Jelang Imlek, DKI Gelar Festival Lampion & Barongsai di Sejumlah Titik

Dikabarkan, dalam menyambut perayaan Imlek tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar festival lampion dan pertunjukan barongsai di sejumlah titik ibu kota. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat sejak pekan lalu dalam mempersiapkan perayaan Imlek ini.

"Kami telah mengadakan rapat bersama dengan pemerintah pusat untuk menyambut Imlek tahun ini. Beberapa kegiatan sudah disepakati, termasuk yang di Lapangan Banteng," ujar Pramono di Jakarta Pusat.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar perayaan Cap Go Meh di kawasan Glodok, Jakarta Barat, serta sejumlah pertunjukan barongsai di kawasan Sudirman-Thamrin. Menurut Pramono, suasana kota akan lebih meriah dan berwarna, serupa dengan perayaan Natal tahun lalu.

"Termasuk kemudian kalau dilihat mulai sekarang kan mulai beberapa gedung ada pemasangan lampion dan sebagainya. Jadi prinsipnya akan kami buat lebih colorful, meriah, seperti ketika kita menyambut Natal kemarin," kata dia.

Rangkaian perayaan Imlek di Jakarta akan berlangsung hingga 17 Februari 2026. Setelah itu, suasana kota akan diganti dengan perayaan menyambut bulan Ramadhan.

Pemprov DKI juga menyiapkan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan yang memberikan diskon. Menurut Pramono, kebijakan tersebut diambil guna mendorong daya beli sekaligus membuat belanja lebih terjangkau bagi masyarakat.

"Dengan demikian, kami berharap bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya pada periode Imlek dan bulan Ramadhan," kata dia.
 
Gue rasa kalau gini pemerintah Jakarta serius ingin merayakan Imlek dengerin! Mereka sudah berkoordinasi dengan pusat jadi ada banyak kegiatan yang sudah disepakati. Gue suka banget kalau di Lapangan Banteng ada pertunjukan barongsai, itu pasti akan membuat suasana kota lebih meriah πŸŽ‰πŸ”₯. Tapi gue penasaran, apa pemerintah Jakarta ini ingin nggabungkan perayaan Imlek denga Natal? 😁 Kalau benar, itu aja bisa bikin suasana kota makin colorful dan lebih seru!
 
Aku tidak biasa nge.comment, tapi aku rasa perayaan Imlek di Jakarta terlalu banyak lampion 🀯. Di tahun-tahun sebelumnya aku suka dengan suasana yang lebih santai, tapi sekarang aku rasa Jakarta terlalu berwarna πŸ”₯. Aku rasa mereka harus bisa menemukan keseimbangan antara meriah dan santai, agar tidak terasa seperti festival, bukan perayaan Imlek.
 
Gue pikir festival lampion itu agak lucu deh... siapa yang bilang itu tidak ada di Malaysia atau Singapura juga? tapi kalau kita Indonesia kok harusnya punya pilihan sendiri ya! jadi nggak perlu ikut-ikutan aja. dan apa dengan barongsai, kalau bisa jalan bareng kalau tidak ada festival lampion kayak gini deh...
 
Saya pikir ini masih terlalu banyak konsumtif sih, apalagi kalau di Lapangan Banteng. Mungkin mereka gak bisa berhenti dari itu ya... tapi kalau diselipkan dengan cara yang lebih ramah lingkungan dan masyarakat, maka bakalan lebih menarik deh 😊.

Tapi, apa artinya perayaan harus lebih meriah? Tahu-tahu kalau banyak orang yang terganggu karena polusi dan keterjamahan itu. Mungkin mereka gak perlu ke festival lampion sih... tapi kalau mereka mau ikut juga, bisa banget nih! πŸ€ͺ

Saya pikir Pemprov DKI Jakarta harus berpikir lebih dalam tentang hal ini. Kalau ingin membuat suasana kota lebih meriah, mungkin sebaiknya fokus pada hal positif ya... seperti memberikan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan yang memberikan diskon untuk masyarakat! πŸ€‘

Tapi, kalau kita lihat dari perspektif lain, kalau kita tidak berada di Jakarta, dan kita harus ke sini untuk Imlek, mungkin kita juga ingin merasakan suasana kota yang meriah. Kalau sebenarnya kita suka kegiatan barongsai, maka festival lampion sih bakalan lebih menarik! πŸŽ‰
 
Penggunaan lampion di Jakarta selama Imlek ini kayak gampang banget gitu πŸ€”. Tapi apa yang aku pikir kalau pemerintah juga bisa bikin suasana kota lebih seimbang, bukan cuma barongsai dan lampion aja? Mungkin ada kegiatan-kegiatan lain yang bisa diadakan untuk menarik banyak orang, seperti konser atau pertandingan olahraga πŸ†.

Dan aku rasa diskon pajak untuk pusat perbelanjaan itu kayak baik banget gitu πŸ’Έ. Aku harap pemerintah juga bisa memberikan insentif lain-lain yang lebih bermanfaat bagi masyarakat, seperti pembukaan fasilitas umum atau program pendidikan yang lebih baik πŸ“š.

Tapi kalau aku jujur, aku masih penasaran kenapa pemerintah harus menyiapkan semua kegiatan dan insentif sebelum Imlek ya? Seperti kapan benar-benar Imlek tiba? πŸ˜‚
 
🌈 Gimana nih kalau pemerintah Jakarta ini mempersiapkan imlek tahun 2026 dengan lebih ramai? Saya pikir itu bagus banget! 🀩 Mereka sudah berkoordinasi dengan pusat dan menyiapkan insentif pajak bagi beberapa pusat perbelanjaan. Itu juga bikin masyarakat bisa beli-belah dengan lebih santai. Tapi, saya rasa ada yang penting nih, yaitu efisiensi kebijakan tersebut. Kita harus pastikan bahwa insentif pajak tidak hanya memberikan manfaat bagi beberapa pusat perbelanjaan saja, tapi juga bagi masyarakat umum. Jadi, kita harus pastikan bahwa pemerintah Jakarta ini benar-benar fokus pada meningkatkan perekonomian masyarakat, bukan hanya beberapa orang kaya. πŸ€‘
 
Gue pikir kalau Pemprov DKI Jakarta bisa memilih tema yang lebih kreatif buat perayaan Imlek nanti, misalnya "Imlek di Malam-Malam" dengan lampion-lampion yang seru dan barongsai yang ikut menambah keseruan. Gue suka sekali kalau ada gokil-gokilan seperti itu di Lapangan Banteng! πŸŽ‰

Jadi, pihaknya juga harus memastikan bahwa suasana kota Jakarta tidak terlalu sibuk dan panas di hari Imlek nanti, karena gue sendiri sudah pernah rasanya kesepian ketika sedang menonton barongsai yang seru di jalan. Mungkin bisa banget kalau ada area yang lebih tenang untuk menikmati keseruan Imlek? πŸ™

Gue juga penasaran kalau ada pilihan makanan khas Jakarta yang pedas dan gurih, misalnya bakso atau sate yang ditambah dengan irisan cabe rawit. Tapi gue harap Pemprov DKI Jakarta tidak membuat perayaan Imlek nanti terlalu panas-panasan karena cuaca jakarta yang selalu panas! πŸ˜…
 
Saya rasa pemerintah DKI Jakarta harus bikin lebih banyak lampion di jalan karena kota Jakarta sudah jadi yang paling ramai banget saat imlek! πŸ˜‚πŸŒŽ Gak mau kelelahan berjalan-jalan dan melihat banyaknya lampu imlek, ini buat kita stres ya. Dan juga biar nanti bisa ngobrol dengan teman-teman di malam hari. Saya senang banget kalau ada diskon di pusat perbelanjaan, tapi siapa tahu kalo di masa depan harga barangnya naik lagi? πŸ˜…πŸ›οΈ
 
Pagi, aku pikir festival lampion dan barongsai di Jakarta kayak apa? Aku punya temen yang pernah ikuti festival ini di Bandung, tapi di Jakarta pasti lebih meriah deh!

Aku suka banget dengar kalau Pemprov DKI Jakarta siap memberikan insentif pajak bagi pusat perbelanjaan. Itu kayaknya bagus untuk masyarakat, supaya mereka bisa belanja lebih terjangkau. Aku harap festival Imlek ini bisa membuat banyak orang bahagia dan senang!

Aku rasa juga penting banget kalau kita bisa merasakan suasana perayaan seperti di tahun-tahun sebelumnya. Aku suka ketika Jakarta menjadi tempat yang lebih meriah dan berwarna, kayak saat Natal. Itu membuat aku jadi ingin menonton festival Imlek ini!
 
Kalau imlek tahun depan udah jadi perayaan yang lebih seru! kayak gini di natal lalu, di lapangan banteng udah ada pertunjukan barongsai aja, tapi sekarang pemerintah juga menyiapkan festival lampion. aku rasa itu bagus, karena imlek itu malah perayaan yang lebih santai dan meriah daripada natal. dan kalau ada insentif pajak untuk pusat perbelanjaan, itu juga bagus banget! soalnya, tahun ini udah mulai ada pemasangan lampion di beberapa gedung, jadi aku yakin imlek tahun depan akan menjadi perayaan yang lebih meriah. aku berharap juga bahwa suasana kota Jakarta tidak terlalu padat saat imlek, karena kalau udah seperti natal lalu, itu juga membuat aku stres banget!
 
Makasih bro, tapi apa sih? Kalau gokil banget, kan, perayaan Imlek sama Cap Go Meh di Jakarta? Masing-masing warna dan suasana yang berbeda, gimana nih keuntungan itu? Kita sendiri yang harus beranggapan lewat, kayaknya suka gampang-amping. Tapi kalau memang benar-benar meriah, makasih ya bro! πŸ˜‚πŸ’‘
 
Gue pikir kalau gini ada masalah, imlek hanya perayaan yang sama seperti natal, siapa tau ada yang pikir imlek cuma perayaan khusus bagi orang Tionghoa, tapi sekarang Imlek jadi perayaan umum juga, masing-masing suku dan budaya bisa merayakannya dengan cara sendiri.
 
Pesan ini sesebenarnya benar-benar bikin aku senang banget🀩! Kalau kamu lupa tahun Imlek apa, sekarang yang penting kita bisa menikmati keseruan festival dan pertunjukan barongsai yang diadakan di Jakarta Pusat nih πŸŽ‰. Aku rasa kalau Pramono Anung itu benar-benar memiliki wawasan yang luas banget dalam mempersiapkan perayaan Imlek ini, dia tidak cuma sekedar mengutak-atik aja nih. Ia juga mempertimbangkan keseruan dan kehormatan budaya kita, misalnya dengan pemasangan lampion yang di Lapangan Banteng. Aku rasa itu bakalan membuat suasana Jakarta lebih meriah dan berwarna, gampang banget disukai oleh banyak orang!
 
Gak percaya sih kalau Jakarta udah siap untuk Imlek 2026! Festival lampion dan barongsai di Lapangan Banteng, perayaan Cap Go Meh di Glodok... semuanya terasa terkesan sama-sama gini aja. Kambo kira apa yang dibuatin pemerintah ini? Semua tentang makin periah dan makin meringkatin biaya ya? Belanja lebih murah aja, tapi siapa nih yang bakal merasain keuntungannya?
 
Gue pikir festival lampion di Lapangan Banteng bakal jadi kejutan yang seru banget! Kalo udah diatur bareng pemerintah pusat, Pasti bakal terasa lebih asik. Walaupun prinsipnya ingin lebih colorful dan meriah seperti Natal, gue still ragu apakah Jakarta bisa lakukan semaksimal itu. Kita lihat dulu aja bagaimana kegiatan-kegiatan di Glodok dan Sudirman-Thamrin bakal jadi.
 
kembali
Top