Banjir di Bengkulu, Polisi Menutup Jalan Lintas Barat yang Banjir
Bengkulu, Sabtu (3/1) - Hujan deras menyebabkan ketinggian air di jalan lintas barat Sumatera di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu mencapai 50 sentimeter. Polisi harus menutup sementara akses jalan tersebut melintasi Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, karena debit air mengalami peningkatan sehingga sulit dilalui oleh kendaraan.
Kapolsek Muara Bangkahulu Kota Bengkulu AKP Muhammad Taslim menyatakan bahwa penutupan jalan tersebut untuk mencegah warga terjebak. "Kami melakukan penutupan jalan yang melintasi Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, karena debit air mengalami peningkatan sehingga sulit dilalui oleh kendaraan," kata AKP Taslim.
Banyak kendaraan roda dua terkena mati mesin saat mencoba menerobos ruas jalan yang terendam banjir. Oleh karena itu, pihaknya mengalihkan ke Jalan Kuala Bengkulen karena debit air telah mengalami kenaikan sejak Jumat (2/1) malam.
Selain menutup ruas jalan di Kelurahan Rawa Makmur, puluhan rumah di beberapa kelurahan di Kota Bengkulu juga terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi hingga 50 sentimeter. Beberapa wilayah yang terkena dampak adalah Tanjung Agung, Jaya, Rawa Makmur, Kebun Beler, Ratu Agung, Penurunan, dan Bumiayu.
Warga di Kelurahan Rawa Makmur menyatakan bahwa air tersebut merupakan kiriman dari Kabupaten Bengkulu Tengah yang mengalami pasang air laut penyebab banjir. "Kalau hujan terus terjadi, debit air banjir akan kembali tinggi dan merendam pemukiman warga," ujar Adios.
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait potensi angin kencang dengan kecepatan 50 kilometer per jam yang akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Bengkulu, Sabtu (3/1) - Hujan deras menyebabkan ketinggian air di jalan lintas barat Sumatera di Kelurahan Rawa Makmur Kota Bengkulu mencapai 50 sentimeter. Polisi harus menutup sementara akses jalan tersebut melintasi Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, karena debit air mengalami peningkatan sehingga sulit dilalui oleh kendaraan.
Kapolsek Muara Bangkahulu Kota Bengkulu AKP Muhammad Taslim menyatakan bahwa penutupan jalan tersebut untuk mencegah warga terjebak. "Kami melakukan penutupan jalan yang melintasi Jalan Kalimantan, Kelurahan Rawa Makmur, karena debit air mengalami peningkatan sehingga sulit dilalui oleh kendaraan," kata AKP Taslim.
Banyak kendaraan roda dua terkena mati mesin saat mencoba menerobos ruas jalan yang terendam banjir. Oleh karena itu, pihaknya mengalihkan ke Jalan Kuala Bengkulen karena debit air telah mengalami kenaikan sejak Jumat (2/1) malam.
Selain menutup ruas jalan di Kelurahan Rawa Makmur, puluhan rumah di beberapa kelurahan di Kota Bengkulu juga terendam banjir dengan ketinggian yang bervariasi hingga 50 sentimeter. Beberapa wilayah yang terkena dampak adalah Tanjung Agung, Jaya, Rawa Makmur, Kebun Beler, Ratu Agung, Penurunan, dan Bumiayu.
Warga di Kelurahan Rawa Makmur menyatakan bahwa air tersebut merupakan kiriman dari Kabupaten Bengkulu Tengah yang mengalami pasang air laut penyebab banjir. "Kalau hujan terus terjadi, debit air banjir akan kembali tinggi dan merendam pemukiman warga," ujar Adios.
Selain itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada terkait potensi angin kencang dengan kecepatan 50 kilometer per jam yang akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.