IHSG melamun, Airlangga percaya investor kangen FOMO
Airlangga Hartarto menilai pergerakan IHSG pada awal pekan ini masih dipengaruhi oleh fenomena FOMO. Menurutnya, investor terjebak dalam kecemasan bahwa saham-saham yang mereka investasikan akan ketinggalan momentum.
Sekretaris Jenderal Kementerian Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa investor yang berpikir bahwa saham-saham yang saat ini sedang naik akan terlewatkan jika tidak segera melakukan investasi. Namun, Airlangga percaya bahwa ada saham-saham yang fundamentalnya baik juga dapat meningkat.
Airlangga menambahkan bahwa kejadian FOMO ini memicu investor untuk melepas saham-saham yang mereka beli lebih dulu. Sementara itu, dia juga menyatakan bahwa terdapat aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia.
"Kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada," kata Airlangga.
Pada perdagangan Senin lalu, IHSG turun melemah sebesar 4.88 persen dari level 8.329.606 hingga mencapai Rp 7.922.73.
Airlangga Hartarto menilai pergerakan IHSG pada awal pekan ini masih dipengaruhi oleh fenomena FOMO. Menurutnya, investor terjebak dalam kecemasan bahwa saham-saham yang mereka investasikan akan ketinggalan momentum.
Sekretaris Jenderal Kementerian Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa investor yang berpikir bahwa saham-saham yang saat ini sedang naik akan terlewatkan jika tidak segera melakukan investasi. Namun, Airlangga percaya bahwa ada saham-saham yang fundamentalnya baik juga dapat meningkat.
Airlangga menambahkan bahwa kejadian FOMO ini memicu investor untuk melepas saham-saham yang mereka beli lebih dulu. Sementara itu, dia juga menyatakan bahwa terdapat aliran modal asing yang kembali masuk ke pasar modal Indonesia.
"Kepercayaan asing terhadap perbaikan itu ada," kata Airlangga.
Pada perdagangan Senin lalu, IHSG turun melemah sebesar 4.88 persen dari level 8.329.606 hingga mencapai Rp 7.922.73.