IHSG berhasil mencapai level tertinggi sepanjang masa dalam perdagangan Rabu lalu dengan penutupan menguat 80,25 poin atau 0,94% ke level 8.602,1. Menurut Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa, lonjakan ini diperoleh karena meningkatnya optimisme investor terhadap kondisi perekonomian nasional.
Optimisme ini semakin terjamin dengan kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah. Kebijakan-kebijakan tersebut memang membuat pelaku pasar lebih percaya diri, karena program pembangunan di masa depan semakin jelas dan siap menghadapi tantangan.
Menurut Purbaya, investor akan berekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, terlepas dari adanya faktor-faktor negatif. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian stabil sangat berpengaruh dalam meningkatkan kinerja pasar modal.
Namun, perlu diingat bahwa kinerja IHSG pada akhirnya bergantung pada kekuatan ekonomi dan fundamental emiten. Pada akhirnya, pasar modal bersifat forward-looking dalam menilai prospek pertumbuhan. Oleh karena itu, investor harus selalu memperhatikan hal-hal yang lebih penting dari segi fundamental dalam membuat keputusan investasi.
Optimisme ini semakin terjamin dengan kebijakan-kebijakan yang diterbitkan oleh pemerintah. Kebijakan-kebijakan tersebut memang membuat pelaku pasar lebih percaya diri, karena program pembangunan di masa depan semakin jelas dan siap menghadapi tantangan.
Menurut Purbaya, investor akan berekspektasi pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat, terlepas dari adanya faktor-faktor negatif. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi perekonomian stabil sangat berpengaruh dalam meningkatkan kinerja pasar modal.
Namun, perlu diingat bahwa kinerja IHSG pada akhirnya bergantung pada kekuatan ekonomi dan fundamental emiten. Pada akhirnya, pasar modal bersifat forward-looking dalam menilai prospek pertumbuhan. Oleh karena itu, investor harus selalu memperhatikan hal-hal yang lebih penting dari segi fundamental dalam membuat keputusan investasi.