Kemendikbudristek: Siapa Menteri Nyata yang Mengatur Dari Balik Peralatan?
Pertanyaan sederhana itu, tapi Jawabannya cukup mengejutkan. Eks Pejabat Direktorat PPK SMA pada Kemendikbudristek, Dhany Hamiddan Khoir, tidak takut menjawab tentang kekuasaan Jurist Tan yang dianggap sebagai 'the real menteri'. Dhany mengatakan sudah sering terdengar hal ini, tapi dia tidak ingin berbohong.
"Nggak usah takut-takuk ya, kita kasih keterangan apa adanya. Tapi juga jangan dibuat-buat kalau nggak ada, jangan bilang ada. Kita harus jujur di sini," ujar jaksa kepada Dhany.
Dhany mengatakan sudah pernah melihat Jurist Tan dalam sidak di tahun 2022 saat ada pertemuan tentang pembahasan anggaran. Dia juga menyebutkan bahwa Nadiem pernah menanyakan perkembangan pengadaan Chromebook ke Dhany. Tapi, apakah seorang menteri pernah melakukan sidak atau datang menanyakan perkembangan? Jawabannya adalah tidak.
Dhany mengatakan Nadiem memang pernah mendatangi tempat kerjanya, tapi itu bukan untuk menanyakan perkembangan pengadaan Chromebook. Dia hanya ingin melihat sidak apa-apa di kemudian hari.
Jurist Tan yang dianggap sebagai 'the real menteri' ini ternyata memiliki kekuasaan memindahkan orang bahkan bersikap petantang-petenteng. Tapi, apakah itu benar? Jawabannya masih belum jelas.
Kemendikbudristek didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.
Proses sidang ini masih belum selesai.
Pertanyaan sederhana itu, tapi Jawabannya cukup mengejutkan. Eks Pejabat Direktorat PPK SMA pada Kemendikbudristek, Dhany Hamiddan Khoir, tidak takut menjawab tentang kekuasaan Jurist Tan yang dianggap sebagai 'the real menteri'. Dhany mengatakan sudah sering terdengar hal ini, tapi dia tidak ingin berbohong.
"Nggak usah takut-takuk ya, kita kasih keterangan apa adanya. Tapi juga jangan dibuat-buat kalau nggak ada, jangan bilang ada. Kita harus jujur di sini," ujar jaksa kepada Dhany.
Dhany mengatakan sudah pernah melihat Jurist Tan dalam sidak di tahun 2022 saat ada pertemuan tentang pembahasan anggaran. Dia juga menyebutkan bahwa Nadiem pernah menanyakan perkembangan pengadaan Chromebook ke Dhany. Tapi, apakah seorang menteri pernah melakukan sidak atau datang menanyakan perkembangan? Jawabannya adalah tidak.
Dhany mengatakan Nadiem memang pernah mendatangi tempat kerjanya, tapi itu bukan untuk menanyakan perkembangan pengadaan Chromebook. Dia hanya ingin melihat sidak apa-apa di kemudian hari.
Jurist Tan yang dianggap sebagai 'the real menteri' ini ternyata memiliki kekuasaan memindahkan orang bahkan bersikap petantang-petenteng. Tapi, apakah itu benar? Jawabannya masih belum jelas.
Kemendikbudristek didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) untuk terdakwa eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.
Proses sidang ini masih belum selesai.