JPU Cecar Saksi soal Kehadiran Vendor di Rapat Nadiem dan Luhut

Dalam sidang Tipikor Jakarta Pusat, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung mencarai saksi seorang Eks Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat SMA Kemendikbud Ristek, Dhany Hamiddan Khoir. Ia perlu menjawab pertanyaan tentang kehadiran beberapa perusahaan vendor laptop Google Chromebook di acara sosialisasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang dihadiri oleh Luhut Binsar Pandjaitan dan Agus Gumiwang Kartasasmita.

JPU mencoba memecahkan rahasia mengapa beberapa perusahaan tersebut bisa hadir di acara tersebut, meskipun pengadaan dilaksanakan setelah kehadiran mereka. "Lalu tahun 2021, istilah TKDN muncul. Saat itu, ada sosialisasi yang dilakukan oleh Menteri Perindustrian dan Menko Marves untuk mengunakan TKDN," tanya JPU kepada Dhany.

Dhany memberikan jawaban bahwa dia belum yakin tentang hal tersebut. Namun, ketika diminta untuk menjelaskan siapa saja perusahaan vendor laptop yang lolos dalam pengadaan proyek Chromebook tersebut, Dhany menyebutkan Zyrex dan Axioo sebagai dua perusahaan tersebut.

JPU kemudian meneruskan pertanyaannya kepada Penasihat Hukum Nadiem Makarim. Dia bertanya apakah ada arahan dari Nadiem Makarim yang memerintahkan hanya laptop dengan spesifikasi TKDN yang bisa memenangkan lelang tender pengadaan laptop Google Chromebook.

Dhany memberikan jawaban bahwa dia tidak pernah mendengar hal tersebut dari Pak Menteri. Selain itu, ketika diminta untuk menjelaskan keberadaan merek laptop Lenovo pada tahun 2020 dan apakah sudah masuk dalam e-Katalog saat itu, Dhany tidak bisa menjawab dengan pasti.

Penasihat Hukum kemudian menyampaikan bahwa dia bertanya hal tersebut kepada Dhany karena Lenovo belum memenuhi kriteria TKDN pada masa tersebut.
 
Maksudnya apa sih? Kenapa ada perusahaan vendor laptop yang bisa hadir di acara sosialisasi TKDN, meskipun pengadaan dilaksanakan setelah mereka hadir? Tapi aku penasaran, apakah itu benar-benar tidak ada arahan dari Pak Nadiem Makarim? Aku pikir itu agak susah dipercaya... 🤔
 
[![Eks Pejabat Pembuat Komitmen Direktorat SMA Kemendikbud Ristek Dhany Hamiddan Khoir](https://imgur.com/M4bZkN5.jpg)](https://imgur.com/M4bZkN5) [![Laptop Chromebook dengan spesifikasi TKDN yang diharapkan](https://imgur.com/fRgGc3A.jpg)](https://imgur.com/fRgGc3A) [![Penasihat Hukum Nadiem Makarim](https://imgur.com/oXy8k4K.jpg)](https://imgur.com/oXy8k4K) [![Dhany Hamiddan Khoir tidak bisa menjawab pertanyaan tentang Lenovo](https://imgur.com/4B5Q6LW.jpg)](https://imgur.com/4B5Q6LW)
 
Wah banget aja, siapa tau dhany udah nggak coba cari jawaban dari pak nadiem lagi 🤔. Kenapa asusana perusahaan vendor laptop Google Chromebook bisa hadir di acara sosialisasi TKDN ya? Aku pikir ini gampang, tapi aku juga terkesan dengan jawabannya. Diah dhany malah bilang dia belum yakin, kayaknya nanti kita harus tanya lagi 😅
 
Saya pikir itu salah kan kalau Pak Luhut dan Pak Agus hadir di acara sosialisasi TKDN, tapi kemudian beberapa perusahaan vendor laptop juga hadir? Gw rasa perlu ada klarifikasi tentang itu. Tapi, gw juga pikir sih bahwa perusahaan-perusahaan tersebut memang bisa hadir karena ada sambutan dari Menteri Perindustrian dan Menko Marves. Saya tidak yakin apa yang benar atau salah kan? 😐🤔
 
Eh, kayaknya kekacauan ini nggak perlu terlalu dipikirin sih. Tapi waduh, kalau Pak Menteri sudah serius dengan TKDN, apa aja yang salah? Belum juga ada yang bilang betapa pentingnya TKDN, kayaknya jadi kebun bakau sih. Dhany belom pernah tahu tentang arahan dari Pak Nadiem, tapi ini justru membuat aku penasaran sih...
 
omg kan seriuh jadi kerja sama antara Menteri dan perusahaan vendor laptop, tapi kalau cek lagi ternyata ada 2 perusahaan yang lolos pengadaan tanpa masuk ke dalam daftar TKDN 😂. ini serius? apa keberadaan Lenovo di tahun 2020 benar-benar tidak ada di e-Katalog? 🤔. toh kalau seperti itu, bagaimana bisa menteri menyerahkan kerja sama dengan perusahaan tersebut? 🤑. selain itu, kenapa Djany ini jadi saksi? kayaknya dia juga punya sesuatu yang dibutuhkan oleh Jaksa 😏.
 
Makasih informasinya tentang acara TKDN itu 😊. Tapi apa yang terlintas di pikiran saya adalah, kenapa pemerintah terus mengulangi istilah ini? Sebenarnya, bukan hanya perusahaan-perusahaan saja yang harus memenuhi kriteria TKDN, tapi juga rakyat Indonesia sendiri yang harus merasakan manfaat dari kebijakan ini 🤔. Apakah benar-benar pemerintah ingin membuat perubahan yang positif bagi masyarakat, atau hanya ingin menutup mata dan membawa perusahaan-perusahaan besar untuk meraih keuntungan? 🤑 Mungkin waktu akan menjawabnya...
 
Maksudnya apa sih kalau ada perusahaan vendor laptop yang nggak masuk dalam e-Katalog TKDN tapi masih bisa menang lelang tender? Gue rasa itu bikin kekhawatiran, apalagi kalau di acara sosialisasi seperti itu. Kalau benar-benar ada, jelas kalau ada kesan bahwa ada kecurangan atau apa-apa. Maksudnya gue sengaja memeriksa e-Katalog TKDN dan ternyata ada beberapa perusahaan yang nggak masuk dalam listernya, tapi masih bisa menang lelang tender. Gue rasa itu perlu di periksa lebih dekat lagi, apakah ada yang salah atau apa-apa? 🤔💻
 
Gak masalah kan kalau ada perusahaan vendor laptop yang nggak punya spesifikasi TKDN, tapi apa maksudnya kalau hanya laptop dengan spesifikasi TKDN aja bisa lelang tender? Gue pikir itu nggak adil buat perusahaan lain. Kalau mau jadi kompetitif, harus punya spesifikasi yang sama aja. Ayo coba tekan aja Pak Menteri tentang hal ini, siapa tau bisa diubah.
 
Sangat bingung kan, kenapa ada perusahaan vendor laptop yang bisa hadir di acara sosialisasi TKDN, meskipun pengadaan dilaksanakan setelah mereka hadir 😂. Saya pikir harus ada aturan atau arahan tertentu dari pihak Kemendikbud Ristek untuk memastikan semua perusahaan yang terlibat memiliki spesifikasi TKDN yang sesuai.
 
Itu yang bikin bingung banget nih! Siapa sih yang mau membagikan informasi tentang spesifikasi laptop dengan TKDN itu ke akuntan? Apalagi kalau ada lelang tender dan semua perusahaan harus follow kriteria itu. Tapi sayangnya Dhany gak bisa menjawab apa-apa soal Lenovo, itu seperti bingung juga!
 
aku pikir kayaknya kalau ada acara yang dibawa oleh menteri, itu harus jelas siapa yang hadir dan bagaimana caranya mereka bisa hadir di acara tersebut, tapi gak ada jawaban apa-apa dari saksi ini... 🤔. kayaknya biar jelas kembali dari hal ini sih kalau ada dokumentasi yang jelas tentang apa-apa itu TKDN dan bagaimana caranya perusahaan-perusahaan laptop bisa masuk dalam pengadaan proyek Chromebook... 📝. aku rasa kalau ada keraguan tentang apa-apa itu, maka tidak baik buat pemerintah agar jelasnya... 😐.
 
Oke, saya paham gini... jadi apa yang terjadi sih? Mereka cari saksi yang ada di sana, tapi dia bilang tidak tahu apa-apa... dan kemudian mereka bertanya lagi tentang merek laptop Lenovo, tapi Dhany bilang belum pernah dengarnya. Makasih bro, saya bingung sama ini... dan sih apa itu TKDN? Saya baru tahu kayaknya... 🤔
 
Mungkin gini dong... perusahaan-perusahaan vendor laptop seperti Zyrex dan Axioo bisa hadir di acara tersebut karena ada arahan dari pihak pemerintah yang ingin mendukung perkembangan industri teknologi di Indonesia. Maksudnya, jika ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan ini, mereka pasti akan tertarik untuk hadir dan memenangkan lelang tender tersebut. Tapi, apa benarnya syarat-syarat itu? Perlu diinvestigasi lebih lanjut ya... 😊
 
kembali
Top