Kasat Lantas Polresta Sleman Resmi Dicopot Imbas Kasus Hogi Minaya

Kapten Kasat Lantas Polresta Sleman Ajun Komisaris Mulyanto resmi dicopot dari jabatannya akibat kasus Hogi Minaya. Penyerahan jabatan ini dilakukan secara resmi kepada AKP Arfita Dewi, di bawah pimpinan Plh Kapolresta Sleman, Kombes Pol Roedy Yoelianto.

Kasus Hogi memang menjadi salah satu kecelakaan yang paling menarik perhatian masyarakat dan pers. Hogi Minaya sempat jadi tersangka karena membela istrinya dari penjajahan. Namun, setelah beberapa kali mendapat sorotan luas, Polresta Sleman akhirnya dihentikan usai mendapat keputusan dari Komisi III.

Mulyanto sendiri diberhentikan sebagai Kasat Lantas Polresta Sleman berdasarkan hasil Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) dari Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda DIY. Penonaktifan ini dimaksudkan untuk mempermudah pengawasan internal.

Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, mengatakan bahwa Mulyanto dan Edy Setianto Erning Wibowo diberhentikan sebagai Kapolresta Sleman dan Kasat Lantas Polresta Sleman masing-masing karena lemahnya pengawasan dalam penanganan kasus Hogi.

Kasus Hogi memang menjadi salah satu kecelakaan yang paling menarik perhatian masyarakat dan pers. Hogi Minaya sempat jadi tersangka karena membela istrinya dari penjajahan. Namun, setelah beberapa kali mendapat sorotan luas, Polresta Sleman akhirnya dihentikan usai mendapat keputusan dari Komisi III.

Bambang Yunianto, Kepala Kejari Sleman, mengatakan bahwa perkara Hogi Minaya selesai dan ditutup demi kepentingan hukum.
 
Makasih dia puluhan tahun hidupnya sih 🙏. Benar-benar salah dari kasus ngejebak ibu-istrinya, tapi dihukum karena lemahnya pengawasan buat apa sisi? Siapa tahu kan nanti ada yang lagi ngejebak ibu-istrinya 🤔. Yang penting dia diperbaiki dari kesalahan-kesalahan nya dan bisa melanjutkan hidup dengan jaga jaga kebenaran aja 💪.
 
pikiranya kayaknya ada yang bisa diajak perdebatan nih... tapi kalau kita lihat dari sisi internal, aku rasa pilihan jatuh pada Mulyanto karena lemahnya pengawasan di kasus Hogi Memang bikin aku penasaran bagaimana kondisi pengawasan internal Polresta Sleman saat itu. apalagi kalau kita lihat dari reaksi Komisi III dan Bambang Yunianto, sekarang aja terasa ada kesan bahwa ada sesuatu yang salah... tapi kalau kita nggak terlalu serius dengan hal ini, mungkin kalau kita buat diskusi tentang bagaimana pengawasan internal di Polresta Sleman perlu diperbaiki, kayaknya bisa menambah wawasan kita. 🤔
 
Aku pikir kalau kasus ini terlalu cepat, tapi aku rasa apa yang terjadi di sini adalah proses pengawasan internal Polri sudah matang. Mulyanto diberhentikan karena lemahnya pengawasannya, jadi siapa yang bertanggung jawab? Polisi yang setengah tidak berani untuk melakukan penindakan atau siapa yang membiarkan hal ini terjadi? Aku pikir lebih baik jika diinvestigasi lagi tentang apa yang sebenarnya terjadi di kasus Hogi. Tapi aku juga rasa perlu ada peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan internal dan transparansi dalam pemerintahan... 😒
 
Kasus Hogi memang mengeksplorasi tema tentang kesadaran masyarakat terhadap korupsi di balik pintu polisi 🕵️‍♂️. Apakah kita sudah benar-benar sadar bahwa ada orang-orang yang berusaha untuk menghindari pengawasan dan memanipulasi sistem? Dan bagaimana ini dapat membuat kita kehilangan kepercayaan terhadap institusi keamanan seperti polisi?

Saat ini, banyak dari kita yang berjuang untuk mencari kebenaran dan keadilan. Tapi, kapan kita sudah benar-benar siap untuk menerima jawabannya? Apakah kita sudah benar-benar siap untuk menghadapi kebenaran di balik 'kebaikan' polisi? 🤔
 
Kalau nggak salah, kapten kasat Lantas Polresta Sleman ajun komisaris Mulyanto jadi korban dari kasus Hogi Minaya. Siapakah dia bisa memahami apa yang terjadi di balik keputusan tersebut? Mungkin gini, ada kesalahpahaman atau kesalahan dalam penanganan kasusnya. Saya pikir ini bukan masalah Mulyanto sendiri, tapi lebih kepada sistem dan proses yang ada di Polresta Sleman. Apalagi nggak ada tindakan yang tepat saat kasus Hogi Minaya sedang berlangsung? Saya rasa kita harus fokus pada bagaimana memperbaiki kesalahan tersebut bukan menyalahkan seseorang. 🤔👮
 
Gue pikir ini keputusan yang wajar banget bro! Mulyanto diceritain lemah dalam penanganan kasus Hogi, ya... kalau gak ada tindakan tegas, rasanya bisa jadi lebih banyak korban lagi 🤦‍♂️. Gue senang lihat ada perubahan di Kapolda DIY dan Kepala Kejari Sleman yang mau ambil tindakan untuk memerangi kekurangan ini. Semoga guset mereka semua akan terus berusaha untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik 🙏
 
Gue pikir nggak perlu lagi jadi kasat lantas, kalau tidak bisa terus jadi kapten kasat aja... 😂 Mulyanto benar-benar lemah, nggak bisa terjebak pas ada sorotan luas. Gue rasa ini adalah proses pengawasan internal yang tepat, biar tidak ada lagi korupsi dan kecelakaan seperti Hogi Minaya. Dan siapa tahu, mungkin ini juga akan membuat Kapolda DIY lebih percaya diri... atau nggak? 🤔
 
Gue rasa penonaktifan Kapten Kasat Lantas Polresta Sleman Mulyanto kayaknya harusnya dilakukan lebih lama ya... Kalo gue beli kereta api, aku tidak akan jadi tertinggal di stasiun karena ada kereta yang tiba-tiba berhenti. Gue rasa ini cuma sinyal bahwa Komisi III mau ngerap-rap polisi yang lemah atau kurang teliti dalam penanganan kasus Hogi Minaya. Kalo gue duduk di kereta, aku tidak akan merasa nyaman jika kereta itu bergerak lambat karena ada orang yang tidak mau memberikan informasi yang jelas.
 
kira-kira kasus Hogi Minaya udah ngeluarin banyak masalah ya 🤦‍♂️. kalau nanti ada yang jadi tersangka, tapi ternyata salah sapa lagi, itu gini aja. kapolresta Sleman dihentikan karena lemahnya pengawasan, tapi kasus Hogi masih belum selesai kan? 😕 aku pikir ini adalah kesempatan bagus untuk memperbaiki sistem keamanan dan penegakan hukum di Indonesia 🙏.
 
Gue pikir ini udah waktunya Polresta Sleman dihentikan kan? Mulyanto juga ternyata terlalu lembek, siapa yang selip siapa yang keluar. Gue rasa ini buat keamanan masyarakat lebih baik. Btw, gue masih ingat ketika kasus Hesti Purwadi dan kasus lainnya di Jogja, udah lama banget aja mereka dihentikan...
 
Maksudnya, kalau kita lihat teks itu, gak ada bukti apa-apa yang bikin Mulyanto dicopot. Apa sih yang salah dia lakukan? Aku curiga maybe audit itu nggak benar-benar adem. Tapi gak ada sumber nyata yang dibagikan. Makanya aku jadi ragu-ragu. Apakah ini semua bisa berjalan tanpa ada bukti yang cukup? Gak pedulian siapa, aku butuh sumber ya!
 
ini yang bikin aku penasaran, kenapa lagi kasus-kasus ini terjadi? apa tidak ada yang bisa dilakukan di tengah-tengah semua ini? aku rasa kalau itu Mulyanto, dia udah lemah banget dalam pengawasan. tapi sayangnya, kini dia sudah dicopot dari jabatannya... dan siapa yang bakal menggantinya? aku harap AKP Arfita Dewi bisa lebih baik dari dia 🤔💔
 
kembali
Top