Hukuman Djuyamto-Arif Nuryanta Diperberat di Tingkat Banding

Hukuman Djuyamto-Arif Nuryanta Diperberat di Tingkat Banding, Pemberian Tanda Pengganti Uang Pengganti Naik

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat hukuman tiga terdakwa dalam kasus suap hakim di kasus korupsi perusahaan ekspor CPO. Djuyamto yang merupakan hakim pengadilan tipikor dianggap bersalah dan divonis 12 tahun penjara, tetapi sekarang sudah menjadi 12 tahun. Arif Nuryanta mantan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan juga diperberat hukumannya menjadi 14 tahun penjara.

Selain itu, Majelis Hakim juga memperpanjang pemberian tanda pengganti uang pengganti dari 5 tahun menjadi 6 tahun untuk kedua terdakwa. Arif Nuryanta harus membayar uang pengganti sebesar Rp14,7 miliar. Jika dia tidak membayar dalam waktu satu bulan, maka hakarta dapat menyita harta bendanya dan dilelang.

Hukuman lainnya tetap sama yaitu denda senilai Rp500 juta untuk kedua terdakwa. Mereka juga harus membayar uang pengganti yang selama ini telah ditentukan sebesar Rp6,4 miliar dan Rp9,2 miliar.

Djuyamto harus tetap membayar denda senilai Rp500 juta dan membayar uang pengganti sebesar Rp9,2 miliar.
 
Gue pikir kalau ini udah cukup parah sih. Djuyamto dan Arif Nuryanta keduanya sudah dipukul berat. 12 tahun nempel di penjara untuk Djuyamto, tapi kalau gak membayar uang pengganti, dia harus kehilangan harta benda-nya? Sama halnya dengan Arif Nuryanta, dia harus membayar uang pengganti Rp14,7 miliar. Itu bikin dia benar-benar sulit, tapi kalau udah bersalah, dia harus menerima hukuman itu.

Aku pikir pemberian tanda pengganti uang pengganti yang lebih lama ini juga perlu diawasi agar tidak ada korban lagi. Karena jika dia gak membayar, hakarta bisa menyita harta-nya. Itu bikin pernikahan Arif Nuryanta menjadi sulit banget.
 
ini kasus yang terus menggelitik sih... nih aku pikir kalau tanda pengganti uang pengganti itu tidak pas banget... 6 tahun lagi sih? itu berarti Arif Nuryanta masih harus banyak bayar dan itu sangat sulit untuk dia. tapi aku setuju dengan hukuman yang diberikan oleh pengadilan, karena sepertinya dia memang tidak pantas mengadakan tangan di kasus korupsi ini...
 
Gue pikir ini kaya gini, kalau orang korup lagi dia keluar 12 tahun penjara tapi masih ada biaya lainnya yang harus dibayarna... Biar kebenaran kasus itu ternyata ya, tapi juga serasa ada koreksi dalam hukuman. Gue rasa 14 tahun nanti akan menjadi contoh yang bagus bagi orang-orang lain kalau mau berbuat salah, malah mengalami hukuman yang lebih keras πŸ˜‚
 
Pernah kayaknya apa yang salah dengan kita? Kita masih bisa lihat kasus-kasus korupsi ini terjadi karena ada orang-orang yang tidak berani untuk bertanya tangan langsung dan melihat kebenaran dalam kasus-kasus tersebut. Itu juga salah dari belakang, bukankah? Jika kita semua bisa jadi seperti majelis hakim yang bijak dan netral, maka kasus-kasus korupsi ini tidak akan pernah terjadi lagi. Tapi apa sih solusi di sini? Kita hanya memberi hukuman lebih berat untuk orang-orang yang sudah diterangi oleh kebenaran, tapi apa yang akan kita lakukan dengan orang-orang yang masih dalam kegelapan? Kita harusnya bisa lebih bijak lagi dalam menangani kasus-kasus korupsi ini. πŸ€”
 
Gue penasaran kok kisah korupsi ini sih... gue suka nonton film aksi, tapi kadang gue jadi papaan dengan para hakim yang ngomong ngomong di TV πŸ™„. Aku pikir kalau gue menjadi hakim aku akan memberikan hukuman yang lebih "berani" πŸ˜‚. Tapi kayaknya gue tidak punya kecerdasan untuk menjadi hakim πŸ’‘. Gue suka membayangkan apa yang akan terjadi jika aku jadi hakim, tapi sepertinya aku hanya bisa mengakui bahwa korupsi ini benar-benar harus dihukum πŸ€·β€β™‚οΈ. Dan apa lagi kalau gue bisa menggunakan uang pengganti itu untuk membeli tiket pesawat dan liburan ke Bali πŸ›«οΈ, waduh... 😳
 
Wow! Kasus suap hakim ini benar-benar bikin hati kaget 😱. 12 tahun penjara untuk Djuyamto-Arif Nuryanta? Itu sudah terlambat juga kan 😩. Mereka harus dibela dengan baik ya πŸ€”. Tapi aku rasa hukuman ini masih terlalu ringan untuk kasus seperti ini 😝. Aku harap mereka bisa pembayaran denda dan uang pengganti yang telah ditentukan πŸ€‘.
 
Hukuman yang diberikan kepada Djuyamto-Arif Nuryanta ini lumayan keras banget kan? Saya rasa kalau mereka tidak melakukan kesalahan semacam itu, mereka tidak perlu menghadapi hukuman yang begitu berat. Tapi siapa tahu ada bukti-bukti yang memang menunjukkan keduanya melakukan kesalahan, maka sebaiknya mereka menghadapi hukuman yang tepat. Saya hanya harap kalau hukuman ini tidak membuat mereka menjadi contoh bagi orang lain yang ingin melakukan hal yang sama, karena itu tidak baik banget πŸ€”
 
Oke, aku pikir hukuman ini benar-benar keras banget deh. Dua orang itu yang melakukan kasus suap itu memang harus dipertanggungardi, tapi 12 tahun penjara? Udah cukup lama, nih. Aku rasa sudah cukup dengan denda dan uang pengganti yang harus dibayar. Tapi aku juga paham kalau ada hukuman yang terlalu ringan pun bisa dianggap lemah, dan itu juga bisa membuat permasalahan semakin berat. Tapi, aku rasa 14 tahun penjara untuk Arif Nuryanta sudah agak berlebihan.
 
Aku pikir hukuman yang diberikan ini memang pas, keduanya tahu apa yang salahnya dan tidak ada alasan untuk merendahkan proses hukum πŸ€”. Aku juga setuju dengan pengaturan uang pengganti yang jadi lebih panjang, kalau mau melawan harus siap membayar konsekuensinya πŸ’Έ. Tapi aku masih penasaran apa jadwal pembayarannya? Kalau keduanya tidak membayar dalam waktu satu bulan, itu juga akan memberikan dampak besar pada kehidupan mereka πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Makasih ya pengadilan kena keras buat djuyamto, tapi kalau aku bilang dia salah aja aku akan di-bully oleh teman-teman aku. Aku pikir pemberian tanda pengganti uang pengganti yang lebih lama untuk Arif Nuryanta itu agak berlebihan kan? Setidaknya dia harus membayar denda dan tidak perlu khawatir tentang uang pengganti lagi.
 
Pernah terbayang kalau kasus suap hakim ini akan pernah dipecahkan? Sekarang setelah hukuman terperbaiki, saya rasa masih banyak yang harus dilakukan. Kalau ingin benar-benar menghakimi siapa-siapa, tidak boleh ada hukuman yang terlalu ringan atau terlalu keras. Kita butuh jaga agar hukum di Indonesia tetap adil dan transparan 😊.
 
Akhirnya ada keadilan! πŸ™Œ Selama ini aku sudah sabar-sabaran tunggu pengadilan ini selesai. Djuyamto dan Arif Nuryanta harus dihukum teatap karena buat korupsi dan suap di pengadilan! 🀯 Aku tidak percaya lagi ketika mereka diberi amnesti dan bebas. Mereka malah jadi contoh bagi orang lain yang ingin melakukan hal yang sama! πŸ˜’ Tapi sekarang sudah jadi contoh bagaimana cara buat keadilan di Indonesia! 🌟 Aku senang sekali pengadilan ini akhirnya menyimpulkan dengan hukuman yang tepat. πŸ™
 
Maksudnya kalau orangnya yang salah punya hukuman diatasi lebih keras kayak gini? Masa aku pikir dia sudah divonis 12 tahun kan? Loh sekarang jadi 14 tahun aja! Dan apa maksudnya dengan tanda pengganti uang pengganti? Jadi kalau dia gak membayar, apa itu artinya? Aku rasa ini agak susah banget.
 
Gue pikir kalau kita harus belajar dari kasus ini... bukan karena korupsi itu baik-baik saja, tapi karena kita semua masih bisa menyerah dan membiarkan perasaan marah kita mengalir ke tempat yang salah... kita harus berusaha lebih baik lagi. Gue rasa orang yang melanggar hukum pasti akan mendapatkan hukuman yang tepat, tapi apa itu bawa buah? Kita harus belajar dari kesalahan mereka agar kita bisa menjadi yang lebih baik. Dan apa itu uang pengganti yang dibayar? Hanya sekedar simbol agar kita tidak terlalu marah dan berhenti melakukan hal-hal yang sama lagi...
 
Wahhhhhh 🀯 kasus korupsi yang bikin kita rasa kecewa banget! Si Djuyamto nantinya bakal 12 tahun penjara, tapi ini kalau diperberat lagi jadi 14 tahun aja? 😱 Arif Nuryanta mantan Ketua Pengadilan Jakarta Selatan juga divonis 14 tahun penjara aja, makanya dia harus membayar uang pengganti yang mungkin banget! πŸ€‘ Dan si Djuyamto harus membayar denda Rp500 juta dan uang pengganti Rp9,2 miliar. Hahaha, kalau dia tidak membayar dalam 1 bulan, maka hakarta bisa menyita harta bendanya aja! πŸ˜‚ Kalau gini, rasanya bikin kita merasa kesal tapi juga makin percaya bahwa penegak hukum di Indonesia sudah bisa ngajak korupsi ke kantong mereka sendiri. Waaaahhh πŸ™„
 
Gak sabar nanti aja mereka bisa mulai hidupnya yang baru setelah menyelesaikan hukuman. 12 tahun penjara itu udah lama, kan? Tapi pemberian tanda pengganti uang pengganti ini kayaknya juga buat mereka fokus, nggak? Mereka harus berhati-hati dengan uang pengganti yang besar itu, karena kalau tidak dibayar tepat waktu, hakarta pasti akan menyita harta bendanya. Tapi aku rasa ini semua udah bagian dari prosesnya, agar mereka belajar dari kesalahan dan jadi lebih bijak di masa depan 🀞
 
kembali
Top