Hakim Cecar Saksi: Gimana Sulap Harga Chromebook Rp 3 Juta Jadi Rp 6 Juta?

Harga laptop Chromebook dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta, bagaimana caranya itu terjadi? Hakim ad-hoc Tipikor Jakarta menjelaskan proses "sulap" harga laptop tersebut. Ekspert pengadaan laptop di Kemendikbudristek, Harnowo Susanto, didekati sebagai saksi untuk mengisahkan bagaimana harga laptop Chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta.

Harnowo didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Mendikbudristek. Menurutnya, harga laptop tersebut diatur sekitar Rp 5,7 hingga Rp 6 juta di e-katalog. Namun, ketika ditanya bagaimana caranya harga ini bervariasi dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta, Harnowo mengaku tidak tahu.

Hakim ad-hoc Tipikor Jakarta bertanya, "Betul Pak. Tapi, bagaimana caranya harga laptop Chromebook di e-katalog naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 5,7 juta?" Harnowo menjawab, "Karena yang muncul di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) itu Pak."

Hakim terus menanyakan bagaimana caranya harga laptop ini bisa bervariasi antara Rp 3 juta dan Rp 6 juta. Harnowo mengatakan, dia tidak pernah melihat chat dengan Jurist Tan, staf khusus Nadiem Anwar Makarim yang terdakwa dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Dalam perkara ini, Nadiem didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook saat menjabat Mendikbudristek. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun. Hakim telah menolak eksepsi Nadiem dan meminta sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian.
 
Wahh, kayaknya si Harnowo punya akses khusus untuk "sulap" harga laptop ya 🤑. Aku pikir kalau ada kesalahan dalam pengadaan barang, giliran harusnya diangkat oleh pihak Kementerian, bukan orang tertentu yang bisa berubah-ubah harga di e-katalog. Padahal aku ingat aja saat-saat itu harga laptop Chromebook sekitar Rp 2 juta, belum mau naik sampai Rp 6 juta! 😱
 
Maksudnya kalau harga laptop Chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta itu karena ada "sulap" ya😂. Lupa deh cara kerjanya, tapi kalau ingat aja dia kira bahwa di e-katalog itu masih Rp 5,7 juta aja, siapa tahu bagaimana nanti bisa naik lagi hingga Rp 6 juta. Tapi kayaknya tidak ada jawabannya sih, dia hanya bilang "karena yang muncul" aja... ini kalau dipikirkan kayaknya sangat susah ya 🤔. Saya rasa pengadilan ini perlu lebih teliti lagi, kan?
 
heya gue pikir korupsi di Indonesia banget! sih kayaknya Harnowo yang bilang dia tidak tahu caranya harga laptop Chromebook naik tapi kalau benar gue pikir dia cuma ingin menghindari tanggung jawabnya ya! 🤔 di negara kita ini, korupsi terus terjadi dan gue rasa harus banyak yang bertanggung jawab atas itu.
 
Maksudnya kalau harga laptop Chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta pasti ada penipuan yang terjadi ya... siapa yang bisa bayar Rp 3 juta untuk laptop yang dijual seharga Rp 6 juta? dan siapa nih yang membuat laporan harga itu? aku rasa perlu ada pengawasan yang ketat dalam pengadaan laptop Chromebook biar tidak terjadi penipuan seperti ini lagi...
 
Gue penasaran sih bagaimana cara bisa terjadi hal seperti ini... gue bayangkan kalau di e-katalog ada harga laptop Chromebook Rp 3 juta, tapi kemudian malah Rp 6 juta di tempat lain... itu seperti main-main aja. Saya pikir Harnowo Susanto itu tidak bisakah menjelaskan secara jelas bagaimana caranya hal ini terjadi. Gue harap di pengadilan, orang-orang yang terlibat bisa menjelaskannya dengan jujur dan tidak hanya menyebutkan alasan sederhana seperti "karena ada di LKPP itu".
 
Aku pikir itu penipuan paling sederhana banget. Mereka tahu harga laptop di e-katalog, tapi mereka saja yang tidak ingin ngirimpul hal itu. Mereka lho ada 'pembatasan' harga, tapi ternyata aja hanya ada cara untuk membuat uang. Aku bayangkan kalau aku punya kepentingan sendiri, aku juga akan mencoba cara seperti itu 🤑. Tapi yang perlu diingat adalah proyek ini malah menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun... apa salahnya kalo mau uang, tapi harus dengan cara yang tidak jujur?
 
Wahhh, ini kalau korupsi juga sih kaya gini... Harga laptop Chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta, tapi siapa nih yang tahu caranya? Mending orang bertanggung jawab ya, kayaknya si Harnowo dan Nadiem harus nyangka-nyangka aja. Tapi, apa salahnya kita lihat dari sudut pandang pengadaan barang negara, mungkin ada alasan yang tidak kita ketahui... tapi yang jelas sih korupsi sama sekali tidak diizinkan 😒.
 
wah biar kayaknya kalau ada orang yang bisa 'sulap' harga laptop dulu? kayak gini pak Harnowo, dia ngatai di e-katalog ada harga Rp 5-6 juta, tapi gak tau bagaimana caranya harga ini bisa naik dari Rp 3 juta, hehe. sih kalau kita lihat e-katalog itu, siapa tahu kan ada kata 'sulap' atau 'dibuat secara khusus' yang bikin harga semakin naik. kayaknya sih gak ada jalan keluarnya, biar bisa menghindari penagihan korupsi, pak.
 
Harga laptop Chromebook naik sekali dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta, siapa nih yang bisa bikin hal ini? Harnowo Susanto didekati sebagai saksi tapi dia tidak tahu bagaimana caranya harga laptop tersebut bisa bervariasi. Dia hanya mengatakan karena ada perubahan di LKPP aja. Tapi siapa yang ngeubah? Dan bagaimana caranya harga laptop itu bisa naik begitu tinggi? Itu nggak masuk akal, tapi jadi kenyataan. Nadiem Anwar Makarim didekahi kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook ini. Proyeknya menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun. Tapi apa yang harus dilakukan?
 
Harga laptop chromebook naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta? itu artinya ada paksaan, tidak bisa diterima! 🙅‍♂️ Harnowo punya jawaban yang macet, "Karena yang muncul di LKPP itu Pak". apa maksudnya? siapa yang bikin harga naik itu? Nadiem lagi jebak korupsi? aku curhat banget, ini tidak adil! 🤯
 
Harga laptop Chromebook naik itu seperti harga tiket pesawat naik 500% 🚀😱. Belum punya uang, tapi sudah ada korupsi 🤑. Itu bukan hanya tentang Harnowo, tapi juga tentang sistem yang lemah di Kemendikbudristek 🤦‍♂️.
 
Harga laptop Chromebook itu kayaknya jadi bahan bicaranya lagi ya... Kalau kan sudah ada harga yang ditentukan di e-katalog, kenapa lagi ada yang bisa berubah-ubah seperti itu? Siapa sih yang bilang Rp 6 juta itu aslinya? Harnowo bilang dia tidak tahu, tapi siapa bilang dia bilang apa aja? 🤔 Kenapa dia tidak mau bicara dengan Jurist Tan tentang chatnya? Pasti ada jawabannya di sana. Dan Nadiem lagi bilang korupsi loh... itu kayaknya gampang banget duduk karena dia punya posisi yang penting. Jangan lupa, ini kasus korupsi yang serius, dan kalau siapa pun tertangkap, pasti akan dipenjara. tapi siapa bilang benar-benar korupsi itu terjadi? 😒
 
Itu malah bikin penasaran banget sih. Kenapa harga laptop Chromebook bisa naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta? Mungkin ada yang salah di e-katalog atau LKPP ya. Saya pikir lebih baik jika dilariskan harga secara terbuka dan transparan, jadi semua orang tahu berapa ujung bulu sih. Tapi, kalau ada korupsi yang terjadi, itu juga bikin penasaran banget. Bagaimana caranya bisa ada kontrak yang salah dan harga naik begitu saja? Saya harap sidang ini bisa membuktikan apa benar atau tidak aja.
 
Gue pikir ini benar-benar kasus korupsi yang parah sekali! Kenapa harga laptop Chromebook bisa naik begitu saja dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta? Gue rasa ada sesuatu yang tidak beres di dalam proses pengadaan itu. Tapi, apa pun yang terjadi, gue harap sidang ini bisa menemukan kebenaran dan menyebabkan orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi ini harus bertanggung jawab atas tindakannya! 💼🚫
 
Hahaha, korupsi lagi... siapa yang tidak tahu, kan? 🤣 Tapi serius aja, apa yang terjadi di e-katalog itu? Harga laptop Chromebook menjadi Rp 6 juta, tapi tidak ada catatan di LKPP. Maksudnya, ada 'sulap' harga lagi... Harnowo malah bilang dia tidak tahu, kayak gak pernah melihat chat dengan Jurist Tan... 😂 Dan Nadiem didakwa karena korupsi pengadaan laptop Chromebook, tapi apa yang terjadi sih? Proyek itu menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun. Maksudnya, biaya untuk 'sulap' harga laptop Chromebook itu sekarang sudah lebih mahal dari yang diakui... Wahai pemerintah, apa yang kalian lakukan? 🤔
 
Apa yang terjadi di kemudian hari? Pasti ada orang lain yang punya bagian dalam ini. Maksudnya, jika harga laptop Chromebook bisa naik dari Rp 3 juta menjadi Rp 6 juta, itu artinya ada kontrak tambahan atau sesuatu yang tidak kami tahu... Tapi, apakah benar-benar tidak ada orang lain yang terlibat dalam ini? Mungkin ada orang lain yang juga punya kepentingan dengan harga laptop tersebut...
 
Wah keren banget sih apa yang terjadi dengan harga laptop Chromebook itu 🤯. Tapi, siapa tahu benar-benar cara kerjanya itu sebenarnya? Mungkin kalau kita lihat lebih dekat di e-katalog, ya ada kalimat tertulis "Rp 3 juta" dan "Rp 6 juta" apa kehebohannya? 🤔 Saya pikir mungkin ada yang salah dengan cara pengadaan laptop yang diatur oleh Kemendikbudristek, tapi siapa tahu ada penjelasan lain dari seseorang yang lebih ahli dariku 😅.
 
"Keterlibatan korupsi di bidang pengadaan barang jasa memang sangat menggelapkan pemerintah kita 🤯👎. Kalau kalian tahu jawabannya, tapi belum punya solusi yang tepat, maka kalian hanya membuat masalah semakin parah."
 
kembali
Top