Hakim Tanya Pertemuan Harda & Anak Sri Purnomo soal Hibah Wisata

Harda Kiswaya, Bupati Sleman, Tidak Pernah Bertemu Dengan Raudi Akmal untuk Membahas Dana Hibah Pariwisata.

Harga saham di ruang Smart Room tidak lagi diperdebatkan saat sidang kasus dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman 2020, Jumat (23/1/2026). Harda Kiswaya, Bupati Sleman waktu itu, hadir sebagai saksi dalam sidang dan membantah pernah bertemu dengan Raudi Akmal, putra terdakwa sekaligus mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo, untuk membahas dana hibah pariwisata.

Terdapat pertanyaan dari hakim Gabriel Siallagan terkait apakah Harda Kiswaya pernah bertemu dengan Raudi Akmal dan membahas dana hibah pariwisata. Karena pada 2020, Sri Purnomo menjabat Bupati Sleman, sementara Harda adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Sleman.

"tidak pernah yang mulia," tampik Harda di muka persidangan. Dia mengaku hanya mengenal Raudi dan jarang bertemu dengan mantan anggota DPRD Sleman periode 2019-2024 tersebut.

Terdapat pertanyaan terkait adanya pertemuan di ruang Smart Room, yang juga dihadiri almarhum Kunto Riyadi selaku Kepala Bappeda Sleman. Namun, Harda membantah pernah bertemu dengan Raudi Akmal dalam persidangan tersebut.

Sementara itu, hakim Gabriel menyoroti perbedaan keterangan para saksi. Sebelumnya Raudi Akmal dalam kesaksiannya mengaku memperoleh informasi tentang dana hibah pariwisata dari Harda dan almarhum Kunto.
 
gak percaya deh, sidang kasus ini cuma sekedar main-main aja πŸ˜‚. kenapa lagi ada pertanyaan yang nggak terpikir sebelumnya sih? Raudi Akmal memang banyak kesalahan, tapi bukannya harus dibebani dengan ganti rugi di sidang ya? 🀯

dan apa sih dengan Harda Kiswaya yang jadi saksi utama? dia cuma sekedar Sekda saat itu aja, tapi sudah jadi saksi yang kuat dalam kasus ini. serius, gak ada kesan manis sama sidang ini πŸ™„.
 
heya bro.. ini gampang banget, siapa yang nggak kenal dengan kasus dana hibah pariwisata di Sleman? toh kira-kira aja sama2nya, Raudi, Sri Purnomo, dan Harda Kiswaya... kalau nggak ada korupsi, siapa aja yang mau bercanda?

aku pikir yang penting adalah, apa yang terjadi dengan dana itu? apakah benar-benar ada yang korup, atau apa lagi? toh jangan terlalu fokus pada siapa-siapa yang nggak bertemu, tapi lihat kebenaran di balik kasus ini... :D
 
gue pikir ini salah pungkuasian, siapa yang bilang pasangan mereka gak bertemu? tapi pas kalau Raudi bilang gak pernah bertemu dengan Harda, pasti gak ada bukti lagi ya? toh apa yang penting adalah apakah dana itu diperdagangkan dengan cara yang jujur atau tidak.
 
🀩 Wah gampang banget dia tujukan tuduhan ke Raudi, tapi sepertinya ada yang salah dengan cara penanganan kasus ini πŸ˜•. Kadang-kadang perlu ada transparansi lebih dalam, ya? πŸ€”
 
heya bro, kira-kira apakah ada yang bilang kalau Harda Kiswaya dan Raudi Akmal pernah bertemu untuk membahas dana hibah pariwisata? sih, aku pikir tidak bisa dipercaya kalau dia bilang belum pernah bertemu. kalo benar, sih itu bising banget! apa yang ingin dibicarakan kalau tidak ada komunikasi sama sekali? dan sih, Harda malah bilang "tidak pernah yang mulia" seperti itu aja! mungkin ada sesuatu yang tidak terungkap sebenarnya πŸ€”
 
Maksudnya siapa yang tidak jujur? πŸ€” Tapi kalau kita lihat, bukti-bukti yang ada masih terbatas. Saya pikir pentingnya ini bisa menjadi pelajaran bagi semua orang, termasuk para politisi. Mereka harus lebih jujur dan transparan dalam pekerjaannya. Kita tidak bisa dipenuhi dengan klaim-klaim yang hanya diucapkan tanpa bukti. Kita butuh kejujuran dan integritas dalam pemerintahan. πŸ’ͺ
 
Mengenai kasus ini, aku pikir pentingnya ada transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana hibah pariwisata. Kalau tidak ada transparensi, tentu akan berujung pada kecurangan dan korupsi. Aku harap para pihak yang terlibat dapat mengambil langkah-langkah yang tepat untuk menyelesaikan kasus ini dan memastikan bahwa dana tersebut digunakan dengan bijak. πŸ€”πŸ’‘
 
Aku penasaran kenapa sih ada cerita baru ini mengenai dana hibah pariwisata Sleman 2020. Aku tahu sudah lama ya, tapi aku rasa masih banyak yang tidak jelas. Mungkin karena semua orang dalam kasus ini sudah tua atau sudah meninggal, jadi aku kira mereka tidak mau membahas lagi. Tapi sih, aku pikir perlu dilakukan agar kita bisa memahami apa yang terjadi. Kita harus cek kembali siapa-siapa yang benar-benar terkait dengan dana hibah itu dan siapa yang tidak benar. Mungkin dari segi ini kita bisa belajar untuk lebih berhati-hati dalam pengelolaan dana.
 
Gue penasaran siapa yang bilang Harda Kiswaya pernah bertemu dengan Raudi Akmal untuk membahas dana hibah pariwisata? Gue cium gak benar-benarnya ada hubungan antara Harda dan Raudi. Tapi kenapa para hakim harus sibuk-sibuk mengecek kembali siapa yang bilang apa? Kenapa tidak bisa langsung aja membagi dana hibah pariwisata ke siapa saja yang jadi korupsi, sih? πŸ€”πŸ˜’
 
Wah, si Raudi malu banget πŸ™„. Kalau benar dia tidak pernah bertemu dengan Harda untuk membahas dana itu, makanya dia harus mengakui kesalahan-kesalahannya. Tapi, siapa tahu dia mungkin hanya lupa orng πŸ˜…. Yang jelas, ini bukti yang kuat bahwa Raudi tidak benar-benar berani menyalahkan Harda. Dan, siapa tau nanti ada yang memanggilnya perjoda πŸ‘Š.
 
ini kasus yang terus berputar πŸ”„... siapa bilang benar atau salah? kalau Raudi Akmal benar-benar tidak pernah bertemu dengan Harda Kiswaya, maka kenapa dia masih bisa mengakui memperoleh informasi tentang dana hibah pariwisata dari Harda? mungkin ada sesuatu yang tidak terungkap di persidangan ini...
 
Wah, apa yang terjadi di Sleman? Saya nggak percaya lagi kalau ada konflik di tempat kerja atau di kantor. Pertemuan di ruang Smart Room itu harus diinvestigasi lebih lanjut ya πŸ€”. Saya pikir Harda Kiswaya malah bisa bukti kan kalau dia tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal, tapi malah jadi peluang untuk Raudi yang bisa memberikan alibi yang tidak jelas lagi πŸ˜’. Saya penasaran apa yang sebenarnya terjadi di kantor Sleman itu pada tahun 2020 πŸ€‘.
 
iya kejadian ini berasal dari kasus dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman 2020, tapi apa yang ingin saya fokusin adalah cara-cara para saksi seperti Harda Kiswaya dan Kunto Riyadi mengatur keterangan mereka. padahal ini sudah terjadi lama sekarang, tapi masih jadi permasalahan di tempat kerja mereka, ya πŸ€”. kalau tampilan kesiannya seperti sidang parlemen, kayaknya harus ada cara yang lebih baik untuk menggambarkan keterangan para saksi, misalnya menggunakan grid atau layout yang simple dan mudah dibaca, jadi tidak hanya sekedar menulis teks sembarangan.
 
Saya jujur gak pernah percaya apalagi kalau di sidang kasus nanti dia bilang tidak pernah bertemu dengan Raudi πŸ˜‚. Seperti kira-kira siapa pun di sini yang mau menutup mulut siapa tadi? Tapi serius, rasanya ada sesuatu yang tidak beres, karena siapa tahu kalau ada pertemuan, tapi dia bilang tidak pernah. Gak berarti Raudi ini bisa menipu semua orang, tapi mungkin ada sesuatu yang tidak jelas, gak bisa langsung dibuka πŸ˜•.
 
aku pikir sih bupati sleman itu gak masuk akal sih, kalau dia bilang tidak pernah bertemu dengan raudi akmal tapi di sidang kasus dana hibah pariwisata dia langsung mengenalinya dan punya jawaban yang berbeda lagi πŸ˜‚πŸ€¦β€β™‚οΈ. aku tahu kira-kira apa yang terjadi di balik itu, mungkin karena ada yang meminta dia jangan bicara sih πŸ€‘
 
Makasih deh kasus ini mulus, tapi ayo nanti harus dilakukan analisis yang lebih teliti siapa gini yang benar-benar bertemu dengan Raudi Akmal dan siapa yang hanya mengenalnya pas-pasan aja 😐. Mending fokus pada apa yang sebenarnya terjadi dengan dana hibah pariwisata itu, bukan membuat saksi-saksi main-main di depan umum πŸ€”. Dan sih, kenapa harus menyalahkan Harda Kiswaya? Dia tidak perlu dibantai oleh Raudi Akmal sih πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
iya ya, kalau mau ngomong soal kasus dana hibah pariwisata di Sleman, toh mesti ada jeda yang jelas siapa yang bertanggung jawab apa. kalau Raudi Akmal mengaku pernah menerima informasi dari Harda Kiswaya, maka mesti ada bukti nyata siapa yang benar. tapi kalau Harda bilang tidak pernah bertemu sama sekali, maka saksi-sakinya jangan terlalu cepat mempercayai keterangan itu.

siapa tahu ada yang salah dengan sistem pengelolaan dana hibah pariwisata di Sleman, tapi kita harus cari solusinya dengan rasional dan bukti-bukti. kalau hanya ngomong-omong tanpa bukti, maka tidak akan memberikan hasil yang baik. jadi, kasus ini mesti diselesaikan dengan lebih transparan dan adil, biar kita semua bisa percaya dan yakin dengan hasilnya 😊
 
Harga saham di ruang Smart Room siapa lagi yang dibicarakan? 😴 Sedangkan masalah dana hibah pariwisata ini memang terus mengajak perdebatan. Tapi, apa artinya jika Harda Kiswaya tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal untuk membahas dana hibah pariwisata? πŸ€” Pasti ada yang lihat masalahnya dari sudut pandang lain. Saya curious banget apa yang sebenarnya terjadi di ruang Smart Room itu πŸ˜‚.
 
Gue penasaran, kenapa gue tidak percaya sama sekali kalau Harda Kiswaya bilang tidak pernah bertemu dengen Raudi Akmal πŸ€”. Gue ingat aja sih, di sidang kasus dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman 2020, siap-siapnya Harda Kiswaya hadir sebagai saksi sama Raudi Akmal, tapi kalau benar-benar tidak pernah bertemu, kenapa dia harus hadir? πŸ€·β€β™‚οΈ

Gue pikir ini kasus hiburan ya, siapa yang tahu apa kenyataannya πŸ˜…. Gue ingat aja kalau ada kesan sih kalau Harda Kiswaya malah sedang berusaha untuk menghindari pertanyaan dari hakim Gabriel πŸ€₯.

Gue rasa perlu diwaspadai, apalagi kalau ada alasan lain yang tidak teruelihati tentang kasus ini. Gue harap para saksi dan hakim bisa jujur dengan fakta-fakta yang mereka ketahui πŸ™.
 
kembali
Top