Video Haji Isam membagikan bantuan tunai justru merupakan "hoaks" atau beredar di media sosial sebagai bagian dari penipuan menyesatkan. Klaim pengusaha batu bara tersebut yang diklaim membagikan bantuan sebesar Rp30 juta kepada warganet hanya merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menciptakan video palsu yang mengelabui banyak orang.
Video beredar di akun Facebook @haji isam pada Jumat lalu ini menampilkan seseorang yang diklaim sebagai Haji Isam membagikan bantuan uang tunai kepada pengguna. Namun, penelusuran yang dilakukan oleh Tirto menemukan bahwa video tersebut mengandung tanda-tanda khas dari hasil rekayasa AI.
Penelusuran yang dilakukan menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation dan Undetactable.ai menunjukkan probabilitas 99,7 persen dan 97 persen masing-masing bahwa video tersebut merupakan hasil buatan AI. Hal ini memperkuat temuan bahwa video tersebut adalah "hoaks" yang disebarkan oleh akun tidak terverifikasi.
Penelusuran kemudian dilakukan terhadap akun-akun media sosial lainnya yang menyebarkan video tersebut, tetapi tidak ditemukan akun pribadi yang secara resmi diklaim oleh Haji Isam. Klaim dalam video tidak dapat dikaitkan dengan sumber yang terverifikasi.
Hasil penelusuran di berbagai platform juga menunjukkan bahwa klaim tentang bantuan tunai tersebut tidak didukung oleh bukti atau pernyataan resmi dari Haji Isam. Sebaliknya, video serupa telah beredar sebelumnya dan dinyatakan tidak benar oleh sejumlah pemeriksa fakta seperti TurnBackHoax dan Komdigi.
Dengan demikian, klaim tentang bantuan tunai yang diklaim disebarkan Haji Isam hanya merupakan "hoaks" atau video yang dimanipulasi untuk menyesatkan.
Video beredar di akun Facebook @haji isam pada Jumat lalu ini menampilkan seseorang yang diklaim sebagai Haji Isam membagikan bantuan uang tunai kepada pengguna. Namun, penelusuran yang dilakukan oleh Tirto menemukan bahwa video tersebut mengandung tanda-tanda khas dari hasil rekayasa AI.
Penelusuran yang dilakukan menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation dan Undetactable.ai menunjukkan probabilitas 99,7 persen dan 97 persen masing-masing bahwa video tersebut merupakan hasil buatan AI. Hal ini memperkuat temuan bahwa video tersebut adalah "hoaks" yang disebarkan oleh akun tidak terverifikasi.
Penelusuran kemudian dilakukan terhadap akun-akun media sosial lainnya yang menyebarkan video tersebut, tetapi tidak ditemukan akun pribadi yang secara resmi diklaim oleh Haji Isam. Klaim dalam video tidak dapat dikaitkan dengan sumber yang terverifikasi.
Hasil penelusuran di berbagai platform juga menunjukkan bahwa klaim tentang bantuan tunai tersebut tidak didukung oleh bukti atau pernyataan resmi dari Haji Isam. Sebaliknya, video serupa telah beredar sebelumnya dan dinyatakan tidak benar oleh sejumlah pemeriksa fakta seperti TurnBackHoax dan Komdigi.
Dengan demikian, klaim tentang bantuan tunai yang diklaim disebarkan Haji Isam hanya merupakan "hoaks" atau video yang dimanipulasi untuk menyesatkan.