Hakim Tolak Eksepsi Sri Purnomo di Kasus Hibah Pariwisata Sleman

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta (PNY) telah menyatakan keberatan atas eksepsi dari penasihat hukum mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo. Keputusan ini diumumkan oleh Ketua Majelis, Melinda Aritonang, saat membacakan putusan sela di ruang sidang Cakra, PNY Yogyakarta.

Menurut Melinda, keberatan terhadap eksepsi tersebut tidak dapat diterima. Ia juga memerintahkan penuntut umum agar melanjutkan pemeriksaan perkara dengan nomor register 23/Pid.Sus-TPK/2025/PN Yyk.

Sementara itu, biaya perkara akan ditangguhkan sampai putusan pengadilan. Sidang ini dimulai pada pukul 10.00 WIB dan terdakwa Sri Purnomo hadir menggunakan baju kemeja putih dengan peci dan celana hitam.

Perkara ini melibatkan kasus penyimpangan pengelolaan dana hibah pariwisata yang berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) tahun 2020. Sri Purnomo diduga terlibat dalam penyimpangan ini dan dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Penuntut umum juga menyertakan dakwaan subsider, yaitu Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Selain itu, ada juga dakwaan Kedua, yakni Pasal 22 UU RI No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Kasus ini bermula dari temuan hasil audit yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan DIY mengenai adanya indikasi kerugian negara yang mencapai Rp 10 miliar. Sebelumnya, Sri Purnomo sempat diperiksa sebagai saksi dan ditetapkan sebagai tersangka melalui Surat Perintah Penetapan Tersangka Nomor: TAP-03/M.4.11.4/Fd.1/09/2025 tanggal 30 September 2025.

Kejaksaan membeberkan modusnya yaitu saat berstatus Bupati Sleman, Sri Purnomo diduga memberikan dana hibah pariwisata kepada kelompok masyarakat di sektor pariwisata di luar ketentuan.
 
Gue kayaknya sangat penasaran dengan kasus ini bro... πŸ˜‚ Sebenarnya, gue suka sekali membaca koran dan berita tentang hal-hal yang terjadi di Yogyakarta. tapi, gue juga tahu bahwa ada beberapa orang yang salah, yaitu Sri Purnomo. Dia kayaknya memang melakukan kesalahan besar dengan menggunakan dana hibah pariwisata untuk tujuan yang tidak benar... πŸ˜”.

Tapi, gue juga merasa bahwa korupsi ini bukan hanya terjadi di Yogyakarta atau Indonesia saja, tapi juga bisa terjadi di mana-mana. dan itu membuat gue merasa sedih dan frustrasi... πŸ€•. Gue ingin orang-orang yang memiliki kekuasaan dan otoritas untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan kekuasaannya, agar tidak ada yang salah lagi.

Dan, gue juga harap bahwa pengadilan ini bisa menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan adil... πŸ’ͺ. Gue tidak ingin ada orang yang terluka atau merasa salah di atasnya... 🀝.
 
Wow 🀯. Kenapa dia bilang eksepsi tidak bisa dimaklumi? Dulu dia bilang ada yang salah, tapi sekarang dia bilang ada yang benar? πŸ˜‚. Saya pikir kasus ini agak susah, karena banyak pasal dan undang-undang yang digunakan sebagai alasan untuk menyeruhan. Tapi saya yakin penuntut umum akan bisa memproyeksinya dengan baik. πŸ”. Saya rasa hal ini akan menjadi bukti bagaimana pentingnya pengadilan dalam menjaga kehormatan dan integritas di masyarakat. πŸ’Ό
 
Aku pikir ini kasus korupsi yang gila banget! 🀯 Sri Purnomo siapa aja kalau terlibat denga kasus seperti ini? Aku rasa dia harus jujur dan bongkar omong-omongan dirinya sebelumnya. Dan biaya perkara dihentikan nggak ada masalah, aku pikir ini kasus yang penting banget bagai apa kita ingin melihat kebenaran atau tidak.
 
Gue penasaran apa yang sebenarnya terjadi dengan Sri Purnomo... Kenapa dia harus dihukum karena kasus penyimpangan dana hibah? Gue pikir dia hanya melakukan kesalahan kecil aja, tapi kalau benar-benar ada proof bahwa dia melakukan kesalahan besar, maka penjelasannya apa? Apakah dia akan mendapatkan pemulihan nama atau tidak? Dan kenapa biaya perkara harus ditangguhkan? Gue pikir ini akan membuat proses pengadilan semakin lama.
 
ekonomi korupsi ini gak bisa dijawab 😩
di negri kita yang penuh dengan kebeauty dan keunikan ini, korupsi di daerah pariwisata juga terjadi πŸ€•
eksepsi dari Sri Purnomo ini tidak berarti dia bersih-besannya 🚫
penasihat hukum mantan Bupati Sleman ini memang salah dalam prosesnya 😐
saya rasa biaya perkara yang ditangguhkan ini bisa dihindari jika ada transparansi dan jujur dalam proses pengelolaan dana πŸ“Š
penuntut umum harus terus berusaha untuk menangkap korupsi ini dan memberikan hukuman yang sesuai πŸš”
 
hehe πŸ˜‚ aku rasa kasus Sri Purnomo ini benar-benar menarik... aku duduk di kantong dan aku tahu aku sendiri juga pernah melakukan hal yang sama ketika aku masih kerja di kantoran, aku sempat 'mengambil' uang hibah dari kantornya untuk belanja mode aku πŸ˜‚ tapi aku tidak punya dana, kayaknya aku butuh sedikit inspirasi dari atasan... 🀣 apa pun kasus ini, aku rasa penting banget bagi masyarakat Sleman untuk tahu apa yang terjadi dengan pengelolaan dana hibah. aku harap putusan pengadilan ini dapat membawa kesadaran bagi semua pihak tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan negara. aku juga harap Sri Purnomo dapat memperbaiki kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan, semoga dia dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat Sleman. 🀞
 
Siapa sih yang tidak pernah nyesali kembali masa lalunya ya? Masa-masanya sebagai Bupati Sleman pasti nggak bisa dipandang secara neutral, deh! πŸ€¦β€β™‚οΈ Sri Purnomo ini terlibat dalam kasus dana hibah pariwisata yang dicuri dan dimanfaatkan untuk kepentingan sendiri. Tapi apa yang membuatku sedih adalah bahwa dia nggak pernah berubah, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ Ia masih bisa bertahan dengan cara itu sampai akhirnya terangkat tangan kehukuman. Sayangnya, keberatan ini tidak dapat diterima dan kasusnya akan melanjutkan. πŸ˜”
 
Gue rasa ini kayak adegan drama di tv... siapa yang bilang kalau Sri Purnomo tidak melakukan apa-apa? Kalau benar dia bersalah, maka dia harus menerima hukuman. Tapi gue juga pikir siapa yang jujur tentang biaya perkara yang akan ditangguhkan itu? Semua orang suka menunggu sampai terakhir sebelum mau membayar. πŸ€”
 
πŸ€” Gue pikir ini kasus korupsi yang sengaja buat gue bingung kan. Penasihat Sri Purnomo lagi-lagi ikut memperparah masalahnya dengan membuat eksepsi yang tidak terima πŸ™„. Gue rasa biaya perkara ini bisa ditangguhkan lebih lama lagi karena biayanya udah cukup mahal dan gue rasa penuntut umum sudah cukup bukti-buktian untuk menunjukkan bahwa Sri Purnomo benar-benar terlibat dalam kasus ini πŸ“.
 
"Korupsi tidak boleh menjadi sahabat kita." πŸ™…β€β™‚οΈ

Makasih keputusan yang jujur dari pihak pengadilan, memang gampang saja kalau kita nanti ada kasus korupsi, tapi kalau kita mengetahui siapa yang salah, kita harus berani menghadapinya. Kita tidak boleh setengah-setengah dan menghambat proses hukum, karena itu akan memberikan kesan bahwa kita tidak peduli dengan keseimbangan pemerintahan.
 
Hmm, kayaknya kasus ini nggak sederhana seperti yang dibayangkan. Penasihat Sri Purnomo aja nggak mau bukti-bukti apa pun diberikan dan langsung meminta pengadilan untuk menggantungkannya. Tapi, penuntut umum gue nggak setuju. Mereka memperjelas bahwa keberatan terhadap eksepsi tersebut tidak bisa diterima karena itu akan membuat kasus ini jadi lebih sulit dipecahkan.

Aku juga curious bagaimana pengadilan akan menangani kasus ini. Aku harap ada bukti-bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa Sri Purnomo memang terlibat dalam penyimpangan dana hibah pariwisata itu. Kalau tidak, maka aku rasa pengadilan harus mengambil tindakan yang benar dan adil.

Saya juga ingin tahu apa sih modusnya yang digunakan oleh Sri Purnomo untuk menyimpangkan dana hibah pariwisata itu. Apakah itu karena dia mau mendapatkan keuntungan pribadi atau karena ada alasan lain? Aku rasa penuntut umum harus terus memperjelas tentang hal ini agar kasus ini bisa segera dipecahkan.
 
Makasih ya penuntutan kasus ini. Makin serius lah pengadilan tapi aku rasa kalau bukan karena korupsi, dia kalau tidak salah apa-apa saja yang dia lakukan. Kasus ini bikin aku sedih banget, kerugian negara Rp 10 miliar, itu sebesar uang saku bulanan aku dan keluarga. Aku harap jadi pengadilan yang adil dan tidak kalah dengan tuntutan korupsi ini 🀞🏼
 
Aku pikir kalau ini kasus Sri Purnomo yang serius banget 🀯. Dia diprediksi terlibat dalam penyimpangan pengelolaan dana hibah pariwisata, itu bukan main-main loh! πŸ™…β€β™‚οΈ Kalau dia benar-benar bersalah, maka dia harus menghadapi konsekuensi yang tepat. Aku rasa ini kesempatan untuk semua orang di Sleman untuk menjadi contoh bahwa korupsi tidak akan terjadi di sini πŸ’ͺ.

Tapi aku juga pikir ada hal lain yang perlu kita pertimbangkan, yaitu bagaimana dana hibah pariwisata tersebut digunakan sebenarnya? Apakah benar-benar tidak ada pengelolaan yang baik? πŸ€” Kita harus memastikan bahwa dana hibah ini digunakan dengan bijak dan efektif untuk meningkatkan pariwisata di Sleman.
 
kembali
Top