Keluarga Nilai Janggal, Polda NTT Lakukan Ekshumasi Jasad Delfi Korban Kecelakaan 1 Tahun Lalu

Dua Tahun Setelah Kematian Delfi Foes, Keluarga Bawa Kasusnya ke Polda NTT

Keluarga korban kecelakaan lalu lintas 1 tahun yang lalu, Delfi Foes dan kekasihnya Lucky Sanu, telah menyerahkan permohonan kepada Ditreskrim Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk dilakukan ekshumasi jasad korban. Ekshumasi tersebut diharapkan dapat membantu menyebarkan benar informasi sebenarnya tentang kematian Delfi yang dilaporkan meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

"Kami selama ini merasa tidak percaya, karena jadi kita ingin meminta ekshumasi dan autopsi," kata Fijer Foes, ayah korban. "Jika hasilnya murni akibat kecelakaan, maka kami akan menerima, namun jika menunjukkan adanya tindak pidana seperti kekerasan hingga pembunuhan, kami akan tidak percaya lagi."

Ditreskrim Polda NTT telah mengaktifkan tim forensik RS Bhayangkara Kupang untuk melakukan ekshumasi dan autopsi. Proses ini dihadiri oleh Dr. Edwin Tambunan, dokter forensim yang memiliki pengalaman dalam hal ini.

"Autopsi berlangsung aman dan lancar, selama 1 jam tim forensik juga menghadapi pembusukan yang sudah terjadi pada jasad korban," kata Dr. Tambunan.

Keluarga Delfi Foes dan Lucky Sanu telah menyerahkan permintaan mereka untuk dilakukan ekshumasi dan autopsi sejak 2024, tapi harus melalui proses panjang sampai akhirnya didorong untuk melakukan ekshumasi jasad korban.

Imbo Tulung, kuasa hukum keluarga Foes, mengatakan bahwa mereka sangat menghargai penanganan penyidik Ditreskrim Polda NTT dalam kasus ini. "Apresiasi bagi Penyidik Ditreskrim Polda NTT yang mau menerima desakan dan permintaan kami agar makam Delfi kembali dibongkar dan jasadnya diotopsi."
 
Masing-masing orang punya hak untuk tahu apa yang sebenarnya terjadi padanya, ya? Kalau bisa dilakukan ekshumasi dan autopsi pada Delfi Foes itu akan sangat membantu keluarganya. Bisa jadi ada sesuatu yang tidak terungkapkan sebelumnya dan ini bisa memberikan klarifikasi tentang apa yang benar-benar terjadi padanya 💔 #KasusDelfiFoes #EkshumasiDanAutopsi
 
PERCAYA LAH KETEBALAN POLISI! AKHIRNYA MAKAM DELFI FOES BOLA BAWA DAPAT PENCAKUPAN. SUDAH PUNya 2 TAHUN, MASIH BELUM MENGETAHUI AKIBATNYA KECELAKAAN LALU LINTAS PADA DELFI FOES DAN LUKEY SANU. SEMOG PENYIDIK Ditreskrim Polda NTT SELALU MEMPEROLEHKAAN UNTUK MELAKUKAN EKSHUMASI JASAAD KORBAN! 😊
 
Gue pikir ada sesuatu yang tidak beres disini... Jika keluarga korban benar-benar ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi padanya, maka kenapa mereka harus menyerahkan permohonan ekshumasi dan autopsi 2 tahun setelah kematian? Gue rasa ada sesuatu yang dihalang-halangi mereka... Apakah karena ada kejahatan tertutup yang ingin dibungkus dengan penyelamatan? Atau mungkin ada sesuatu yang tidak jelas dalam kasus ini? Gue masih ragu-ragu, tapi gue yakin bahwa ada sesuatu yang tidak beres di sini... 😒
 
Sudah waktunya, pihak penyelidik itu harus serius banget. 2 tahun lalu korban sudah meninggal, tapi masih belum ada jawaban apa-apa tentang kematian Delfi Foes. Ini bukan cuma tentang ekshumasi jasad, tapi juga tentang kejujuran penyelidikan.
 
Dua tahun setelah kecelakaan lalu lintas yang membunuh Delfi Foes, keluarganya masih belum bisa menemukan kepastian tentang apa yang terjadi pada dirinya... 🤔 Kasus ini memang sangat bingung dan membuat banyak masyarakat khawatir juga... Saya berharap hasil ekshumasi dan autopsi dapat memberikan jawaban yang jelas tentang apa yang terjadi pada Delfi Foes...
 
kembali
Top