Kemenangan Pertamina Enduro di Proliga 2026 Putri hari ini, Jumat, membuat mereka menempati posisi kedua klasemen sementara musim reguler. Meski pertandingan dimulai dengan kekalahan, Jakarta Electric PLN akhirnya berhasil kembali bangkit dan mengalahkan Jakarta Pertamina Enduro 25-22 di set penentuan.
Pertamina Enduro memulai laga dengan bermain sangat apik. Mereka mampu mendapatkan 3 poin beruntun dan unggul 3-0 di awal set pertama. Namun, Electric PLN berhasil mengimbangi permainan mereka. Celeste Plak yang terus diincar saat Pertamina Enduro melakukan serangan bisa dilindungi sehingga bola pertama tidak didapatkan oleh dirinya.
Setelah skor imbang 14-14, Electric PLN membalikkan keadaan. Mereka bahkan mencatat 4 poin beruntun sehingga unggul 19-23. Namun, seperti 2 set awal, Pertamina Enduro tampil bagus di awal. Mereka mampu mengambil lead skor 8-7 dan kemudian unggul hingga 12-8.
Meski Electric PLN sempat memperkecil skor menjadi 22-20, sebuah challenge yang diajukan Pertamina Enduro membatalkan poin tersebut. Skor kembali berjarak 3 poin 23-20. Namun, Electric PLN menunjukkan daya juang yang tinggi dan sempat menipiskan skor menjadi 23-22.
Akhirnya, Pertamina Enduro mampu menang 25-22 di set penentuan. Skor set pun berubah menjadi 1-2. Asa mereka untuk meraih kemenangan semakin terbuka di set keempat. Permainan Electric PLN yang terlalu mengandalkan Celeste Plak dan Neriman Ozsoy mulai terbaca.
Di awal set, JPE bahkan unggul hingga 6-1 yang memaksa pelatih Chamnan Dokmai mengambil time out cepat. Selepas time out, Electric PLN tampil lebih baik. Service yang dilakukan Celeste Plak mampu menekan, namun tidak cukup untuk mengimbangi permainan Pertamina Enduro.
Pertamina Enduro kemudian menjauh selepas time out dan akhirnya menang 25-19, sekaligus memaksa laga berlangsung full set. Di set penentuan, mereka terus melanjutkan momentum. Permainan apik dari Yana Shcherban dan Megawati Hangestri gagal diimbangi oleh Celeste Plak dan Neriman Ozsoy.
JPE pun unggul 8-4 di interval set kelima dan kemudian menang dengan skor set 3-2.
Pertamina Enduro memulai laga dengan bermain sangat apik. Mereka mampu mendapatkan 3 poin beruntun dan unggul 3-0 di awal set pertama. Namun, Electric PLN berhasil mengimbangi permainan mereka. Celeste Plak yang terus diincar saat Pertamina Enduro melakukan serangan bisa dilindungi sehingga bola pertama tidak didapatkan oleh dirinya.
Setelah skor imbang 14-14, Electric PLN membalikkan keadaan. Mereka bahkan mencatat 4 poin beruntun sehingga unggul 19-23. Namun, seperti 2 set awal, Pertamina Enduro tampil bagus di awal. Mereka mampu mengambil lead skor 8-7 dan kemudian unggul hingga 12-8.
Meski Electric PLN sempat memperkecil skor menjadi 22-20, sebuah challenge yang diajukan Pertamina Enduro membatalkan poin tersebut. Skor kembali berjarak 3 poin 23-20. Namun, Electric PLN menunjukkan daya juang yang tinggi dan sempat menipiskan skor menjadi 23-22.
Akhirnya, Pertamina Enduro mampu menang 25-22 di set penentuan. Skor set pun berubah menjadi 1-2. Asa mereka untuk meraih kemenangan semakin terbuka di set keempat. Permainan Electric PLN yang terlalu mengandalkan Celeste Plak dan Neriman Ozsoy mulai terbaca.
Di awal set, JPE bahkan unggul hingga 6-1 yang memaksa pelatih Chamnan Dokmai mengambil time out cepat. Selepas time out, Electric PLN tampil lebih baik. Service yang dilakukan Celeste Plak mampu menekan, namun tidak cukup untuk mengimbangi permainan Pertamina Enduro.
Pertamina Enduro kemudian menjauh selepas time out dan akhirnya menang 25-19, sekaligus memaksa laga berlangsung full set. Di set penentuan, mereka terus melanjutkan momentum. Permainan apik dari Yana Shcherban dan Megawati Hangestri gagal diimbangi oleh Celeste Plak dan Neriman Ozsoy.
JPE pun unggul 8-4 di interval set kelima dan kemudian menang dengan skor set 3-2.