Kasus suap ketua dan wakil PN Depok, korban menjadi korupsi. Kronologi peristiwa tersebut antara lain:
Pukul 04.00 WIB subuh hari, diperkirakan ada penyerahan uang kepada pihak PN Depok. Namun karena waktu itu masih subah, penyerahan uang belum juga terjadi.
Pada siang hari sekitar pukul 13.39 WIB, tim KPK menemukan saudara ALF yang merupakan staf keuangan PT KD (Karabha Digdaya) mengambil uang senilai Rp 850 juta dari PT KD. Awalnya harga tersebut adalah Rp 1 miliar.
Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dijangkau oleh tim KPK dan ditemukan bergerak menuju kantor PN Depok.
Saudara BUN dari PT KD juga sudah bersiap untuk melakukan rencana pertemuan dengan pihak PN Depok. Nantinya ia akan membawa uang senilai Rp 850 juta ke salah satu bank di Cibinong.
Pukul 04.00 WIB subuh hari, diperkirakan ada penyerahan uang kepada pihak PN Depok. Namun karena waktu itu masih subah, penyerahan uang belum juga terjadi.
Pada siang hari sekitar pukul 13.39 WIB, tim KPK menemukan saudara ALF yang merupakan staf keuangan PT KD (Karabha Digdaya) mengambil uang senilai Rp 850 juta dari PT KD. Awalnya harga tersebut adalah Rp 1 miliar.
Trisnadi Yulrisman, Direktur Utama PT Karabha Digdaya, dijangkau oleh tim KPK dan ditemukan bergerak menuju kantor PN Depok.
Saudara BUN dari PT KD juga sudah bersiap untuk melakukan rencana pertemuan dengan pihak PN Depok. Nantinya ia akan membawa uang senilai Rp 850 juta ke salah satu bank di Cibinong.