Harga Buah Kelapa Sawit Kaltim Rontok di Januari 2026, Penurunan Terparah Hantam TBS Usia Muda

Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit di Kaltim Mengecil, Penurunan Harganya Dipengaruhi oleh Turunnya Harga Crude Palm Oil

Pada tanggal 1-15 Januari 2026, harga TBS kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dilaporkan melemah dengan nilai Rp 3.175,54 per kilogram (kg). Penurunan ini disebabkan oleh turunnya harga crude palm oil (CPO) sebesar 1,18 persen. Hal ini mengecilkan harga TBS di periode pertama, dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Menurut Ahmad Muzakkir, pelaksana tugas Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, penetapan harga ini merupakan hasil penetapan oleh tim lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak. "Harga Rp3.175,54 per kg ini merupakan TBS yang dipanen dari pohon umur 10 tahun ke atas," kata Muzakkir.

Namun, tidak semua TBS di Kaltim memiliki harga yang sama. Harga untuk pohon umur tiga tahun sebesar Rp2.796,53 per kg, sedangkan untuk pohon umur empat tahun seharga Rp2.982,31 per kg. Penurunan ini juga diterapkan pada TBS dari pohon umur lima tahun (Rp3.000,36 per kg) dan tujuh tahun (Rp3.051,54 per kg).

Harga-harga TBS di Kaltim hanya berlaku bagi kebun plasma atau kebun kemitraan, termasuk kebun swadaya masyarakat yang bermitra dengan pabrik. Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/Permentan 120/1/2018.

Penetapan harga ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan dan tidak membuat harga TBS terlalu rendah yang merugikan pekebun, begitu pula sebaliknya. "Sengaja kita melibatkan berbagai sektor di dalam penetapan harga ini," kata Muzakkir.

Turunnya harga CPO mempengaruhi penurunan harga TBS di Kaltim. Harga CPO anjlok menjadi Rp 13.886,58 per kilogram (kg) pada tanggal 1-15 Januari 2026. Di periode II atau tanggal 16-31 Desember 2025, harganya dibanderol senilai Rp 13.921,45 per kg.

Penurunan harga TBS ini juga terjadi pada TBSK (tandan buah segar kayu) dengan harga turunnya menjadi Rp3.032,69 per kg untuk pohon umur tujuh tahun.
 
Gak bisa percaya kalau harga TBS kelapa sawit di Kaltim ternyata turun banget, kan? 🤯 Sekarang cuma Rp 3.175,54 per kilogram, itu sudah agak murah banget! Tapi tapi, pasti ada alasan kenapa ini terjadi, ya? Misalnya, harga CPO (crude palm oil) turun juga, itu membuat penurunan harga TBS juga mereda aja. 🤔 Nah, kalau kamu ingin tahu rincian harga TBS di Kaltim, gak bisa salah, ada 3 kategori ya, yaitu pohon umur 10 tahun ke atas, 3 tahun, 4 tahun, dan 5/7 tahun. Harga-nya pun berbeda-beda, kayaknya jadi lebih transparan sih. 📊
 
Wah bro, kalau TBS kelapa sawit di Kaltim mau ngeluhin sama turunnya harga CPO, kan? 🤔 Biasanya kalau harga bahan bakar minyak ngecil, harga sawit juga ngecil. Akan tetapi, penurunan ini juga berarti kalau pekebun bisa mendapatkan uang yang lebih banyak dari jual TBS, kaya aja untuk membiayai produksi selanjutnya. 🤑
 
Harga tangan kosong ya... kalau tidak ada pengaruh CPO, mungkin masih bagus banget lagi 🤔. Tapi kalau harus dipikirkan, ini berarti produksi sawit makin mudah karena tidak harus khawatir dengan harga CPO yang turun. Aku rasa ini berdampak pada pertanian swadaya masyarakat, nih... mereka mungkin bisa menanam lebih banyak. Tapi apa yang terjadi dengan kualitasnya? 🌳
 
aku pikir kalau gini gampang banget ya! nanti kita cari tahu harganya di pasar dan kalau masih tinggi aja kita cari tempat lain yang lebih murah 🤔. tapi serius, ini penting buat para pekebun kayu, jangan lupa untuk memeriksa harga harian ya agar ga kehilangan uang 💸.
 
🤝 Ahh sih, kalo bisa ngeliat gak apa2 ari harga TBS di Kaltim kayaknya ini. Biasanya kalau harga CPO turun juga mau turunin gak aja TBSnya, tapi kalo tidak siapa tahu mungkin ada faktor lain yang mempengaruhi ya... 🤷‍♂️ Dan gimana jadinya dengan kebun swadaya masyarakat? Kalau kayaknya harus diatur juga kan? 😊
 
Harga kelapa sawit di Kaltim kayak ganti ganti seperti siang hari😂. Pertama kalinya turun, kemudian naik, kemudian lagi turun... Kalau tidak sengaja jatuh dari pohon, aku rasa mau jadi penjual TBS juga 😂. Nah, apa itu yang bisa kita lakukan? Bayangkan saja, kalau ini terus terjadi, aku rasa harus beli pulpen dan kuas aja untuk hidup 🤣.
 
Harga TBS kelapa sawit di Kaltim memang mulai menurun, tapi masih terasa sedikit bingung deh... kalau gini saja karena turunnya harga crude palm oil, tapi sebenarnya TBS-nya ada harga yang berbeda-beda per pohon umur. Apa sih tujuan dari penurunan harga ini? Maksudnya bisa menguntungkan pekebun, tapi juga tidak mau terlalu rendah aja nih.
 
Aku pikir penting banget kalau kita ngatur harga TBS di Kalimantan jadi tidak terlalu rendah aja. Maksudnya, aku bukan penilai pengaturan ini, tapi aku hanya merasa kayakanya kalau kita jangan sabarnya aja dengan perubahan harga yang terjadi karena turunnya harga CPO. Aku sendiri punya teman yang bekerja di kebun kelapa sawit, dan aku tahu betapa sulitnya mereka. Jadi, aku yakin bahwa pengaturan ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan, tapi aku juga penasaran sih apakah ada cara lain untuk mengelola harga TBS yang lebih efisien? 🤔
 
Gue pikir ini punya strategi yang jitu oleh pemerintah untuk mengontrol pasar. Mereka bisa menetapkan harga untuk TBS kalimantan, tapi di mana dia punya pengaruh siapa? Bayangin aja, mereka bisa mengatur harga CPO, dan itu akan mempengaruhi harga TBS. Gue pikir ini seperti mainan bisnis, gak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi. Dan pihak pemerintah kalau mengatakan ini hanya untuk keseimbangan pasar, tapi gue ragu-ragu, gue pikir ada sesuatu yang lebih di baliknya... 😏
 
🤔 kalo gini biar harga TBS tidak terlalu rendah dan jangan gini buat pekebun kehilangan uang... tapi kayaknya ini penyesalan besar buat pekebun kecil, kalau pohon umur tiga tahun gini sudah bisa dipanen tapi harga masih sama aja? 🤷‍♂️

dan kalo mau ngobrol soal TBS kelapa sawit sih, kalau ini penurunan harga di Kaltim buatnya lebih baik biar kebun plasma bisa bisnis dengan lebih stabil... tapi kayaknya ada kekurangan lagi, yaitu harganya sama aja untuk semua jenis pohon, kalau ini biarkan kalo pohon umur tujuh tahun gini sudah bisa dipanen tapi harga bisa naik agak aja? 🤔
 
kembali
Top