Banjir Di Kudus, Warga Mengungsi Ke Lokasi Pengungsian Dibangun Sejak Masa Jokowi, Saat Ini 40 Orang Menghunji Pada Masjid Al Huda. Banjir dan longsoran tanah terjadi secara berangsur-angsur di beberapa daerah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, akibat hujan yang berkepanjangan. Sebagian besar wilayah di Kecamatan Jati, Mejobo, dan Bae terkena dampak banjir.
Kondisi ini membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti masjid, pondok pesantren, dan rumah warga. Warga menghunji pada Masjid Al Huda di Desa Ngembalrejo untuk melindungi diri dari air genang.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengatakan, jumlah pengungsi di wilayah tersebut terus meningkat. Sampai saat ini ada sekitar 40 orang warga yang menghunji pada Masjid Al Huda.
Walaupun kondisi cuaca semakin berubah, namun banjir terus menjadi ancaman bagi masyarakat. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kudus menetapkan status tanggap bencana mulai tanggal 12 hingga 19 Januari 2026.
Pemerintah Kabupaten Kudus meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas sambil berharap kondisi cuaca segera membaik.
Kondisi ini membuat warga mengungsi ke tempat yang lebih aman, seperti masjid, pondok pesantren, dan rumah warga. Warga menghunji pada Masjid Al Huda di Desa Ngembalrejo untuk melindungi diri dari air genang.
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris mengatakan, jumlah pengungsi di wilayah tersebut terus meningkat. Sampai saat ini ada sekitar 40 orang warga yang menghunji pada Masjid Al Huda.
Walaupun kondisi cuaca semakin berubah, namun banjir terus menjadi ancaman bagi masyarakat. Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kudus menetapkan status tanggap bencana mulai tanggal 12 hingga 19 Januari 2026.
Pemerintah Kabupaten Kudus meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas sambil berharap kondisi cuaca segera membaik.