Kemendagri Minta Pemda Antisipasi Kenaikan Harga Bapok Jelang Ramadan

Harga Bahan Pokok di Indonesia Naik Karena Ramadan, Apa yang Dapat Dilakukan?

Dalam rangka mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok di bulan Ramadan mendatang, Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk menjaga ketertiban di pasar. Menurutnya, daerah harus turun ke lapangan untuk mengumpulkan informasi tentang harga bahan pokok dan berkomunikasi dengan produsen dan pengeksport.

"Turun ke lapangan dan kumpulkan teman-teman pedagang itu. Komunikasikan dengan daerah penghasilnya Pak. Supaya nanti pada saat Ramadan dan Lebaran kenaikan itu tidak terlalu tinggi," kata Tomsi dalam keterangan tertulis hari ini.

Dia mengapresiasi turunnya harga sejumlah komoditas seperti telur, daging ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit. Namun, dia mewanti-wanti kenaikan harga komoditas seperti bawang putih hingga minyak goreng.

"Jika ada daerah yang mengalami kenaikan harga minyak goreng, itu perlu diintervensi dengan penambahan stok Minyakita. Sementara itu, perlu dorongan kepada Perum Bulog untuk melakukan intervensi terhadap potensi kenaikan harga beras di sejumlah daerah," kata Tomsi.

Dia juga berharap Pemda dapat belajar dari penanganan inflasi yang telah berjalan selama ini. Menurutnya, daerah harus tak lelah dalam mengendalikan angka inflasi dan melakukan kontrol pasar secara teratur.
 
Maksudnya kalau pemerintah daerah nanti lagi kenaikkan harga bahan pokok, gimana caranya kalau punya budget yang ketat? Mending biarkan pasar bebas dan orang sendiri yang memilih untuk membeli atau tidak? Kenaikan harga minyak goreng itu apa-apa beda dengan komoditas lain. Bisa jadi produsen itu sudah menaikkan harga sebelum Pemda ajak mereka turun ke lapangan 🤔
 
ini aja salah satu solusi yang bisa dilakukan, tapi nggak ada jaminan kalau pemerintah daerahnya akan mau turun ke lapangan dan ngobrol dengan pedagang. kan apa aja yang dimaksud dengan "turun ke lapangan"? kalau ini cuma untuk mengumpulkan informasi aja, kayaknya sudah cukup dengan melayat aja di website resmi pemerintah daerah.
 
Gue pikir ini keren sekali Sekretaris Jenderal Kemendagri yang bilangin pasaran di lapangan. Kalau kita lihat di TV, banyak gak daerah yang ikut ambil bagian dalam mengatur harga bahan makanan. Gue rasa ini penting banget agar tidak ada kenaikan harga yang terlalu tinggi saat Ramadan. Tapi, kita harus nanti apa kalau Pemda gak bisa mengontrol pasar? Kita harus lihat juga bagaimana penambahan stok Minyakita berdampak pada harga minyak goreng. Gue harap Pemda bisa belajar dari pengalaman lama ini dan tidak pernah kalah dalam mengendalikan inflasi 😊
 
Mungkin kalau kita tidak mau paham apa yang terjadi di lapangan, tapi di sini ada bawang putih dan minyak goreng yang makin laku gitu 😂. Aku rasa kenaikan harga itu sebenarnya tidak bisa dihindari, tapi kita harus berusaha ngatur agar tidak terlalu lama. Kita harus nanti siap-siap aja gitu!
 
Aku pikir ini sulit, ya 🤯. Pemda harus lebih cepat cari jati diri apa kenaikan harga itu bisa diatasi dengan cara apa. Dan nanti kalau gini terjadi lagi, mesti ada rencana yang jelas untuk mengatasinya. Aku rasa kalau stok Minyakita dan beras harus ditingkatkan agar tidak ada panas di pasar.
 
Aku pikir gampang banget aja ya! Pemda harus ngebawa stok bawang putih dan minyak goreng ke lapangan, nanti harga tidak naik lagi 🤣. Kalau Pemda nyambut tawar itu, toh Pemerintah Daerah yang tergantung pada mereka akan turun ke lapangan, manggil pedagang-pedagang itu dan bilang 'jangan naik harga aja, ngomong aja!' 🤪. Tapi aku rasa itu semua terlalu sederhana ya...
 
aku pikir ini penting banget, jadi kita harus bisa ngajak pemerintah daerah untuk ikuti yang dikatakan sekretaris jenderal kemendagri nih, turun ke lapangan pasaran dan hubungi produsennya, supaya nanti gampang aja mengawasi harga barang-barang penting. aku senang banget dengerin kalau telur dan daging ayam ras dijangkaukan lebih murah, tapi masih perlu diwaspadai harga bawang putih dan minyak goreng ya...
 
🤔 Masih nggak ada solusi yang optimal banget buat mengatasi kenaikan harga bahan pokok ya... Saya pikir Jenderal Tomsi Tohir saking sabar, tapi saya rasa dia nggak masuk akal nih... Kenaikan harga minyak goreng itu kayaknya udah lama banget. Sementara itu, banyak komoditas lain yang harga naikin, tapi nggak ada prioritas banget dari pemerintah daerah. Saya harap di masa depan bisa ada solusi yang lebih baik, nggak cuma "turun ke lapangan" aja... 💸📈
 
Hmm mungkin kalau gak ada turunnya harga minyak goreng banget aja nanti kenaikan biaya produksi di bidang lain aja. Minyak goreng penting banget buat industri, misalnya pariwisata atau transportasi. Jadi, gini kita perlu koordinasinya dengan pemerintah agar tidak ada kesenjangan. Tapi, aku setuju sama Tomsi, turunnya harga bahan pokok itu penting banget buat masyarakat rakyat nanti. Kalau biar kebutuhan pokok keluarga kita bisa terpenuhi aja 🤝
 
Sudah kapan aja gini? Mau ngelapari pasaran sih, tapi cuma ngerasa pas buat ngegantungin harga sendiri 🤦‍♂️. Itu karena pemerintah ga bisa ngrangkain pasar semata, kan? Tapi gimana kalau Pemda harus turun ke lapangan lagi? Ga mau ke lapangan sih, bisa jadi ada yang jujur tentang harga aja... tapi nggak ada yang mau berbagi informasi 🤫. Maka dari itu, kenaikan harga di Ramadan lagi nanti, apa salahnya? Atau mungkin ga ada solusinya.
 
Gini nih, kalau mau ngelapari di pasar Ramadan, gak boleh ngecewakan aja, kan? Saya bayangin apa yang bikin harga bahan pokok naik banget seperti ini... apakah karena banyak orang yang bingung ngerasa nanti Ramadan dan Lebaran lagi, jadi mereka mau beli lebih banyak bahan-bahan, kayaknya ada hal lain yang bikin harga naik. Tapi ayo, kalau Pemda mau turun ke lapangan, gimana caranya sih? Ngejajah pedagang atau apa?
 
Mau ngomong soal harga bahan pokok kayak nih... Pernah sangat paling kecewa kalo aku bayar 500 rupia buat satu kilo gula pasir, tapi kemarin malah 700 rupia aja! Ini bikin aku ragu kenapa harus pergi kakek aku ke pasar untuk cari bahan makanan. Kalau pemerintah dan pemda bisa mengatur harga yang lebih stabil, itulah solusinya! Yang harus diantisipasi juga adalah kenaikan harga minyak goreng, ini bikin banyak orang kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Saya berharap Pemda bisa bekerja sama dengan para produsen dan pengeksport untuk mengurangi kenaikan harga tersebut.
 
Gue rasa kalau itu nggak ada solusi yang tepat banget. Kenaikan harga bahan pokok di Ramadan sini krusial! Kalau gak dibantu, kalau-apa lagi mahalnya. Gue pikir giliran Jokowi minta Pemda turun ke lapangan, tapi nggak ada aksi yang nyata. Bisa jadi itu hanya sekedar ritual, sih.
 
Makasih ya gampang banget buat pemerintah daerah nantinya bisa ngatur harga bahan pokoknya sih. Seperti apa aja caranya? Mungkin karena masyarakat punya pengetahuan tentang cara hidup lebih hemat dan efisien, kayaknya kita harus belajar dari itu juga 🤔💡
 
omong omong, kalau nanti kenaikan harga bahan pokok naik banget, gimana caranya sih kita bisa ngelola? minta Pemda jangan hanya turun ke lapangan aja, tapi juga harus koordinasikan dengan perusahaan-perusahaan yang ngeproduksi atau ngeeksport. misalnya, jika terdapat kenaikan harga bawang putih, pasti daerah penghasilnya sih akan mengalami dampak. jadi, Pemda harus mendukung mereka agar bisa meningkatkan produksi dan menurunkan harga, bukannya hanya ngejajah. 🤑
 
kenaikannya harga bahan pokok sih cuma karena musim ramadan ya, tapi kalau gak ada konsumen yang makan nih? kira-kira pedagang itu mau turun harga juga? waduh, toh ini gini, Pemerintah Daerah harus lebih serius lagi dalam mengendalikan pasar, jangan cuma ngomong aja tapi lakukan aja.
 
Gue rasa itu salah kalau goyoin harga bahan pokok saat Ramadan bisa dikontrol, tapi apa yang bisa dibawa gue adalah keinginan untuk makan nasi goreng yang enak-benar dengan harga yang hemat 💸🍚. Maka dari itu, seharusnya pemerintah daerah pasti sudah siap menghadapi kenaikan harga bahan pokok ini, bukan lagi meminta kerja keras dari masyarakat 🙏. Dan gue juga penasaran, apa yang caranya gue bisa mendapatkan stok Minyakita yang banyak 🤔?
 
kembali
Top