Istana Dorong Investigasi Pelaku Teror Aktivis Kritik Pemerintah

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi meminta pihak berwenang untuk melakukan investigasi terhadap kasus dugaan teror yang dialami oleh aktivis dan influencer yang melakukan kritik ke pemerintah. Kasus tersebut melibatkan serangan teror terhadap rumah dua orang aktivis, termasuk DJ Donny dan Sherly Annavita, yang menerima bangkai ayam dan pesan ancaman di depan rumah mereka.

Menurut Prasetyo, kasus ini perlu ditindaklanjuti melalui proses investigasi untuk menemukan pelaku teror. Namun, dia juga menekankan pentingnya penyampaian kritik, masukan, dan koreksi terhadap kebijakan pemerintah melalui jalur-jalur komunikasi yang telah dibangun.

Prasetyo memandang persoalan ini sebagai bagian dari proses pendewasaan berdemokrasi. Dia percaya bahwa perbedaan pandangan dan kritik seharusnya disampaikan secara baik tanpa tekanan atau intimidasi. "Kalau kami ya berpendapat bahwa itu bagian dari kita mendewasakan diri sebagai bangsa, artinya kalau ada sesuatu ya mungkin disampaikan dengan baik ya. Tidak ada masalah juga," katanya.

Presiden Prabowo juga menaruh keprihatinan atas adanya dugaan praktik teror tersebut. "Iya dong (presiden prihatin), masa hari begini masih ada begitu-begitu," ucap Prasetyo.

Kasus ini telah menjadi perhatian pihak berwenang, dengan Polda Metro Jaya menyelidiki kasus teror yang dialami oleh DJ Donny dan Sherly Annavita.
 
ini ceritanya... aku pernah jalan-jalan di kawasan itu tahun lalu, aku lihat giliran-giliran mobil itu, tapi aku tidak terlalu berhubungan dengan kegiatan online mereka, tapi aku tahu kalau mereka banyak banget yang mengkritik pemerintah, dan aku punya temen yang seringkali bilang kalau kritiknya terlalu keras, tapi aku punya pendapat lain, aku rasa kalau kritisitas itu penting banget dalam demokrasi kita, tapi juga harus dilarutkan dengan baik, jangan terasa seperti "tidak ada masalah" kayaknya...
 
ini sifatnya gila! siapa yang pikir bisa menekan kita untuk tidak bisa memberikan pendapat kita? kalau kita mau mendewasakan diri sebagai bangsa, jangan takut untuk berbicara. tapi apa yang bikin aku cemas adalah kalau pihak berwenang mau mengadopsi metode yang sama seperti yang membuat kasus ini terjadi. kita harus lebih hati-hati dan cari cara lain untuk menyampaikan pendapat kita tanpa harus khawatir akan konsekuensi.
 
Gue pikir kalau gini bukan masalah bisa dibicarakan tapi harus dihormati juga karna kita masih di negara demokrasi. Si DJ Donny dan Sherly Annavita kayaknya udah berhak ngucapkan opini mereka sendiri, tapi ada batas-batas ya. Kalau mereka already terlalu ekstrem gue rasa harus dibatasi. Bayangkan kalau kita semua bisa bikin kesal atau marah apa pun yang kita lihat, kayaknya udah krisis nih. Sebenarnya kasus ini kayaknya bisa jadi topik pembicaraan tapi jangan terlalu serius ya.
 
Paham kan kalau aktivis dan influencer harus bisa mengkritik pemerintah ya? Tapi, kalau aksi teror itu nyata banget, rasanya harus dipertanggungsi. Saya rasa penting juga untuk tidak berlapis-lapis dengan kasus ini, kita harus langsung buktikan siapa yang melakukannya dan apa yang harus dilakukan. Tapi, saya juga pikir kita harus bisa memberi ruang bagi kritik dan pendapat yang berbeda, kalau tidak akan terjadi kemajuan. Saya rasa pemerintah sudah banyak banget yang pernah membuat kebijakan yang salah, tapi kalau ada kesempatan untuk memperbaiki itu, saya yakin kita bisa melakukannya.
 
Aku pikir gini, kalau kita bisa sampaikan kritik dan pendapat kita secara bebas tanpa tekanan atau aksi-aksi keras, itu akan lebih baik untuk masyarakat. Kalau pemerintah benar-benar peduli dengan pendapat rakyat, mereka harus mendengarkan dan menyampaikan kembali ke bijak-bijakan tersebut agar tidak salah arah. Aku khawatir kalau kasus ini bisa jadi membuat orang-orang takut untuk sampaikan kritik, itu akan sangat berdampak buruk bagi demokrasi kita 🤔💡
 
Gampang banget dia nomborkan penyelidikan, tapi apa dia punya bukti sih? Dia cuma ngatakan ada dugaan praktik teror, tapi gampang banget dia bisa salah juga. Dan kenapa dia harus menekankan pentingnya penyampaian kritik dan masukan? Tapi dia tidak menyebutkan bagaimana kritik itu sebenarnya bisa dilakukan tanpa tekanan atau intimidasi sih? Dia cuma ngatakan kalau perbedaan pandangan harus disampaikan dengan baik, tapi dia punya contoh sih? Maka dari itu, saya masih ragu-ragu apa benar-benar ada praktik teror yang melibatkan DJ Donny dan Sherly Annavita atau hanya sekedar cerita yang diambang. 🤔
 
Aku pikir kalau gini juga wajar ya, kalau ada orang yang melakukan kritik ke pemerintah, tapi kemudian kalah-kalah sama geng teror itu. Tapi apa yang aku pikir salahnya adalah siapa yang harus bertanggung jawab atas hal ini? Aku tahu ada yang bilang bahwa DJ Donny dan Sherly Annavita itu tidak bisa menjaga keselamatan diri sendiri, tapi aku nggak paham mengapa harus begitu. Minta-minta apa ya mereka harus melakukan? Ada orang lain yang akan melindungi mereka? Aku pikir ini bukan masalah tentang kebebasan berbicara, tapi tentang keamanan diri.
 
kembali
Top