Pneumonia, penyakit yang disebabkan oleh bakteri atau virus, adalah penyebab utama kematian akibat penyakit infeksius di dunia. Di Indonesia, tren kasus pneumonia terus meningkat sejak 2020. Menurut data terakhir di 2024, ada sebanyak 857.483 kasus pneumonia di Indonesia, didominasi oleh kelompok usia balita.
Kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat meningkatkan risiko pneumonia karena bakteri dari mulut bisa terhirup ke paru-paru. Oleh karena itu, cuci tangan dan sikat gigi adalah cara efektif mencegah pneumonia. Keduanya mengurangi jumlah bakteri penyebab infeksi pernapasan dan sangat penting untuk kesehatan sistemik.
Namun, banyak anak di Indonesia yang tidak melakukan kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Hal ini bisa menjadi pemicu munculnya penyakit-penyakit lainnya, seperti pneumonia atau diare. Dr. Armelia Sari, dokter gigi dari Universitas Trisakti, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai langkah preventif mencegah penyakit pneumonia dengan sadar kebersihan tangan serta mulut dan gigi.
Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan vaksinasi pneumokok sebagai salah satu intervensi paling efektif untuk menurunkan angka kesakitan, rawat inap, hingga kematian akibat penyakit pneumonia.
Kebersihan gigi dan mulut yang buruk dapat meningkatkan risiko pneumonia karena bakteri dari mulut bisa terhirup ke paru-paru. Oleh karena itu, cuci tangan dan sikat gigi adalah cara efektif mencegah pneumonia. Keduanya mengurangi jumlah bakteri penyebab infeksi pernapasan dan sangat penting untuk kesehatan sistemik.
Namun, banyak anak di Indonesia yang tidak melakukan kebersihan gigi dan mulut dengan baik. Hal ini bisa menjadi pemicu munculnya penyakit-penyakit lainnya, seperti pneumonia atau diare. Dr. Armelia Sari, dokter gigi dari Universitas Trisakti, mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai langkah preventif mencegah penyakit pneumonia dengan sadar kebersihan tangan serta mulut dan gigi.
Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga merekomendasikan vaksinasi pneumokok sebagai salah satu intervensi paling efektif untuk menurunkan angka kesakitan, rawat inap, hingga kematian akibat penyakit pneumonia.