Duh coba lagi si Jannik Sinner ini, musim selanjutnya dia tidak kalah apa-apa, itu gampang sekali. Maksudnya kan kalau bisa menguasai turnamen tanpa ada kerugian sama sekali? Tapi, aku rasa ini sedikit mirip dengan cerita rakyat, siapa yang tahu pasti tidak selalu benar. Aku malah penasaran apa jarak rivalitasnya sekarang dengan Alcaraz, kaya nggak ada kompetisi sama sekali. Mungkin itu yang membuat Sinner bisa bermain lebih stabil, tapi aku masih ragu kenapa dia bisa begitu. Mungkin karena dia seseorang yang benar-benar fokus pada olahraga itu sendiri, tidak terlalu banyak hal yang dia lakukan di luar arena. Tapi, aku masih penasaran tentang Alcaraz, kan si dia yang baru mau bergabung dengan elite turnamen ini? Aku rasa ini penasaran banget!