Terdapat konflik antara dua keluarga dari kerajaan Solo, yaitu keluarga Gusti Purbaya (PB XIV) dan keluarga Hamangkunegoro alias Gusti Pangeran Adipati Anom. PB XIV telah dinobatkan sebagai Sunan Pakubuwana XIV di acara Jumenengan Dalem pada Sabtu (15/11/2025), sementara pihak Hamangkunegoro masih belum mengakui pemberian gelar tersebut.
Pembentukan kabinet Keraton Solo PB XIV Purbaya telah dilakukan, namun masih banyak pertanyaan yang mengenai keberadaan Sunan Pakubuwana XIV. Pada Rabu (26/11/2025), PB XIV melantik kabinetnya di Sasana Parasedya dan Sasana Handrawina, Keraton Solo.
Dalam pelantikan tersebut, beberapa nama yang mengisi susunan pengageng dan bebadan tersebut termasuk putra-putri Pakubuwana XII dan PB XIII. Sejumlah nama di antaranya cukup dikenal masyarakat setempat, seperti KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo (Pangageng Parentah Karaton) dan KGPH Panembahan Timoer (Pangageng Sasana Wilapa).
Namun, masih banyak pertanyaan mengenai keberadaan Sunan Pakubuwana XIV. Pihak Hamangkunegoro alias Gusti Pangeran Adipati Anom, yang merupakan saudara PB XIV dari ibu dan ayah yang sama, masih belum mengakui pemberian gelar tersebut.
Gelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV diklaim dua pihak, yaitu PB XIV Purbaya dan KGPH Hangabehi. Keduanya sama-sama merupakan putra PB XIII dari beda ibu.
Pemangku kepentingan Keraton Solo berharap bisa bekerja sama untuk menghadirkan perbaikan-perbaikan pada Keraton Solo, menjadi pusat budaya yang penting di kota Solo.
Pembentukan kabinet Keraton Solo PB XIV Purbaya telah dilakukan, namun masih banyak pertanyaan yang mengenai keberadaan Sunan Pakubuwana XIV. Pada Rabu (26/11/2025), PB XIV melantik kabinetnya di Sasana Parasedya dan Sasana Handrawina, Keraton Solo.
Dalam pelantikan tersebut, beberapa nama yang mengisi susunan pengageng dan bebadan tersebut termasuk putra-putri Pakubuwana XII dan PB XIII. Sejumlah nama di antaranya cukup dikenal masyarakat setempat, seperti KGPH Adipati Panembahan Dipokusumo (Pangageng Parentah Karaton) dan KGPH Panembahan Timoer (Pangageng Sasana Wilapa).
Namun, masih banyak pertanyaan mengenai keberadaan Sunan Pakubuwana XIV. Pihak Hamangkunegoro alias Gusti Pangeran Adipati Anom, yang merupakan saudara PB XIV dari ibu dan ayah yang sama, masih belum mengakui pemberian gelar tersebut.
Gelar Sampeyan Dalem Ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhunan (SISKS) Pakubuwana XIV diklaim dua pihak, yaitu PB XIV Purbaya dan KGPH Hangabehi. Keduanya sama-sama merupakan putra PB XIII dari beda ibu.
Pemangku kepentingan Keraton Solo berharap bisa bekerja sama untuk menghadirkan perbaikan-perbaikan pada Keraton Solo, menjadi pusat budaya yang penting di kota Solo.