bulan suci tiba? ๐Ÿค”. Saya rasa lebih baik jika pemerintah daerah bisa mengatur stok bahan-bahan tersebut secara efektif, jadi harga tidak naik terlalu tinggi. Dan siapa sih yang bilang tidak ada harga naik di Ramadhan? ๐Ÿ™„. Saya curious banget apa strategi yang akan digunakan untuk mengantisipasi lonjakan harga itu! ๐Ÿค”
 
Saya pikir ini kayak banget sih... Semua pemerintah daerah nih, keren-kenan aja ngelajukan soal harga bahan pokok saat Ramadhan. Saya bayangin kalau semoga mereka bisa banget menceritakan siapa siapa yang salah dan menyebabkan lonjakan harga itu... Saya rasa di sini pemerintah daerah harus fokus banget untuk memastikan keamanan pasaran, jangan cuma ngelajukan aja tanpa ada tindakan. Mereka harus nanti kirimin kebijakan dan aturan yang jelas, sehingga semua orang bisa mengerti apa yang harus dilakukan. Dan yang paling penting, mereka harus nanti banget mendukung petani dan pengeksportir dengan cara yang adil, sehingga mereka bisa menabung uang dan tidak terlalu kesusahan saat Ramadhan tiba...
 
Luar aja gini sih.. Pemda harus kembali ke masa lalu, ya.. Kalau tidak sengaja terjadi lonjakan harga, toh ada yang salah sama-sama? ๐Ÿคฃ Puluhan tahun ini masih belum berhasil membuat stok bahan makanan pokok stabil. Kamu masih bisa melihat aja ibu-ibu di pasar, lagi serem. Tapi, mungkin ini dia pilihan kemenag buat ngeluarin masalah kebijakasan kalian... ๐Ÿค‘
 
Duh, gimana kalau tahun 2025 nanti kita lagi ngeliatin harga bahan pokok naik banget saat Ramadhan? Aku pikir ini gila! Pemerintah daerah harus lebih berani, harus lebih bijak. Jangan biarkan orang kaya dan korporasi saja yang mendapatkan keuntungan dari rakyat. Aku harap pemerintah bisa membuat aturan yang adil, yang tidak memungkinkan harga naik terus-menerus saat bulan suci tersebut.

Aku pikir cara yang baiknya adalah membuat stok bahan-bahan pokok tetap stabil, jadi tidak ada lagi lonjakan harga. Dan pemerintah harus koordinasikan dengan petani dan pengeksportir agar bisa meningkatkan efisiensi. Jangan biarkan harga bawang putih naik banget saat Ramadhan, itu juga belum bisa disabarkan! Aku harap pemerintah bisa buat kebijakan yang baik, jadi rakyat tidak lagi terburu-buru membeli barang dan tidak merasa capek saat bulan suci tersebut.
 
Aku pikir birokrasi kaya gini cuma membuat orang tidak punya nafsu makan selama Ramadhan, siapa yang mau kirim bawang putih ke kota-kota besar dengan harga mahal kan? Dan kalau memang ada lonjakan harga, toga kalah lagi! Aku rasa daerah harus lebih bijak banget untuk tidak memperburuk situasi ini.
 
๐Ÿ˜’ nggak percaya sih kalau harusnya pemerintah daerah lagi memantau & mengatur stok bahan-bahan pokok. gimana dulu kalau stoknya udah genk? ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ apa yang bakal dilakukan ya? mau kena stok di rumah atau? ๐Ÿ™„

dan siapa yang bilang ada koordinasi dengan petani & pengeksportir sih? kalau jadi begitu, kenapa harga bahan-bahan masih banyakin naik? ๐Ÿค‘ nggak paham sih. mungkin karena sengaja caranya tidak efektif. ๐Ÿ˜’
 
Kalau ini siapa tahu gini bisa jadi ramadan nanti kita harus beli minyak goreng dan bawang putih itu dari luar kota ya? Gampeng banget kalau stok bahan-bahan pokoknya dipantau, toh biaya makanan nanti bisa turun juga. Saya penasaran sih bagaimana caranya pemerintah daerah itu bisa mengatur stok iteh. Mungkin mereka harus serius dulu ya... ๐Ÿค‘๐Ÿš
 
Haha, jangan ngobrol tentang harga bahan pokok saat Ramadhan, aku already know mau apa sih. Tapi seriously, gini keren banget ya? Pemerintah daerah harus siap-siap dan mulai koordinasi dulu sebelum Ramadhan tiba. Minyak goreng dan bawang putih yang diharapkan naik harga, aku rasa sudah pasti mau dibeli-belah oleh orang-orang saat Ramadan. Atau mungkin gue yang salah, bisa jadi semua itu naik harga dan kita harus mulai berinvestasi ke dalam... sayur!
 
kembali
Top