Alwi Farhan juara Indonesia Masters 2026, mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul.
Di ajang BWF Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, minggu lalu (25/1), Alwi Farhan berhasil menjadi tunggal putra Indonesia ketiga yang memenangi gelar juara turnamen tersebut setelah Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro.
Tunggal putra Alwi membuktikan bahwa dirinya tidak lemah dalam menghadapi pemain asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Di pertandingan final, Alwi berhasil mengalahkan Panitchaphon dengan skor 21-5 dan 21-6.
Pertandingan antara Alwi dan Panitchaphon dimulai pada pukul 15:00 WIB. Setelah diikuti oleh penonton yang ramai, Alwi tidak lemah dalam menghadapi serangan dari lawannya. Pada awalnya, keduanya mencetak skor imbang 1-1, tetapi kemudian Alwi menggila dan menguasai permainan.
Alwi memenangkan set pertama dengan mudah sebesar 11-4. Kemudian, di set kedua, Panitchaphon hanya bisa mencetak skor imbang 5-10. Setelah itu, Alwi terus menguasai dan berhasil menang set kedua dengan skor 21-6.
Dengan memenangi finalnya, Alwi menjadi tunggal putra Indonesia kedelapan yang berhasil memenangi gelar juara turnamen ini setelah Taufik Hidayat (2010), Dionysius Hayom Rumbaka (2011), Sony Dwi Kuncoro (2012), Simon Santoso (2013), Tommy Sugiarto (2015), Anthony Sinisuka Ginting (2018, 2020) dan Jonatan Christie (2023).
Di ajang BWF Indonesia Masters 2026 yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, minggu lalu (25/1), Alwi Farhan berhasil menjadi tunggal putra Indonesia ketiga yang memenangi gelar juara turnamen tersebut setelah Taufik Hidayat dan Sony Dwi Kuncoro.
Tunggal putra Alwi membuktikan bahwa dirinya tidak lemah dalam menghadapi pemain asal Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Di pertandingan final, Alwi berhasil mengalahkan Panitchaphon dengan skor 21-5 dan 21-6.
Pertandingan antara Alwi dan Panitchaphon dimulai pada pukul 15:00 WIB. Setelah diikuti oleh penonton yang ramai, Alwi tidak lemah dalam menghadapi serangan dari lawannya. Pada awalnya, keduanya mencetak skor imbang 1-1, tetapi kemudian Alwi menggila dan menguasai permainan.
Alwi memenangkan set pertama dengan mudah sebesar 11-4. Kemudian, di set kedua, Panitchaphon hanya bisa mencetak skor imbang 5-10. Setelah itu, Alwi terus menguasai dan berhasil menang set kedua dengan skor 21-6.
Dengan memenangi finalnya, Alwi menjadi tunggal putra Indonesia kedelapan yang berhasil memenangi gelar juara turnamen ini setelah Taufik Hidayat (2010), Dionysius Hayom Rumbaka (2011), Sony Dwi Kuncoro (2012), Simon Santoso (2013), Tommy Sugiarto (2015), Anthony Sinisuka Ginting (2018, 2020) dan Jonatan Christie (2023).