Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini membuka dengan kinerja yang cukup baik, melewati level 8.154,60 dalam perdagangan Kamis (5/2/2026). Perubahan ini membuat IHSG mengalami peningkatan tipis 7,88 poin dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Setelah membuka dengan kinerja yang menjanjikan, indeks kembali meningkat dan mencapai level 8.191,78 dalam waktu enam menit. Namun, tidak ada perubahan signifikan selama periode pemantauan ini.
Dalam beberapa minggu terakhir, IHSG telah mencatatkan tren pembukaan yang positif. Pada Rabu (4/2/2026), IHSG berada di level 8.146 dengan peningkatan 24,12 poin atau 0,30 persen. Pergerakan ini dipicu oleh penjualan bersih para pemodal asing mencapai Rp1,43 triliun.
Menurut riset harian Phintraco Sekuritas, tren ini didorong oleh rotasi dari saham sektor teknologi ke sektor material dan barang konsumsi pokok. Pergerakan ini juga dipengaruhi oleh surat utang pemerintah Amerika Serikat dengan tenor 10 tahun yang berpotensi mempengaruhi gerak harga saham hari ini.
Sementara itu, harga emas tercatat menguat 2,4 persen ke level 5,054 dolar AS per troy oz di pasar spot pada perdagangan Rabu.
Setelah membuka dengan kinerja yang menjanjikan, indeks kembali meningkat dan mencapai level 8.191,78 dalam waktu enam menit. Namun, tidak ada perubahan signifikan selama periode pemantauan ini.
Dalam beberapa minggu terakhir, IHSG telah mencatatkan tren pembukaan yang positif. Pada Rabu (4/2/2026), IHSG berada di level 8.146 dengan peningkatan 24,12 poin atau 0,30 persen. Pergerakan ini dipicu oleh penjualan bersih para pemodal asing mencapai Rp1,43 triliun.
Menurut riset harian Phintraco Sekuritas, tren ini didorong oleh rotasi dari saham sektor teknologi ke sektor material dan barang konsumsi pokok. Pergerakan ini juga dipengaruhi oleh surat utang pemerintah Amerika Serikat dengan tenor 10 tahun yang berpotensi mempengaruhi gerak harga saham hari ini.
Sementara itu, harga emas tercatat menguat 2,4 persen ke level 5,054 dolar AS per troy oz di pasar spot pada perdagangan Rabu.