Kejagung Lelang Kapal Supertanker dengan Muatan Minyak Mentah Rp 1,1 Triliun

Kapal Supertanker Diperebut dengan Harga Tersangka Miliaran Rupiah

Dalam lelang daring yang akan dilaksanakan pada Selasa, 2 Desember 2025, Kapal Supertanker MT Arman 114 diumumkan diperebut dengan harga Rp 1,1 triliun. Kapal berbendera Iran ini pernah dirampas oleh Petugas Patroli KN Marore 322 Bakamla RI yang melihat dua kapal tanker saling menempel dan mematikan AIS. Diketahui, supertanker itu membawa muatan minyak mentah atau light crude oil (LCO) sebanyak 272.569 metrik ton atau senilai Rp 4,6 triliun.

Kapal tersebut dirampas terkait kasus kapal supertanker MT Arman 114 berbendera Iran di Laut Natuna Utara. Nakhoda kapal ini juga dijatuhi hukuman denda Rp 5 miliar. Sebelumnya, Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani menjelaskan kasus ini bermula dari hasil patroli Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Selain itu, Kejagung RI akan menggunakan uang hasil lelang untuk pengembalian kerugian negara. Kapal supertanker MT Arman 114 berbendera Iran ini diumumkan diakses melalui laman https://lelang.go.id. Peserta lelang harus memiliki akun yang telah terverifikasi di website tersebut dan memenuhi sejumlah persyaratan khusus.
 
🚨 Kapan aja ada kapal supertanker ini bisa diperlajari sih, lama-knya berpatroli di laut... tapi nggak kalah pentingnya kasus ini. Gue pikir keberadaan bakamla itu penting banget, kalau tidak mereka kayaknya gak akan ketahuan kasus kapal ini. Akan tetapi, nanti apa aja dengan uang dari lelang? Aku khawatir uang itu justru akan digunakan untuk hal yang nggak penting, bukannya untuk kepentingan masyarakat di Indonesia... 😕
 
Duhhh, kayaknya itu kapal supertanker yang paling berharga pernah ada di Indonesia kan? Maksudnya, 1 triliun rupiah untuk satu kapal punya muatan minyak mentah senilai 4,6 triliun! Itu gampang banget buat negara kita kehilangan uang. Saya rasa pemerintah harus lebih hati-hati lagi dalam mengelola hukum laut agar tidak ada yang kembali seperti ini.
 
Gue pikir ini semua terjadi karena kita tidak bisa berpikir jauh ke depan. Kalau gini kapal itu diperebut dengan harga milyaran, apa artinya? Hanya sebuah nominalisasi yang membuat kita tertawa, tapi di baliknya ada konsekuensi yang sebenarnya. Konsekuensi dari ketidakstabilan sistem dan ketidakpuasan orang-orang yang bekerja di bidang penegakan hukum.

Kalau gue harus bilang, ini semua terjadi karena kita masih belum bisa mengatasi kesenjangan antara kekayaan dan kemiskinan. Kapal itu berisi muatan minyak yang bernilai triliunan, tapi siapa tahu apa keadaannya di dalam kapal itu? Apakah ada orang yang sedang mencari cara untuk melarikan diri dari kesulitan hidup? Apakah ada orang yang merasa bahwa ini adalah satu-satunya jalan keluar?

Itu yang membuat gue sadar, kita harus berpikir lebih dalam tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik kabar-kabar tersebut. Kita tidak hanya bisa menonton dan tertawa, tapi juga harus berani untuk mempertanyakan apakah ini adalah cara terbaik untuk menghadapi masalah kita sendiri 😐
 
Udah paham nih, kalau mau diperebut harganya waduh triliunan rupiah! Kalau benar-benar dibutuhkan buat pengembalian kerugian negara, aku setuju aja. Tapi, sebenarnya ada yang curiga siapa yang benar-benar memperoleh kapal itu? Belum tentu si kejagung punya jawaban apa kalau ternyata ada konflik antara lelang online dan lelang offline. Dan siapa nanti yang bakal menang dan siapa yang kalah? Aku jujur tidak paham. Mungkin perlu diawasi lebih ketat agar semua benar-benar adil. 🤔
 
Kapal supertanker itu sih kayaknya jadi milik negara kan? Makasih ke Bakamla yang berhasil rampas kapal itu 🙏. Saya pikir lelang online ini juga bagus sekali, nggak perlu ributan di laut 😂. Kalau uang hasil lelang digunakan untuk pengembalian kerugian negara, itu kayaknya sangat baik buat PT PN Batuaji atau apa aja nama kalau saya salah? 🤑
 
Wah, ngebawa siapa sih yang mau beli kapal supertanker itu? Harga Rp 1,1 triliun itu bikin capek kan? Nanti kayaknya uang itu punya tujuan yang lebih baik lagi, misalnya untuk pengembalian kerugian negara ya...
 
Ggak paham siapa yah yang mau menebak harganya. Rp 1 triliun kayaknya terlalu mahal deh, kayaknya ada yang bisa beli dengan harga lebih murah? Gw rasa penasaran banget siapa yang ikut lelang dan bagaimana prosesnya. Apakah di sana ada uang tunai atau hanya transfer ke rekening bank? Lelang online ini kayaknya nggak bisa dilakukan oleh siapa saja, harus punya akun yang terverifikasi ya...
 
Aku rasa kayak gak bisa dipercaya kalau gini terjadi... siapa yang tahu kapal itu benar-benar perlu diambil alih oleh negara? Aku pikir lebih baik biayanya dimanfaatkan untuk keperluan lain, seperti membantu pariwisata atau pengembangan daerah. Tapi aku juga ngetikin kalau gini terjadi, kayaknya negara kita harus bisa menjaga keamanan dan keuangan dari kapal-kapal yang mengangkut minyak... 🚢💰
 
Maksudnya siapa pun bisa jadi penerima lelang ini, tapi perlu ngecek dahulu informasi yang benar dari sumber yang dipercayai ya 🤔. Masih banyak spekulasi yang beredar tentang keadaan kapal itu sebelumnya, tapi sekarang kayaknya kapan saja kita bisa lihat siapa saja yang menjadi penerima lelang ini 💸.
 
Maksudnya kapal itu kayak apa sih? Seperti kayak mobil2an yang jatuh ke laut... tapi kayak gila sih... kenapa perlu uang miliaran rupiah untuk beli kapal supertanker? dijamin aja ada yang bisa tahu sih... saya nanya orang tua saya, tapi dia bilang sih kayaknya itu nggak penting... tapi saya masih penasaran banget sih...
 
Harga itu wajar banget, siapa naksir uang? Kenapa gak mereka bisa cari nafkah lainnya di luar cara itu? Saya pikir lebih baik jika kapal ini dibawa pulang ke Indonesia dan dimanfaatkan oleh negara, jadi rakyat Indonesia bisa menikmati hasil panen dari laut sendiri.
 
Gimana kalau nanti kapal itu naik alam? Sih dianggap benda milik negara, tapi dijual seperti barang sampingan. Rupiah miliaran itu bisa jadi uang hasil lelang yang bisa digunakan untuk hal baik, bukan hanya biaya pengawasan dan perawatan kapal.
 
heya bro 🤝, apa kabar? kalau kayaknya kapal supertanker MT Arman 114 ini terus-terus diperebut karena uangnya sangat banyak banget, Rp 1,1 triliun! tapi, apa yang bikin aku kaget adalah kalau nakhoda kapal itu dijatuhi hukuman denda sebesar Rp 5 miliar, itu bih-bihaan gak masuk akal deh 😂. dan kalau negara bisa menggunakan uang hasil lelang itu untuk pengembalian kerugian negara, itu sangat bagus bro, sepertinya kita sudah bisa melihat manfaat dari kasus ini 🤑.
 
Wah, apa sih sih kalau kapal itu diperebut dengan harga Rp 1 triliun? Semua orang penasaran apa latar belakangnya. Kalau ini benar-benar masih terkait kasus yang pernah terjadi di Laut Natuna Utara tahun lalu, itu bukan mainan-mainan lagi. Harga yang ditawarkan itu lumayan banget, jadi saya rasa negara RI harus pastikan bahwa kapal itu akan segera dibawa pulang dan tidak akan ada yang menggencar-gencarkannya lagi. Saya juga penasaran siapa nanti yang akan membelinya dan bagaimana caranya kapal ini akan dioperasikannya.
 
wahhh, gue rasa ini kayaknya salah tempat untuk memindahkan kapal itu... siapa tahu kalau nanti kapal itu jadi bongkaran di pelabuhan Surabaya aja, tidak masuk ke laut lagi 😂. tapi aku rasa perlu juga diperhatikan aspek lingkungan, karena itu muatan minyak mentah itulah yang bikin polusi, apalagi kalau dijual ke negara lain dan digunakan lagi... mungkin ini kalau lelangnya selesai harus ada pembayaran dana pengurangan dampak lingkungan, biar kalau nanti kapal itu tidak membuat masalah lagi 🤔.
 
Gue rasa gini kayak kapal-kapal supertanker itu kayak orang biasa, kalau jadi kejahatan aja gak ada gunanya lelangnya. Siapa yang tahu si kapal Arman 114 mau diperjual belikan dengan harga Rp 1 triliun? Nanti nanti kalau uang itu dibawa oleh pemerintah, tapi buat siapa sih? Kalau dijarah sih ke negara lain, maka jangan heran jika gue tidak sabar.
 
gak percaya kan, kapal supertanker bisa diperebut dengan harga rupiah jutaan! aku pikir lebih penting buat negara daripada biaya lelang itu. kalau gini dijarah rakyat untuk kepentingan kapal-kapal besar itu. tapi aku tahu uang hasil lelang itu akan digunakan untuk pengembalian kerugian negara, jadi sisa ini bisa dikorBanki untuk hal-hal positif seperti pendidikan dan infrastruktur sekolah kami
 
Harga Rp 1,1 triliun itu mungkin sengaja diatur begitu nih, kalau benar-benar mau dibeli dengan harga tersebut pasti siapa yang mau? Belum lagi ada kasus pelampasan kapal ini, siapa bilang sejarah yang salah sih? Mungkin karena perusahaan yang berwenang tidak bisa mengumpulkan uang dari korupsi dan dugaan. Uang hasil lelang itu nanti kapan aja akan dikembalikan ke negara? Belum ada jaminan bahwa uang tersebut tidak jadi digunakan untuk konflik lain atau kepentingan tertentu juga.
 
Gue pikir siapa tau aja, lelang ini sengaja dilepaskan untuk menyelesaikan kerugian negara. Kalau benar-benar mau mampu, gak perlu lama-lama diumumkan seperti ini, kira-kira ada orang lagi yang akan tergoda untuk membeli kapal itu aja 😏. Dan siapa tau, uang hasil lelang ini digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak wajib, bukan untuk membantu masyarakat 🤔. Gue juga penasaran, apa benarnya kapal itu dibawa muatan minyak mentah atau light crude oil sebanyak 272.569 metrik ton? Apakah itu benar-benar jelas? Gue ingin melihat dokumen-dokumen yang ada di balik lelang ini 📚.
 
kembali
Top