Indonesia mengakhiri permainan sepak bola futsal Piala Asia 2026 di Jakarta, Jawa Barat, akhirnya menjadi tim runner-up. Meski gagal merebut gelar juara, Indonesia berhasil mencetak gugatan dan muncul sebagai salah satu tim yang paling berani. Tim asuhan Hector Souto menyiapkan strategi permainan dengan menggunakan pemain-pemain terbaik mereka. Dalam awal pertandingan, Iran sangat dominan dan mengambil keuntungan cepat dari gol Hossein Tayebi pada menit ketiga. Tapi Indonesia tidak puas berada di belakang lini dan berhasil mencetak gol Reza Gunawan di menit ke-7. Kedua tim bermain seru tanpa rautan. Pada menit ke-8, Israr Megantara melakukan tendangan sengat yang berbuah gol. Iran terus mempertahankan kedudukannya sebagai pemimpin, tetapi Indonesia tidak berhenti dan berhasil mencetak gol Israr Megantara lagi pada menit ke-9. Iran mampu merespons dengan mengambil peluang ganda ke arah gawang Indonesia. Pada menit ke-18, Mahdi Karimi berhasil mencetak gol kedua dari Iran. Indonesia berusaha untuk mempertahankan posisinya tetapi pada menit ke-23, Saeid Ahmadabbasi berhasil mencetak gol kedua bagi timnya melalui tendangan bebas. Iran mampu mengekspresikan kemampuan mereka dan mengambil peluang ganda lagi dengan gol Hossein Tayebi di menit ke-38, tetapi bola rebound disambar Masoud Yousef menjadi gol bagus untuk Indonesia. Dengan skor imbang 4-4, pertandingan berlanjut ke adu penalti. Pada babak tersebut, Firman dan Nizar berhasil mencetak gol bagi tim mereka. Setelah Rio membuat skor menjadi 2-0, dibalas Derakhsani menjadi 2-1. Sayangnya, setelah itu sepakan Dewa bisa ditepis Mahdi Rostami dan disamakan Aghapour menjadi 3-3. Dua menit kemudian giliran Ardiansyah Nur mampu mencetak gol bagi timnya menggagalkan penendangan Israr Megantara, sehingga skor menjadi 4-3 untuk Indonesia. Setelah itu beberapa penendangan lain dilakukan tetapi skor tetap imbang pada penentuan adu penalti. Pada akhirnya, Hossein Sabzi berhasil mencetak gol terakhir bagi tim Iran dan menimpa Indonesia kegagalan juara.