Gus Ipul: SPPG Nanti Juga Sediakan MBG Buat Lansia dan Disabilitas

Menteri Sosial Gus Ipul menyatakan bahwa Satuan Layanan Pemenuhan Gizi (SPPG) nanti juga akan menyediakan menu makan bergizi gratis (MBG) untuk lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. Hal ini dilakukan sebagai bentuk pendampingan bagi mereka yang membutuhkan bantuan.

Gus Ipul telah berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizin Nasional (BGN) Dadan Hindayana untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis untuk lansia yang usianya di atas 75 tahun dan tinggal sendirian. Rencana ini masih dalam tahap diskusi dan belum ditandatangani.

SPPG saat ini sudah memiliki 22.138 unit dapur yang menyediakan menu MBG untuk siswa sekolah, namun ada juga SPPG yang melayani menu MBG untuk ibu hamil dan menyusui serta balita. Namun, program MBG lansia dan penyandang disabilitas ini tetap dipusatkan di BGN.

Kemensos hanya berperan menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan, sedangkan anggarannya nanti akan diteruskan ke BGN untuk dilayani. Gus Ipul juga menekankan pentingnya kehadiran caregiver atau pengasuh yang telah mengikuti pelatihan secara bertahap untuk membantu penyediaan program MBG.

Dengan demikian, program MBG lansia dan penyandang disabilitas ini dapat menjadi bentuk pendampingan yang lebih baik bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
 
Wah, gampang banget ya! SPPG harus terus diaktifin keaktifan kalian juga! πŸ‘πŸ»πŸ‘¨β€βš•οΈ Makanan bergizi gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas ini sangat penting, kalau tidak siapa tahu mereka suka mabuk-mabur 😴. BGN harus terus diawasi agar program ini bisa berjalan lancar! πŸ”„πŸ‘€
 
Aku rasa program MBG lansia dan penyandang disabilitas ini penting banget! Masih banyak orang tua lanjut usia yang harus mengeluh karena kurangnya makanan bergizi, kalau nggak ada petunjuk siapa yang bisa membantunya. Aku harap program ini berhasil dan tidak hanya menjadi "dinding tebal" di BGN aja
 
Aku rasa kalau ada program seperti ini, aku pun akan jadi lansia dengan cepat, keren kan? πŸ˜‚ Jk tau siapa lansia, aku sudah mulai merasa tua sekarang juga! πŸ™ƒ Banyak banget yang membutuhkan bantuan seperti ini, tapi aku senang gini kalau pemerintah mau ngajak terlibat. Dukungan dari caregiver bisa menjadi hal penting, jangan lupa sih! 🀝
 
okee, aku pikir ini itu yang harusnya dilakukan dari pemerintah, tapi apa salahnya kalau kita mulai dari awal? makanan gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas pasti akan lebih efektif jika kita fokus pada kebutuhan sebenarnya mereka. tapi aku tidak lihat rencana aja untuk bagaimana caranya ini program diimplementasikan, apakah ada rencana untuk membuat jaringan pengasuh yang lebih luas? πŸ€”πŸ΄
 
Aku pikir ini bagus banget! Lanjut usia dan penyandang disabilitas banyak kali kesulitan menemukan tempat makan bergizi gratis. Jadi kalau program ini bisa berjalan lancar, tentu akan menjadi perbedaan besar buat mereka. Tapi aku masih penasaran sama kapan program ini nanti akan dimulai dan di mana aja? Aku harap BGN dan Kemensos bisa kerja sama gak jadi masalah. Dan aku setuju sama pentingnya caregiver yang sudah mengikuti pelatihan, karena kalau tidak, program MBG ini akan sia-sia aja 😊
 
aku senang banget kalau gus ipul mau buat program mbg untuk lansia & penyandang disabilitas, itu benar-benar dibutuhin ya... kalau aku bisa, aku akan jadi caregiver untuk orang tua aku yang sudah lanjut usia, tapi sekarang aku masih belum punya uang untuk beli makanan bergizi, so program ini benar-benar membantu aku dan banyak orang lainnya πŸ˜ŠπŸ‘
 
Oke deh, aku pikir ini konsep program MBG lansia dan penyandang disabilitas itu seru banget 🀩! Aku senang lihat gus ipul ko mau ngejar ini karena banyak banget lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan. Aku harap program ini bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat yang besar bagi mereka yang membutuhkannya 🀝. Kenapa aku pikir ini penting? Karena banyak banget lansia dan penyandang disabilitas yang hidup sendiri-sendi dan tidak punya orang tua atau keluarga yang bisa membantunya πŸ™. Aku senang lihat kemudian gus ipul ko mau bekerja sama dengan BGN untuk membuat program ini lebih baik lagi πŸ’ͺ!
 
Program SPPG kini jadi lebih kompleks, nggak cuma MBG buat siswa sekolah aja, tapi juga lansia dan penyandang disabilitas 🀝. Menteri Sosial Gus Ipul udah berkoordinasi dengan BGN untuk mematangkan rencana makan bergizi gratis ini, yang nanti akan menargetkan lansia di atas 75 tahun yang tinggal sendirian 😐.

Aku pikir hal ini sangat penting, karena banyak lansia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan, tapi belum memiliki akses yang baik. SPPG jadi sangat berperan dalam memberikan pendampingan bagi mereka yang membutuhkan πŸ™.

Namun, aku khawatir program ini masih harus banyak perbaiki, karena ada anggaran kemenso yang nanti akan diteruskan ke BGN, tapi nggak jelas bagaimana sistem distribusi makanan dan caregiver yang nantinya bakal bekerja sama dengan baik πŸ’‘.
 
Saya rasa itu bagus sekali ya... di usia lanjut kita perlu bantuan dari pemerintah untuk memenuhi kebutuhan gizi kita... makan bergizi gratis ini pasti membantu banyak orang tua yang hidup sendirian atau orang yang memiliki disabilitas... tapi saya harap program ini bisa berjalan dengan baik dan efisien... saya juga harap mereka bisa menyiapkan petugas yang cukup dan sistem distribusi yang baik agar makanan bisa langsung sampai ke tangan yang membutuhkannya... kami harus selalu berharap dan mendukung program-program ini untuk membantu kita semua. πŸ™
 
Saya rasa ini gampangnya salah paham sih... program ini nggak hanya buat lansia, tapi juga buat penyandang disabilitas yang pengasuhannya sulit cari... kayaknya kita harus lebih berhati-hati dengan hal ini, jangan sampai program ini gagal karena kurangnya sumber daya... tapi secara umum, aku setuju dengar rencana ini, karena lansia dan penyandang disabilitas membutuhkan bantuan yang lebih banyak...
 
Gue pikir program ini terlalu banyak teka-teki. Maka dari itu, gue ingin mengetahui lebih lanjut tentang cara kerjanya. Bagaimana cara kerja sistem distribusi makanan? Gue khawatir kalau ada yang tidak bisa menerima makanan gratis karena stres atau somatik. Maka, perlu ada pengawasan yang ketat.
 
gak percaya kalau nanti sspg punya menu mbg untuk lansia dan penyandung disabilitas juga 🀯, keren banget! tapi menteri sosial gus ipul harus berhati-hati jangan sampai sistem distribusi makanan ngelamuni. kalau tidak kita buat bisa, nanti aja sama seperti program mbg untuk siswa sekolah, dan ini ada di BGN kan? tapi aku kagum banget dengan ide ini πŸ€”, aku harap program ini bisa berkembang cepat juga sehingga banyak orang yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan.
 
Saya pikir penting juga kita harus berhati-hati terhadap keseimbangan menu makan bergizi gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas. Mungkin kalau menu-nya terlalu mudah dimakan, maka tidak seimbang dengan kebutuhan nutrisinya. Misalnya kayakanya ada bukti bahwa jika lansia mengonsumsi menu yang kaya akan gula dan lemak jenuh, maka bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Jadi, saya harap program ini akan melibatkan tim ahli nutrisi untuk membuat rencana menu yang tepat. 😊
 
πŸ€” aku rasa program ini nanti bisa jadi solusi yang bagus banget buat lanjut usia dan penyandang disabilitas, tapi aku penasaran kenapa BGN harus dipusatkan aja? Kenapa tidak SPPG yang sudah banyak unit dapurnya juga bisa menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan saja?

dan aku curigai apa ada prioritas lain yang lebih penting di dalam program ini, apa kehadiran caregiver atau pengasuh itu benar-benar penting? aku rasa pentingnya adalah bagaimana program ini bisa memberikan manfaat yang sebenarnya bagi mereka yang membutuhkan bantuan.
 
ya udah aja kayaknya! pemerintah punya rencana untuk memberikan makanan gratis lagi buat lansia dan orang dengan disabilitas, itu wajar banget. kayaknya mereka juga already koordinasi dengan BGN untuk matang rencana ini, tapi masih dalam tahap diskusi, jadi belum ada hasil yang pasti. SPPG udah punya banyak dapur yang memberikan makanan gratis buat anak-anak, tapi lansia dan orang disabilitas masih belum ada. kayaknya pemerintah hanya berperan menyiapkan petugas dan sistem, sisa aja harus dijalankan oleh BGN. saya harap rencana ini bisa terlaksana agar banyak orang yang membutuhkan bantuan bisa mendapatkan makanan gratis. πŸ΄πŸ’•
 
Kalau gus ipul nyatakan nanti BGN juga akan menyediakan mbg untuk lansia & penyandang disabilitas, itu gampang aja, tapi apa yang membuatku khawatir adalah bagaimana anggarannya? apakah anggaran ini sudah siap atau masih dipusatkan di kemensos? aku juga harap ada sistem distribusi yang baik agar makanan bisa sampai ke tempatnya dengan cepat dan tidak ada yang ketinggalan.
 
kaya kayaknya program MBG lansia dan penyandang disabilitas gampang banget dipakai kalo ada sistem yang jelas dan caregiver yang siap membantu 🀝. tapi nggak pernah nangkat, apa yang diharapkan dari kemensos adalah membuat kebijakan yang solid dan diteruskan ke bgn, lalu bgn gak butuh khawatir lagi tentang anggaran aja πŸ€‘. kalau bgn punya anggaran yang cukup, maka kemensos bisa fokus membuat sistem distribusi makanan yang lebih efisien dan cepat πŸ•’οΈ.
 
Saya pikir ini sangat keren banget! Program makan bergizi gratis untuk lansia dan penyandang disabilitas benar-benar perlu di Indonesia, kita banyak senior yang sudah tidak berarti sama lagi dengan anak-anak dan anak muda πŸ€—. Saya senang lihat bahwa pemerintah telah memperhatikan kesehatan mereka dan memberikan bantuan. Semoga saja rencana ini bisa berkembang dengan baik dan dapat membantu banyak orang yang membutuhkan bantuan 😊.
 
ini kabar yang bikin aku senang banget, program makan bergizi gratis (MBG) untuk lansia dan penyandang disabilitas akhirnya nanti juga akan tersedia! aku pikir ini sangat penting karena banyak orang tua lanjut usia dan penyandang disabilitas yang membutuhkan bantuan tapi belum pernah mendapatkan. MBG bukan cuma tentang makanan saja, tapi juga tentang kebersihan dan kesehatan mereka. aku harap BGN bisa membuat program ini menjadi kenyataan dengan cepat dan efektif. kami butuh caregiver yang baik untuk membantu penyediaan program ini agar tidak ada lagi orang yang kesulitan mendapatkan bantuan. aku juga berharap program ini bisa menjadi contoh bagi negara kita untuk lebih peduli dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan bantuan, seperti ibu hamil dan balita.
 
kembali
Top