Dinas Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Lamongan meluncurkan kalender event 2026 yang diharapkan dapat mendongkrak potensi wisata dan ekonomi lokal. Kalender ini memuat 94 event beragam seperti pariwisata budaya, olahraga, ekonomi kreatif, peternakan, lingkungan, dan sosial.
Kepala Disbudporap Siti Rubikah menjelaskan kalender event ini juga dijadikan media untuk memperkenalkan kearifan lokal dan mempromosikan kunjungan wisatawan. Namun, tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kalender event ini ada 50 event pariwisata dan budaya, 12 event olahraga, 18 event ekonomi kreatif, dan 12 event terkait bidang peternakan, lingkungan, dan sosial. Semua event tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif pada publik luas, mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif, memiliki kepastian waktu dan lokasi, dan bersifat ikonik.
Untuk mengoptimalkan kalender event ini, Disbudporap bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah, Kecamatan, pelaku usaha, hingga wisata desa. Dengan demikian, diharapkan kalender event 2026 dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendongkrak potensi wisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Lamongan.
Kepala Disbudporap Siti Rubikah menjelaskan kalender event ini juga dijadikan media untuk memperkenalkan kearifan lokal dan mempromosikan kunjungan wisatawan. Namun, tidak hanya berorientasi pada jumlah kunjungan, tetapi juga pada kualitas pengalaman wisatawan, pelestarian budaya, dan keberlanjutan lingkungan.
Dalam kalender event ini ada 50 event pariwisata dan budaya, 12 event olahraga, 18 event ekonomi kreatif, dan 12 event terkait bidang peternakan, lingkungan, dan sosial. Semua event tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif pada publik luas, mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif, memiliki kepastian waktu dan lokasi, dan bersifat ikonik.
Untuk mengoptimalkan kalender event ini, Disbudporap bekerja sama dengan organisasi perangkat daerah, Kecamatan, pelaku usaha, hingga wisata desa. Dengan demikian, diharapkan kalender event 2026 dapat menjadi sarana yang efektif untuk mendongkrak potensi wisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Lamongan.