Jorge Lorenzo kembali mengejutkan publik dengan pernyataannya tentang gelagahnya dalam memenangkan Juara Dunia MotoGP 2015. Ia bilang bahwa Marc Marquez tidak membantunya dalam pencapaian tujuan tersebut, sebaliknya menyebut Valentino Rossi yang melambat dan membuat kesempatan untuknya sendiri hancur.
Peristiwa yang terkenal "Sepang Clash" di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, tetap menjadi titik perdebatan tentang kemenangan Lorenzo. Ia sendiri sempat mengeluarkan aksi tendangan maut ke Marquez, namun akhirnya Rossi diberi hukuman start paling belakang pada seri pamungkas MotoGP Valencia 2015.
Dalam pernyataannya, Lorenzo bilang bahwa Rossi tidak mampu memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada, karena kecepatannya melambat sekitar 0,3-0,5 detik di momen-momen krusial. Menurutnya, Marquez sendiri tidak membantunya dalam pencapaian tujuan tersebut.
"Marc tidak membantu saya. Masalah utamanya, Valentino sangat jelas lebih lambat dari saya. Valentino butuh (tambahan) 0,2-0,4 detik yang dia tidak punya saat itu," ungkap Lorenzo, mengutip dari Motosan, Selasa (20/1/2026).
Dengan pernyataannya ini, Lorenzo kembali menegangkan publik tentang bagaimana ia memenangi Juara Dunia MotoGP 2015.
Peristiwa yang terkenal "Sepang Clash" di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, tetap menjadi titik perdebatan tentang kemenangan Lorenzo. Ia sendiri sempat mengeluarkan aksi tendangan maut ke Marquez, namun akhirnya Rossi diberi hukuman start paling belakang pada seri pamungkas MotoGP Valencia 2015.
Dalam pernyataannya, Lorenzo bilang bahwa Rossi tidak mampu memanfaatkan kesempatan-kesempatan yang ada, karena kecepatannya melambat sekitar 0,3-0,5 detik di momen-momen krusial. Menurutnya, Marquez sendiri tidak membantunya dalam pencapaian tujuan tersebut.
"Marc tidak membantu saya. Masalah utamanya, Valentino sangat jelas lebih lambat dari saya. Valentino butuh (tambahan) 0,2-0,4 detik yang dia tidak punya saat itu," ungkap Lorenzo, mengutip dari Motosan, Selasa (20/1/2026).
Dengan pernyataannya ini, Lorenzo kembali menegangkan publik tentang bagaimana ia memenangi Juara Dunia MotoGP 2015.