Hakim Minta Jaksa Hadirkan Jurist Tan, Sosok Disebut Bu Menteri

Kemendikbudristek, Siapa 'Bu Menteri' Jurist Tan yang Muncul di Tipikor?

Hakim anggota Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Andi Saputra, menginstruksikan kepada jaksa untuk segera menghadirkan mantan Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pendidikan, Budaya, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim, Jurist Tan. Kenapa? karena sosoknya kerap disebut dalam persidangan, baik dakwaan maupun kesaksian.

Jurist Tan memiliki julukan 'Bu Menteri' di internal kementerian. Julukan tersebut diberikan bukan karena statusnya sebagai istri Mendikbudristek, Nadiem Makarim, namun karena kewenangannya yang dapat mempengaruhi kebijakan di internal lembaga tersebut.

Andi bertanya kepada sejumlah saksi mengenai peran Jurist Tan yang digdaya dalam mengelola proyek Chromebook di internal Kemendikbudristek. Eks Kasi Sarana dan Prasarana Subdit Direktorat Pembinaan SMP, Cepy Lukman Rusdiana, memberikan informasi bahwa Jurist Tan memiliki julukan 'Bu Menteri' yang diberikan oleh teman-teman kantor karena pengaruhnya di internal lembaga tersebut.

Jurist Tan memiliki gaya bicara informal saat berkomunikasi dengan Nadiem di kementerian, bahkan bisa mengucapkan kalimat seperti "lu dan gue" di hadapan banyak pejabat. Kesaksian serupa juga disampaikan oleh eks Direktur Sekolah Menengah Pertama pada Direktorat Jenderal Paudasmen Kemendikbudristekdikti, Poppy Dewi Puspitawati. Dia membenarkan pernyataan Cepy mengenai ekstra kewenangan yang dimiliki Jurist Tan saat bekerja di Kemendikbudristek.

Jurist Tan memiliki julukan 'Bu Menteri' yang diberikan oleh teman-teman kantor karena pengaruhnya di internal lembaga tersebut.
 
Gue pikir kalau 'Bu Menteri' Nadiem Makarim ini, kan kayak adegan dari movie Bioskop 1992, kayak dia sapa 'Bu' pada temen-temennya? 🤣 Gua rasa penasaran kenapa jurist tan ini punya julukan bu, apalagi kalau gue tahu kalau dia suka sambil ngobrol dengan nadiem. Yang jelas, gue tidak sabar untuk melihat apa yang akan terjadi di Tipikor. 🤔
 
ini kayaknya, nadiem makarim terus terang kalau dia punya ekstra kewenangan di dalam kementerian, tapi nggak ada bukti kalau dia malah korup. sih kayaknya nanti akan jelasin apa yang terjadi sama jurist tan, tapi untuk sekarang, jadi kita harus sabar dan lihat bagaimana yang terjadi selanjutnya 🤔💡
 
Udah nggak percaya kan? Jurist Tan, mantan Stafsus Nadiem Makarim ini benar-benar punya julukan 'Bu Menteri' yang maksa-maksa juga bukan karena statusnya sebagai istrinya, tapi karena pengaruhnya di internal lembaga. Eks Kasi Sarana dan Prasarana Subdit Direktorat Pembinaan SMP itu bilang begitu, bukannya ada yang salah? Tapi kenapa kita masih ragu-ragu? Mungkin karena kita nggak suka mendengar kabar baik tentang orang lain... 😐🤔
 
Gue pikir nadiem makarim udah ngeliat sama jurist tan, gue tahu kalau dia ada kekuasaan yang kaya sih di kemendikbudristek, tapi kayaknya tidak ada bukti nyata yang bikin kita percaya bahwa dia 'bu menteri' ya, apa yang bikin dia 'bu menteri' itu? sepertinya hanya karena teman-temannya yang bilang dia punya kekuasaan di internal lembaga itu aja, gue rasa kalau kita tidak bisa mengenal seseorang dari julukan atau nickname-nya aja, kita harus lihat apa yang dia lakukan dan bagaimana ia bekerja sih.
 
🤔 kalau nanti kemendikbudristek jadi kementerian yang kuat, tapi sebenarnya ada 'ibu' yang lebih berpengaruh lagi ya? 🤷‍♀️ sepertinya nadiem makarim harus berhati-hati dulu, karena jurist tan itu malah orang yang paling banyak dibutuhkan di dalam kementerian. kalau tidak berarti apa-apa tapi kalau dia berubah menjadi 'bu menteri' sendiri, maka kita bakal kehilangan nadiem ya 😅.
 
wahhh, jadi Jurist Tan siapa sapa? 🤔 ini orang apa aja? mantan staf Khusus Mendikbudristek, Nadiem Makarim. kayaknya dia punya kekuasaan yang gak biasa di kementerian, kayaknya dia bisa mengaruhin kebijakan di dalam kantor. 🤝 aku pikir ini aneh banget, mantan staf khusus bisa jadi 'Bu Menteri' aja? 😂 kayaknya ini berasal dari pengaruhnya yang luas di internal lembaga, teman-teman kantor bilang dia punya julukan 'Bu Menteri'. aku pikir ini bikin seseorang terkesan tidak profesional, tapi aku rasa ini justu kekuatan aja dari dalam. 💪
 
Gue bingung sekali, apa sih makna kalau seorang hakim punya julukan 'Bu Menteri'? Gue tahu dia adalah mantan staf khusus mendikbudristek, tapi gue tidak paham mengapa dia bisa memiliki pengaruh yang luas di internal lembaga tersebut. Sepertinya ada sesuatu yang salah di dalam sistem pemerintahan, kalau seorang hakim punya posisi yang mirip dengan menteri. Apakah itu benar-benar adanya atau hanya cerita?
 
Penggunaan istilah "Bu Menteri" untuk Nadiem Makarim itu membuat saya penasaran, tapi juga agak bingung. Apa sih yang dibicarakan disini? Istri yang punya pengaruh begitu besar dalam internal kementerian? Tapi kalau benar-benar seperti itu, itu berarti Nadiem Makarim nggak bisa dipercaya lagi di sisi profesionalitasnya. Dan kenapa kita beliau harus memiliki julukan seperti itu? Kalau seseorang memang punya pengaruh yang kuat dalam kantor, itu tidak usah ditunggu-tunggu lagi, tapi jangan juga disebut dengan julukan "Bu Menteri" seperti yang dilakukan di tipikor.
 
wah, siapa yang bisa bayangkan kalau mantan staf khusus nadiem makarim punya julukan "bu menteri" di kementerian? itu gak biasa banget, kayaknya ada sesuatu yang berarti di balik semuanya... saya rasa ini harus dipertimbangkan dengan lebih teliti oleh ombudsman dan lembaga pengawas lainnya. apalagi kalau bu menteri ini terlibat dalam skandal korupsi... ini akan membuat mahasiswa seperti aku merasa frustrasi, kita lagi fokus untuk belajar nggak bisa sengaja terlibat kasus korupsi di negara kita 🤔
 
Saya penasaran siapa lagi yang punya pengaruh besar di dalam kementerian... tapi bukan cuma 'Bu Menteri', ya... Jadi, kalau Jurist Tan mempunyai julukan seperti itu, itu berarti dia memiliki otoritas yang luas, tapi apakah itu berarti dia bisa melakukan sesuatu apa saja tanpa harus bertanggung jawab? 🤔
 
Gue pikir ini kaget banget, siapa sih Jurist Tan itu? Kenapa mantan Stafsus mendikbudristek bisa memiliki gaya bicara seperti anak-anak sekolah? Gue rasa ini bermasalah, tapi juga bisa dipertimbangkan dari sudut pandang lain. Kalau bu Menteri ini kayaknya punya pengaruh yang kuat di kantor, maka gue tidak ngerti mengapa tidak ada jawaban atau solusi untuk masalah-masalah yang terjadi di dalam kementerian.
 
BIAR NYALAH BISIKAN KOMENTAR KEMENDIKBUDRISTEK! NGOPONG TIPIKOR DAN JURIST TAN, PASTI ADA ALASANNYA! SANGAT MENTERINGKA CEPY LUKMAN RUSDIANA YANG NGOMPONG TIPIKOR ITU! LAGI-LAGI DIBACA, TAPI NYALAH TIDAK PASTI NYATA!
 
Gue pikir kalau ini penipuan bareng nadiem makarim, mantap sekali dia bisa nggak terdeteksi. Gua curiga banget, kalau ada yang mau membuka rahasia ini, jangan ragu nanya ke jurist tan sendiri aja, siapa tahu dia akan memberitahu kalau benar atau tidak. Gue masih bingung, apakah kalau ini punya tujuan baik atau apa?
 
ya, kalau gak ada kejutan lagi dari pemerintah. apa artinya mantan staf khusus ministru pendidikan kayak gitu bisa jadi 'bu menteri' di kementerian? itu kayaknya beda-beda. saya pikir lebih penting buat jelas kanonisme yang ada di dalam lembaga, bukan gini-gini aja. kalau Jurist Tan memang memiliki pengaruh besar di internal kementerian, mungkin dia harus jujur dulu siapa dia dan apa dia lakukan di sana, jadi nggak ada kesan salah arah lagi di depan umum.
 
Gue pikir sih mantan stafsus nadiem itu nggak perlu dipanggil ke tipikor, apa saja yang dia lakukan di kemendikbudristek sih gak ada bukti nyata ya... gue rasa lebih seriusin kalau mereka fokus pada hal-hal yang sebenarnya terjadi di kemendikbudristek. kayaknya nadiem harus jujur apa-apa yang dia tahu tentang korupsi di kemendikbudristek, tapi kayaknya dia nggak mau ngomong sih... 😒🤔
 
ini cerita kalau nadiem makarim punya mantan staff istri dia yang gak resmi tapi jadi bu menteri di internal kementerian dia.. kayaknya ada keraguan tentang efektivitasnya di dalam mengelola proyek chromebook di kemendikbudristek, tapi apa yang pasti sih dia memiliki pengaruh besar di internal lembaga tersebut... tapi apa itu baik atau tidak? 🤔
 
wahhhhhhh 😍 apa lagi kejutan dari Jurist Tan, mantan Staf Khusus Nadiem Makarim loh! 🤯 sepertinya dia punya banyak pengaruh di kantor dan bisa berbicara dengan santai seperti 'lu dan gue' 🤣 dihadapan banyak pejabat. tapi apa yang penting adalah, Jurist Tan memiliki peran penting dalam mengelola proyek Chromebook di Kemendikbudristek, kita harus menghargai kontribusinya 💪 semoga dia bisa terus memberikan sumbangannya untuk kebaikan negara 🙏
 
Gue bilang, kalau mantan Stafsus Mendikbudristek itu, jurist tan, kayak gue nonton Tipikor sementara, siapa-siapa yang ngeliat ditembakin, dia langsung tahu, karena kalimatnya sibuk banget! "Lu dan gue" aja, kan, seperti pacar atau apa? Gue pikir kalau di internal kementerian, harusnya ada aturan-aturan yang jelas, tapi siapa tahu, nanti dia jadi Menteri lagi, dan dijamin kalau kalimat "lu dan gwe" bisa digunakan di hadapan semua pejabat! 😂🙄
 
Halo, aku pikir apa artinya nih kalau jurist tan punya julukan 'bu menteri' di dalam kementerian? Aku rasa itu bikin penuh keraguan. Mau dibilang dia memiliki pengaruh yang besar atau mau dikatakan korupsi? Aku pikir lebih baik jika dia memiliki peran yang jelas dan tidak memiliki kekuasaan ekstra di dalam kementerian. Kita harus tetap waspada dengan hal ini, nih...
 
kembali
Top